Akibat Covid-19, Taman Impian Jaya Ancol Rugi Rp 146,28 Miliar
INDEX

BISNIS-27 448.146 (-0.92)   |   COMPOSITE 5091.82 (10.35)   |   DBX 966.643 (4.95)   |   I-GRADE 139.941 (-0.19)   |   IDX30 428.154 (-1.48)   |   IDX80 113.358 (-0.09)   |   IDXBUMN20 291.199 (-0.02)   |   IDXG30 119.599 (-0.63)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-1.43)   |   IDXQ30 124.629 (-0.42)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.25)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.24)   |   IDXV30 107.251 (-0.03)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.92)   |   Investor33 373.408 (-0.42)   |   ISSI 150.953 (-0.04)   |   JII 549.986 (-1.27)   |   JII70 187.543 (-0.07)   |   KOMPAS100 1019.5 (-0.12)   |   LQ45 788.563 (-1.51)   |   MBX 1407.83 (2.21)   |   MNC36 279.661 (-0.32)   |   PEFINDO25 277.129 (3.76)   |   SMInfra18 242.149 (-1.27)   |   SRI-KEHATI 316.134 (-0.44)   |  

Akibat Covid-19, Taman Impian Jaya Ancol Rugi Rp 146,28 Miliar

Senin, 24 Agustus 2020 | 15:04 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah rugi Rp 10,37 miliar pada kuartal I 2020 akibat dampak Covid-19, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) kembali menderita kerugian di kuartal selanjutnya bahkan hingga Rp 146,28 miliar setelah labanya terkoreksi 306 persen.

Padahal, di periode yang sama tahun sebelumnya masih mencatatkan keuntungan Rp 71,22 miliar. Pendapatan usahanya pun tergerus 58 persen menjadi Rp 254,2 miliar dari sebelumnya Rp 607,89 miliar.

Direktur Utama PJAA Teuku Sahir Syahali menuturkan, sebagaimana diketahui Taman Impian Jaya Ancol telah menghentikan operasi mulai 14 Maret 2020 dan baru kembali beroperasi setelah tiga bulan ditutup yakni pada 20 Juni 2020 akibat Covid-19 atau sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta No 16 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

Taman Impian Jaya Ancol sebelumnya melakukan penutupan sementara waktu seluruh unit rekreasi yang ada di dalamnya seperti Kawasan Pantai, Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventures, Ocean Dream Samudra, Sea World Ancol, Pasar Seni dan Allianz Ecopark.

"Pendapatan tiket Dufan, pantai, Sea World, Ocean Dream masih jadi backbone di 2020. Walaupun setelah dibuka kita masih suffering. Jumlah pengunjung masih 10 persen dibandingkan di kala normal," ujarnya dalam paparan publik secara virtual, Senin (24/8/2020).

Adapun, hingga paruh pertama tahun ini jumlah pengunjung Ancol tercatat baru 3 juta atau turun dari sebelumnya 7,7 juta pengunjung. Alhasil, dari kinerja yang kurang baik ini perseroan di tahun 2020 memutuskan untuk tidak membagikan dividen ke Pemprov DKI Jakarta.

Lebih lanjut, untuk menekan rugi perseroan lebih dalam di tahun ini, Sahir mengatakan, manajemen akan menekankan pada efisiensi biaya dan sense of crisis, tanpa mengurangi keselamatan hewan, perawatan wahana, dan lainnya.

Antara lain, untuk pengeluaran capital expenditure (capex) atau belanjaan modal dan operating expenditure (opex) atau belanjaan operasional mulai dari Rp 1 harus mendapatkan persetujuan dari direktur sektor dan direktur keuangan, penyisihan penghasilan karyawan secara sukarela untuk keperluan perlengkapan dan peralatan, pemotongan penghasilan dewan komisaris dan direksi periode Juli-Desember 2020, dan pembelian pakan dan obat-obatan hewan dari sumbangan sukarela penghasilan senior manajemen.

Emiten taman rekreasi dan pariwisata itupun dikatakan harus memangkas belanja modal dari Rp 765 miliar yang dianggarkan sebelum Covid, menjadi hanya Rp 178 miliar. "Hingga Juni sudah terealisasi Rp 110 miliar," sebut Direktur Keuangan PJAA Hari Sundjojo.

Capex, jelas dia, difokuskan hanya untuk pengembangan proyek pantai Symphony Of The Sea, berupa penataan pantai dari bundaran timur hingga ereveld.

"Fokus pengembangan 2020, taman pantai sekitar 51.000 meter persegi yang kami renovasi ada stone area, water and sand area, dan green area,” ucapnya seraya menambahkan bahwa Symphony of the Sea tahap pertama telah diluncurkan pada 25 Desember 2019 untuk sand area.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

43 Positif Covid-19 Klaster Keluarga Kota Bogor Tertular dari OTG

Kota Bogor melaporkan 157 pasien positif Covid-19 di Kota Bogor berasal dari 43 klaster keluarga.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

BPTJ Sediakan Bus Bantuan Gratis di Bogor Sampai Desember

BPTJ memastikan ketersedian bus gratis di Stasiun Bogor hingga Desember 2020.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Tim Puslabfor Cek Konstruksi Bangunan Kejagung

Tim Puslabfor Polri melakukan pengecekan konstruksi bangunan sebelum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)di Kejagung

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Jaksa Agung Sementara Berkantor di Gedung Diklat Ragunan

Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, dan Jaksa Agung muda Bidang Pembinaan untuk sementara menempati gedung Diklat Kampus A di Ragunan, Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Polisi: Pelaku Pembunuhan Pengusaha Pelayaran Lebih dari 2 Orang

Pelaku pembunuhan Sugianto terdiri lebih dari dua orang.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Periksa 19 Saksi, Polisi Gali Asal Sumber Api Kebakaran Kejagung

Polisi telah memeriksa 19 saksi untuk meminta keterangan dari mana asal api kebakaran Gedung Kejaksaan Agung, di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Klaster Rumah Tangga Kota Bogor Bertambah Jadi 43 Keluarga

Dari 43 klaster keluarga dengan total terkonfirmasi positif sebanyak 157 orang ber-KTP Kota Bogor dan 9 orang ber-KTP Kabupaten Bogor.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Olah TKP Kebakaran Gedung Kejagung Digelar Hari Ini

Penyidik telah melakukan pengecekan.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Covid-19 Terus Meningkat, Kota Depok Ingatkan Pentingnya Personal Lockdown

Tercatat kasus terkonfirmasi positif bertambah 25 orang.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020

Pascalibur Panjang, Kondisi Sejumlah Stasiun KRL Kondusif

Hingga pukul 07.00 WIB pagi, pengguna kereta rel listrik (KRL), mencapai 75.693 pengguna.

MEGAPOLITAN | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS