Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi Fase I Hingga 27 Agustus
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi Fase I Hingga 27 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2020 | 21:14 WIB
Oleh : Yustinus Paat, Hotman Siregar / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan perpanjangan PSBB Masa Transisi Fase I untuk keempat kalinya selama dua pekan hingga 27 Agustus 2020. Selama periode tersebut, Anies menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan memperketat kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di ruang publik, khususnya di akhir pekan dan momen HUT RI ke-75 pada 17 Agustus mendatang.

"Dengan mempertimbangkan segala kondisi, setelah kami berkonsultasi dengan pakar kesehatan khususnya epidemiolog, dan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda pada sore tadi, kami memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB Masa Transisi di fase pertama ini untuk keempat kalinya hingga tanggal 27 Agustus 2020," ungkap Anies Baswedan dalam keterangannya, Kamis (13/8/2020).

Anies Baswedan mengatakan, dengan perpanjangan ini, pihaknya bersama aparat Kepolisian dan TNI akan fokus pada penegakan aturan, khususnya penggunaan masker kepada masyarakat. Pasalnya, kata Anies, data pelanggaran dalam pemakaian masker mengalami peningkatan secara signifikan dalam sepekan terakhir.

"Akumulasi denda akibat pelanggaran pemakaian masker maupun pelanggaran tempat atau fasilitas umum dan kegiatan sosial atau budaya hingga 10 Agustus telah mencapai 2,87 miliar rupiah," ungkap Anies Baswedan.

Satpol DKI, kata Anies Baswedan, telah mendata terkait pelanggaran masker setiap pekannya. Selama periode 1-6 Juli ditemukan 2.556 pelanggar. Lalu, berikutnya terjadi peningkatan terus menerus, yaitu 4.901 pelanggaran selama 7-11 Juli, 5.968 pelanggaran selama 12-19 Juli.

"Jumlah pelanggaran pemakaian masker mencapai puncaknya pada periode 20-29 Juli yaitu 26.337 pelanggar. Pada 30 Juli-3 Agustus angkanya sempat menurun secara signifikan menjadi 7.102 pelanggar. Tapi, pada 4-10 Agustus angkanya kembali meningkat menjadi 17.172 pelanggar," beber Anies.

Anies menegaskan bahwa jumlah pelanggar dan denda tersebut bukan semata-mata soal pemerintah memberikan sanksi untuk mendapatkan denda. Namun, itu semua tentang kedisiplinan, keselamatan, dan perlindungan kita bersama.

"Kami kembali menekankan sanksi denda progresif yang lebih berat bagi pelanggaran berulang kepada individu maupun kantor/tempat usaha, termasuk penutupan bagi tempat yang masih melanggar pada masa PSBB Transisi kali ini," pungkas Anies.

Sebagaimana diketahui, Provinsi DKI Jakarta mulai memberlakukan PSBB transisi fase I pada 5 Juni hingga 2 Juli 2020. Pada masa PSBB transisi ini, sejumlah kegiatan ekonomi, sosial budaya dan keagamaan mulai dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian PSBB transisi fase 1 mengalami empat kali perpanjangan karena kasus Covid-19 tidak mengalami penurunan. Pertama, mulai dari 3 Juli hingga 16 Juli 2020, lalu dari 17 Juli hingga 30 Juli 2020, diperpanjang lagi dari 31 Juli sampai hingga 13 Agustus 2020 dan sekarang dilanjutkan lagi hingga 27 Agustus 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Cegah Covid-19, Ratusan Pemulung di Bekasi Ikuti Rapid Test

Sebanyak 479 pemulung di Kampung Sawah RW 08 Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi mengikuti tes cepat massal ini guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Kadis Parekraf DKI Dipastikan Meninggal Bukan karena Covid-19

Gumilar Ekalaya memastikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, meninggal bukan karena Covid-19

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Polisi: Pengusaha Perkapalan Tewas Akibat Luka Tembak di Kepala dan Punggung

Pengusaha ekspedisi pelayaran, Sugianto, meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di kepala dan punggung.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Sakit Jantung, Kadis Parekraf DKI Jakarta Meninggal Dunia

Kadis Parekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia meninggal di Rumah Sakit Islam Jakarta karena sakit jantung Kamis (13/8/2020).

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Bos Perusahaan Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Seorang pemilik perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran berinisial S (51), tewas ditembak orang tak dikenal, di Royal Gading Square, Kelapa Gading.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Polisi Serahkan Tio Pakusadewo ke Kejaksaan

Polisi menyita barang bukti narkotika jenis ganja seberat 18 gram.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Berdayakan Disabilitas, RW di Bogor Jadi Contoh Gerakan Kemanusiaan

Gerakan kemanusiaan untuk memberdayakan disabilitas ini terus digaungkannya kepada pengurus RT, dan dilaporkannya pada kelurahan.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Seorang Pria Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Polisi telah meminta keterangan beberapa saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Mendagri: Jabodetabek Harus Serempak Tangani Covid-19

Kota Depok menjadi perhatian penanganan Covid-19 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

DPRD Dukung Perpanjangan PSBB

Masih banyak warga yang kurang menaati protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS