Tilang Elektronik Sistem ETLE Resmi Diluncurkan di Depok
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Tilang Elektronik Sistem ETLE Resmi Diluncurkan di Depok

Jumat, 25 September 2020 | 19:24 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / JAS

Depok, Beritasatu.com - Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik resmi diluncurkan di Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020).

Untuk tahap awal, baru ada satu kamera pemantau (ETLE) yang dipasang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Balai Kota Depok. Segala bentuk pelanggaran akan otomatis tertangkap kamera pemantau.

Denda yang akan dikenakan pada pelanggar adalah denda maksimal. Kisarannya antara Rp 500.000 hingga Rp 1 juta, tergantung jenis pelanggaran.

"Denda yang diberlakukan adalah denda maksimal, sehingga tolong diantisipasi. Tergantung pelanggarannya, ada yang Rp 500.000, Rp 750.000, dan Rp 1 juta," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok Kompol Erwin Aras Genda, di Depok, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020).

Dalam kurun waktu sebulan ini pihaknya masih melakukan tahap sosialisasi. Sehingga denda tersebut belum diberlakukan.

"Kami akan sosialisasi hingga akhir Oktober 2020. Pada 1 November baru akan dilakukan penindakan," kata Erwin.

Lebih lanjut dikatakan Erwin, setiap pelanggaran dan terekam kamera pemantau maka akan dikirimkan bukti pelanggaran beserta tagihan denda ke alamat yang tercantum dalam data nomor polisi kendaraan tersebut.

"Kami beri waktu 14 hari untuk menjawab atau mengonfirmasi kepada pihak polres, apakah kendaraan tersebut masih dikuasai oleh yang bersangkutan atau sudah dijual. Apabila yang bersangkutan mengakui pelanggaran tersebut dan mengakui bukti yang dipotret oleh kamera ETLE, maka sudah ada langkah-langkah untuk membayar denda tilang yang kami kirimkan," papar Erwin.

Polres Metro Depok berharap dengan adanya ETLE di Jalan Margonda Raya, dapat meningkatkan kedisiplinan dan menekan pelanggaran lalu lintas di kawasan Margonda, begitu pun nanti di kawasan-kawasan yang lain.

"Kami selalu aparat tidak bisa mengawasi pelanggaran 1x24 jam. Namun, dengan teknologi 1x24 jam, semua terekam dengan jelas aneka pelanggaran,"tegas Erwin.

Untuk tahap selanjutnya, direncanakan kamera ETLE akan dipasang di simpang Jalan Juanda-Margonda.

"Jadi untuk tahun ini akan dipasang dua titik. Tahun depan akan dipasang beberapa lagi di sejumlah titik,"tutur Erwin.

Peluncuran ETLE ini juga berbarengan dengan sejumlah program lain yang digagas Polres Metro Depok. Terdapat 13 program unggulan untuk masyarakat. Program berbasis online tersebut dihadirkan untuk mengurangi interaksi petugas dengan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, program yang diluncurkan tersebut dapat mengurangi kemungkinan penularan antara petugas dan masyarakat. Selain itu juga memudahkan masyarakat karena tidak perlu bertatap muka saat melakukan pelayanan.

"Program ini kami sajikan secara online agar masyarakat lebih mudah mengakses. Serta tidak perlu berinteraksi secara langsung untuk mengurangi penularan Covid-19,” katanya usai peluncuran Program Unggulan di Gedung Balai Kota Depok, Jumat (25/9/2020).

Adapun program tersebut di antaranya E-PAM PILKADA, E-PATROLI, Satpas Pembantu 1221 Cinere, Smart Lantas Polrestro Depok, Electronic Trafic Law Enforcement (ETLE) Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok.

"Selain itu juga ada program Bang Helmet, Traffic Accident Center Polres Metro Depok, Satpas Pembantu 1221 TSM Polres Metro Depok, dan Ruang Pelayanan Anak Terpadu Satlantas Polres Metro Depok, dan sebagainya," papar Azis.

Lebih lanjut dikatakan Azis, dalam acara tersebut juga dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor). Melalui kerja sama ini, jika terdapat anak berhadapan dengan hukum maka akan ada psikolog yang mendampingi.

"MoU juga dilakukan dengan Apsifor. Dengan demikian, anak-anak yang masih di bawah umur dan berhadapan dengan hukum, akan mendapat pendampingan langsung dari psikolog," ujar Azis.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Kriteria Warga Tidak Layak Daftar DTKS di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menetapkan warga yang tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial di Ibu Kota.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Larangan Dine In, Omzet Restoran Melorot

Saat kembali ke PSBB, omzet turun hingga 70% dibandingkan kondisi normal.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Masuk Zona Merah, Ini Tingkat Penularan di Kota Bekasi

Angka tingkat penularan atau reproduksi Covid-19 di Kota Bekasi pada saat ini mencapai 1,11.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Pemkab Bekasi Gandeng Hotel Jadikan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Pemkab Bekasi mulai menggandeng hotel yang bersedia dijadikan sebagai ruang isolasi terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan maupun OTG.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Cara Unik Pemkab Bogor Perkenalkan Pariwisata

Pemkab Bogor menggelar lomba video kreatif dan menyanyi yang diikuti 298 peserta, terdiri dari 203 video kreatif dan 95 video menyanyi.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Reka Ulang Kasus Klinik Aborsi, 63 Adegan Digelar

10 tersangka memperagakan 63 adegan mulai dari perencanaan, pelaksanaan aborsi hingga penghilangan barang bukti janin.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

DKI Terus Tambah Sarana dan Prasarana Penanganan Covid-19

Pemprov DKI juga sudah membuka kembali dan merekrut tenaga medis untuk membantu penanganan pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Wagub DKI: Isolasi Terpusat Tekan Penyebaran Covid-19

Fasilitas isolasi terpusat akan mengurangi atau meniadakan isolasi mandiri.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Selama PSBB Jakarta, 208 Kantor dan Tempat Usaha Ditutup

Sebanyak Rp 4,6 miliar dana yang dikumpulkan dari denda masyarakat yang tidak pakai masker.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Polisi Bekuk Tersangka Pelecehan Rapid Test

Tersangka EF sudah diamankan pagi ini di daerah Balige, Toba, Samosir, Sumatera Utara.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS