Pemkot Tangerang Bawa Pocong Saat Sosialisasi Bahaya Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Pemkot Tangerang Bawa Pocong Saat Sosialisasi Bahaya Covid-19

Rabu, 16 September 2020 | 18:29 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota Tangerang bersama Polres Metro Tangerang dan Kodim 0506 Tangerang menggelar operasi yustisi dan sosialisasi bahaya penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kota Tangerang. Kali ini mereka menggunakan kostum pocong sebagai media untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya yang bisa timbul akibat tidak disiplin dan mematuhi protokol kesehatan.

"Kegiatan ini merupakan cara teman-teman untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 dengan tujuan agar masyarakat semakin disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Kenapa bawa Pocong, karena bila mereka tidak mematuhi protokol kesehatan lalu mereka terpapar virus tersebut, bukan tidak mungkin bahaya kematian mengintai," ungkap Sekretaris Kecamatan Larangan, Hendri usai menggelar operasi yustisi dan sosialisasi bahaya Covid-19 di Pasar Kreo, Larangan, Rabu (16/9/2020).

Hendri sendiri mengakui program sosialisasi bahaya Covid-19 di Kota Tangerang memang rutin digelar untuk selalu mengingatkan masyarakat akan bahaya Covid-19.

"Pelibatan pocong-pocongan ini sebagai upaya menyosialisasikan penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) bagi masyarakat. Dengan cara unik ini, diharapkan dapat menarik, mudah dipahami dan pesannya sampai ke masyarakat," ungkap Hendri.

"Sebagai langkah awal, mereka yang belum menggunakan masker kita akan beri teguran dan belum dikenakan sanksi. Nanti kalau ini sudah kita sosialisasikan seminggu baru akan kita terapkan sanksi sosial mungkin berupa hukuman fisik atau hukuman sosial seperti membersihkan sarana dan prasarana umum, sementara untuk denda dalam bentuk uang kita belum lakukan mengingat masa pandemi ini," lanjut Hendri.

Dalam aksinya, pocong-pocongan ini berjalan mengelilingi lokasi pasar sambil memberi imbauan secara lisan dan melalui papan bertuliskan "Maskermu melindungiku, maskerku melindungimu", sambil memberikan masker gratis kepada masyarakat.

Maya yang merupakan warga yang tinggal di Kreo mengaku tergugah dengan cara unik yang dilakukan Pemkot Tangerang dalam menggelar sosialisasi bahaya Covid-19 bila tidak mendisiplinkan diri.

"Ini cara unik dari pemerintah untuk mengingatkan kita bahaya Covid-19. Karena kita bisa saja menjadi mereka (pocong) bila memang gak disiplin menjalani protokol kesehatan. Dan ini juga buat saya juga sebagai warning kita semua," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasetpres Nilai Saefullah Sosok Pekerja Keras dan Jarang Marah

Kepala Sekretaris Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengungkapkan, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah adalah sosok pejabat yang pekerja keras

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Saefullah Dimakamkan di Lokasi Pemakaman Wakaf Keluarga

Saefullah dimakamkan di lokasi pemakaman wakaf keluarga, Jalan Sungai Kendal, RT 03/RW 08, Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Anies: Pak Saefullah Tidak Pernah Izin Pamit karena Sakit

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku, Saefullah tidak pernah izin pamit dari tempat kerja karena sakit.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Mengabdi di Jakarta 36 Tahun, Ini Profil Lengkap Sekda DKI Saefullah

Saefullah mengabdi sejak tahun 1984 sebagai guru hingga menjadi Sekda DKI.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Kenang Saefullah, Anies: Selama 6 Bulan, Pak Sekda Bekerja Siang Malam Perangi Covid-19

Saefullah, kata Anies, telah meninggalkan teladan yang luar biasa bagi jajaran Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Kabupaten Bekasi Zona Merah, ASN Kembali WFH

Pemkab Bekasi memberlakukan lagi kebijakan bekerja dari rumah (WFH) bagi seluruh ASN, karena wilayahnya termasuk zona merah Covid-19.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Pelanggar Protokol Kesehatan Didenda Rp 250.000 atau Menyapu Jalan

Apabila pelanggar tidak mengindahkan aturan dan melawan petugas, maka bisa dikenakan sanksi pidana.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Wagub DKI Sebut Saefullah Sebagai Motor Penggerak Pemprov DKI Selama 7 Tahun

Ariza juga menilai Saefullah adalah sosok yang penuh tanggung jawab dan bekerja dengan penuh hati.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Hari Ini, 15 Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terdapat Kasus Covid-19

Sebanyak 15 kecamatan di Kabupaten Bekasi masih terdapat penambahan kasus Covid-19 atau sebanyak 65 persen.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Saefullah Alami Kerusakan Paru-paru

Sekda DKI Jakarta, Saefullah meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020) karena kerusakan parah pada paru-parunya akibat Covid-19.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS