PSBB Transisi Diperpanjang, Anies Tiadakan CFD dan Lomba HUT RI
INDEX

BISNIS-27 434.406 (3.22)   |   COMPOSITE 4934.09 (30.11)   |   DBX 924.804 (2.98)   |   I-GRADE 130.838 (0.67)   |   IDX30 413.425 (2.85)   |   IDX80 108.094 (0.75)   |   IDXBUMN20 272.657 (0.57)   |   IDXG30 115.379 (0.99)   |   IDXHIDIV20 370.721 (1.78)   |   IDXQ30 120.916 (0.8)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (1.94)   |   IDXV30 102.468 (0.86)   |   INFOBANK15 776.883 (5.92)   |   Investor33 360.093 (2.51)   |   ISSI 144.765 (0.8)   |   JII 523.909 (2.81)   |   JII70 177.568 (0.96)   |   KOMPAS100 966.07 (6.52)   |   LQ45 756.376 (5.64)   |   MBX 1366.8 (8.92)   |   MNC36 270.277 (1.78)   |   PEFINDO25 258.891 (1.44)   |   SMInfra18 233.321 (1)   |   SRI-KEHATI 303.606 (1.81)   |  

PSBB Transisi Diperpanjang, Anies Tiadakan CFD dan Lomba HUT RI

Kamis, 13 Agustus 2020 | 23:14 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghentikan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada perpanjangan PSBB Masa Transisi Fase I. Lomba dalam rangka menyambut HUT ke-75 RI juga dilarang.CFD dan lomba menjelang HUT RI dinilai sebagai aktivitas sosial yang menyebabkan kerumunan.

PSBB Masa Transisi Fase I perpanjangan untuk keempat kalinya selama dua pekan hingga 27 Agustus 2020.

"Seluruh aktivitas sosial bersama yang menyebabkan kerumunan itu akan ditunda. Dan ini artinya, kegiatan Car Free Day kami putuskan untuk ditiadakan, karena Car Free Day ini berpotensi menimbulkan kerumunan," ujar Anies dalam keterangannya, Kamis (13/8/2020).

Selain CFD, Anies juga meniadakan dan melarang lomba-lomba yang biasa diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 pada 17 Agustus mendatang. Pasalnya, perlombaan tersebut juga berpotensi mendatangkan kerumunan.

"Lomba-lomba yang biasanya dilakukan itu ditiadakan. Karena, lomba-lomba inilah yang menyebabkan kerumunan tanpa terkendali," tandas dia.

Sementara aktivitas lain dalam rangka memperingati HUT RI ke-75, kata Anies masih bisa dilakukan, seperti menghias kampung, rumah, maupun kantor. Termasuk upacara juga boleh diselenggarakan dengan jumlah peserta yang terbatas dan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

"Kalau melaksanakan upacara diperbolehkan dengan jumlah yang terbatas. Upacara relatif bisa dikendalikan karena jarak antar berdirinya bisa diatur hingga tata caranya," pungkas Anies.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

RRI Ajak Satukan Langkah Perangi Covid-19

RRI sebagai lembaga penyiaran publik berperan penting menyosialisasikan penanganan, pemahaman, dan pencegahan pandemi Covid-19 kepada masyarakat.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Pelanggaran Tinggi, 32 Kawasan Khusus Pesepeda Dihapus

Dishub DKI Jakarta akan meniadakan pelaksanaan 32 Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di lima wilayah kota mulai Minggu (16/8/2020).

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Anies Minta Warga DKI Semakin Waspadai Potensi Penularan Covid-19

Masyarakat diharapkan semakin waspada atas potensi penularan virus corona (Covid-19) di wilayah DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Positivity Rate DKI Jakarta Sepekan Terakhir 8,7%

Tingkat temuan kasus positif baru atau positivity rate di DKI Jakarta cenderung meningkat selama sepekan terakhir, yaitu di angka 8,7 persen.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Anies Baswedan Perpanjang PSBB Transisi Fase I Hingga 27 Agustus

Anies Baswedan, mengumumkan perpanjangan PSBB Masa Transisi Fase I untuk keempat kalinya selama dua pekan hingga 27 Agustus 2020.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Cegah Covid-19, Ratusan Pemulung di Bekasi Ikuti Rapid Test

Sebanyak 479 pemulung di Kampung Sawah RW 08 Kelurahan Bintara Jaya, Kota Bekasi mengikuti tes cepat massal ini guna mencegah penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Kadis Parekraf DKI Dipastikan Meninggal Bukan karena Covid-19

Gumilar Ekalaya memastikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, meninggal bukan karena Covid-19

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Polisi: Pengusaha Perkapalan Tewas Akibat Luka Tembak di Kepala dan Punggung

Pengusaha ekspedisi pelayaran, Sugianto, meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di kepala dan punggung.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Sakit Jantung, Kadis Parekraf DKI Jakarta Meninggal Dunia

Kadis Parekraf DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia meninggal di Rumah Sakit Islam Jakarta karena sakit jantung Kamis (13/8/2020).

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020

Bos Perusahaan Pelayaran Tewas Ditembak di Kelapa Gading

Seorang pemilik perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran berinisial S (51), tewas ditembak orang tak dikenal, di Royal Gading Square, Kelapa Gading.

MEGAPOLITAN | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS