Diundang Tukar Bilyet, Nasabah Indosurya Berdatangan di Grha Surya
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Diundang Tukar Bilyet, Nasabah Indosurya Berdatangan di Grha Surya

Selasa, 1 September 2020 | 20:40 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Puluhan nasabah koperasi simpan pinjam (KSP) Indosurya berdatangan ke Gedung Grha Surya di Jalan Karet Karya, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (1/9/2020). Mereka datang karena diundang pihak manajemen untuk menukar bilyet.

Sejumlah nasabah tampak mengantre sejak pagi hingga jelang sore hari. Mereka tampak saling berdiskusi satu dengan yang lain perihal kedatangan mereka yang diundang pihak manajemen koperasi untuk menukar bilyet.

Salah satu nasabah yang sedang menunggu di area lobi pintu depan Grha Surya sempat emosional karena sudah cukup lama menunggu perwakilan manajemen, terkait undangan penukaran bilyet pada nasabah.

"Saat ini yang kita ingin hanya agar uang kita bisa dikembalikan oleh manajemen. Apalagi dengan situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini. Kita amat memerlukan uang kami kembali untuk biaya kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan karena ada anggota keluarga yang sakit," ujar Erika salah satu nasabah sembari menangis di lobi kantor Grha.

Sementara itu, salah satu nasabah lainnya yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengaku sudah memenuhi undangan penukaran bilyet dari pihak perusahaan KSP Indosurya. Ia mengaku memiliki dana sebesar Rp 100 juta di KSP Indosurya.

"Tadi setelah tukar bilyet yang lama dengan bilyet yang baru diberikan dana pengembalian cash Rp 4 juta. Mereka (manajemen Indosurya) nanti per bulan akan dicicil dana saya dengan cara ditransfer ke rekening. Nanti saya dihubungi via WhatsApp dan email," kata nasabah perempuan berusia sekitar 40 tahun-an tersebut.

Kuasa Hukum 1.000 Nasabah KSP Indosurya Cipta, Agus Wijaya menyebutkan kedatangan dirinya dan sejumlah nasabah ke Grha Surya untuk meminta penjelasan ke pihak manajemen.

"Kita pemohon PKPU Indosurya datang untuk bertemu dengan pihak manajemen. Para nasabah mendapatkan panggilan Senin (31/8/2020) kemarin diminta untuk menukarkan bilyet lama dengan bilyet yang baru," ujar Agus.

Ia menyebutkan dugaan kekhawatiran penukaran bilyet tersebut dapat menghilangkan barang bukti apalagi pelaporan ke pihak kepolisian terkait kasus gagal bayar tersebut sudah dilaporkan ke Bareskrim dan menunggu P21 dan proses pengadilan.

"Satu-satunya alat bukti nasabah itu bilyet dan buku tabungan asli. Di luar itu tidak ada. Kalau di persidangan diperlukan barang bukti, tapi barang bukti kita berikan ke pihak perusahaan tidak dapat dijadikan barang bukti," kata Agus.

Sementara itu, salah satu Marcom Indosurya, Harko yang memberikan penjelasan kepada para nasabah menyebutkan pihak perusahaan sudah berupaya memenuhi tanggung jawab mengembalikan dana nasabah dengan cara dicicil.

Untuk undangan pada 1 September tercatat ada 65 orang nasabah yang diundang untuk menukarkan bilyet lama dengan bilyet baru.

"Undangan ini setiap hari, bergulir. Jadi setiap nasabah pasti akan dipanggil untuk menukarkan bilyet mereka yang lama dengan bilyet yang baru. Ini keputusan dari manajemen pengurus koperasi," ujar Harko.

Perihal pertanyaan dari nasabah dan kuasa hukum tentang kebenaran akta koperasi nomor 50 yang disebutkan mewakili 6.451 anggota dan pelaporan dari kuasa hukum ke kepolisian pihaknya menyerahkan hal tersebut sepenuhnya ke bagian legal KSP Indosurya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Tangerang Pertimbangkan Jam Malam untuk Cegah Covid-19

Kalau masyarakatnya beraktivitas membatasi kerumunan, Pemkot Tangerang tidak lakukan jam malam. Tapi kalau masih bandel, Pemkot terpaksa menerapkan jam malam.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Pelaku Usaha Depok Khawatir Dampak Ekonomi Jam Malam

Yudi, salah satu pelaku usaha kafe di Depok, mengaku harus melakukan pengurangan karyawan akibat pembatasan jam operasional tersebut.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Tangkap 2 Pengedar, Polisi Sita 200 Kilogram Ganja

Pengungkapan barang bukti ganja sebanyak 200 kilogram ini, bisa menyelamatkan kurang lebih 1 juta jiwa.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Kasus Positif Covid-19 Naik 32,9%, Lima Provinsi Berkontribusi Besar

Dalam satu pekan ini, angka kasus pasien positif Covid-19 mengalami kenaikan mencapai 32,9 persen. Lima provinsi berkontribusi besar dalam kenaikan ini.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Dinkes DKI: Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 Cukup

Dinkes DKI akan merekrut SDM dan diharapkan minggu depan sudah ada 1.800 tenaga yang sudah siap.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Depok Jadi Kota Penularan Covid-19 Tertinggi di Jawa Barat

Depok di peringkat pertama dengan skor 1,66 dalam skoring penilian risiko penularan Covid-19 di 27 kota/kabupaten di Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Belum Ada Keterlibatan Sipil dalam Penyerangan Mapolsek Ciracas

Tim gabungan TNI-Polri masih terus menyelidiki kasus penyerangan dan perusakan di Mapolsek Ciracas.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Polisi Menyalurkan 1.500 Modem Gratis ke Pelajar

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, membagikan 1.500 modem gratis kepada pelajar SD, SMP, SMA di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Peti Mati Dipasang di Danau Sunter, Anies: Warga Harus Peduli Protokol Kesehatan

Pemasangan tugu Covid-19 berupa peti mati dan patung petugas medis di Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Selasa (1/9/2020).

MEGAPOLITAN | 1 September 2020

Penerapan Sanksi bagi Pelanggar PSBB di DKI Jakarta Belum Optimal

Penerapan sanksi yang telah dilakukan oleh Pemprov DKI, hanya terfokus pada jalan-jalan protokol saja.

MEGAPOLITAN | 1 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS