Pemkot Bogor Bangun 2.584 Fasilitas Cuci Tangan
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Pemkot Bogor Bangun 2.584 Fasilitas Cuci Tangan

Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:17 WIB
Oleh : Vento Saudale / JAS

Bogor, Beritasatu.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah membangun 2.584 fasilitas cuci tangan yang tersebar di 466 sekolah, 900 masjid, di 1.000 posyandu, di taman dan lain-lain.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengatakan, Pemkot Bogor baru saja melakukan pencanangan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Tingkat Kota Bogor ke seluruh wilayah dengan peserta 150 anak-anak secara daring.

"Pesannya di era Covid-19 ini jangan lupa cuci tangan pakai sabun," ujar Bima.

Pemkot Bogor turut menjadi peserta Diskusi Panel kementerian dan kepala daerah yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemkes) dalam rangka Seruan Aksi Nasional Tangan Bersih untuk Semua secara virtual.

Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengikuti Diskusi Panel tersebut di Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor, Kamis (15/10/2020).

Bima menuturkan, berdasarkan data klaster keluarga di Kota Bogor menempati peringkat utama. Tercatat, sampai saat ini ada 277 keluarga dengan kasus positif 170. Sebagian besar kasus terpapar karena anggota keluarga yang keluar rumah atau tempat kerja.

Ia melanjutkan, Pemkot Bogor bekerja sama dengan Lapor Covid-19 dan Nanyang Technological University Singapore melakukan survei di Kota Bogor.

Survei ini untuk melihat sejauh mana persepsi warga Kota Bogor terhadap Covid-19 dan menaati seruan pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

"Hasilnya menarik, ternyata warga paling suka jaga jarak, sering pakai masker dan di tengah-tengah cuci tangan," imbuh Bima.

Bima menjelaskan, dari hasil survei juga warga lebih percaya mendengar nasihat atau informasi dari dokter, kedua tokoh agama, ketiga pejabat baru terakhir selebritis.

Tak ayal, pemerintah pusat dan daerah, sangat penting melibatkan dokter, tenaga medis, pakar kesehatan, dan tokoh agama. Di Kota Bogor pihaknya membentuk tim Merpati yang tugasnya mengedukasi dan sosialisasi.

"Karena warga masih perlu untuk dijangkau, dicerahkan dan diedukasi apalagi 16 persen warga percaya Covid-19 itu konspirasi buatan manusia, 29 persen mengaku tidak percaya konspirasi, dan 50 persen antara iya dan tidak," kata Bima.

Di Kota Bogor pihaknya mengeluarkan surat edaran agar setiap titik yang mempunyai potensi ada kegiatan orang agar menyediakan fasilitas cuci tangan. Dan sampai saat ini Pemkot Bogor sudah membangun 2.584 fasilitas cuci tangan yang tersebar di 466 sekolah, 900 masjid, di 1.000 posyandu, di taman dan lain-lain.

"Nomor satu yang terpenting kultur, kebiasaan dibangun, digencarkan melalui sosialisasi dan edukasi, kedua pembangunan infrastruktur digencarkan di seluruh titik-titik yang betul-betul memerlukan protokol kesehatan," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Depok Harapkan LRT Melintas di Margonda

Sebagai jantung Kota Depok, maka jika LRT bisa melintas hingga ke Margonda maka akan sangat diapresiasi.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Polda Metro Sebut Pelajar Demo Tidak Tercatat dalam SKCK

Para pelajar yang diamankan dalam aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja, tidak tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Polisi Dalami Pelaku yang Ajak Pelajar Ikut Demonstrasi

Polisi tengah menelusuri dan mendalami siapa yang mengajak para pelajar melakukan demonstrasi.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

38 Puskesmas di Depok Bisa Layani Swab PCR

Pelayanan swab diutamakan kepada mereka yang memiliki kontak erat dan juga mereka yang bersentuhan dengan kepentingan publik.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Polisi Tahan Pemuda Bawa Ketapel Saat Demo di Jakarta

Pemuda asal Pandeglang, Banten, itu merupakan salah satu dari 1.377 demonstran yang diamankan sebelum dan pasca-aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Pemprov DKI Kerahkan 100 Pasukan Pelangi Gerebek Lumpur Kali Sekretaris

Kali Sekretaris dipilih menjadi prioritas lokasi pengerukan karena kawasan tersebut rawan banjir.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Kasus Ambulans Kabur Naik Penyidikan

Kasus ambulans yang kabur ketika hendak diperiksa polisi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, ditingkatkan dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Pelajar Ikut Demo, Anies: Lebih Baik Dibina daripada Diberikan Sanksi

Menurut Anies, pelajar yang masih melakukan kekeliruan perlu didik lebih banyak.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Pelajar Ikut Demo, Anies Minta Orang Tua Lebih Perhatikan Anak

Apalagi, keluar rumah untuk berkerumun, sangat berbahaya pada saat pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020

Puluhan Motor yang Ditinggal saat Demo Dikembalikan ke Pemilik

Tentu dengan syarat membawa kelengkapan surat seperti STNK dan BPKB asli serta identitas diri.

MEGAPOLITAN | 15 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS