Heli yang Jatuh di Poso Bukan Ditembak Jaringan Santoso
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Heli yang Jatuh di Poso Bukan Ditembak Jaringan Santoso

Senin, 21 Maret 2016 | 20:34 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JAS

Jakarta – Musibah jatuhnya Helikopter Bell 412 EP milik TNI AD di Kasiguncu, Poso Pesisir, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Minggu (20/3) bukan disebabkan karena penembakan dari kelompok teroris jaringan Santoso. Sebab, lokasi jatuhnya helikopter tersebut berada jauh dari persembunyian jaringan Santoso.

“Oh, enggak ada itu (ditembak). Enggak ada sama sekali itu ditembak. Lokasinya bukan pada daerah yang rawan, daerah itu sudah di perkotaan dekat bandara,” kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/3).

Menurutnya, helikopter yang mengangkut 13 anggota TNI serta Badan Intelijen Negara (BIN) jatuh disebabkan faktor cuaca. “Ya kan cuaca buruk bisa saja. Kita jangan berspekulasi seperti itu (ditembak),” ujarnya.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP mengatakan, dari informasi yang diterimanya, jatuhnya helikopter karena kondisi alam atau cuaca. “Laporan sementara, disambar petir. Bukan human error juga bukan karena mesin. Murni karena cuaca,” tegasnya.

Meski begitu, dia menambahkan, Presiden telah memerintahkan Menkopolhukam agar menyelidiki lebih lanjut musibah itu.

Presiden saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, menyampaikan belasungkawa atas insiden helikopter yang jatuh. “Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya, dan seluruh amal kebaikannya diterima di sisi Allah SWT,” kata Presiden.

Kepala BIN Sutiyoso juga mengungkap duka citanya. Dia menuturkan, salah satu dari 13 orang perwira yang tewas merupakan anggota BIN dengan pangkat Kolonel yakni Kol Infanteri Ontang. “Aku sedih sekali prajurit mati dalam operasi. Anak itu baru bergabung tiga bulan dengan BIN,” katanya.

Tangkap

Dia menegaskan bahwa operasi pengejaran kelompok Santoso tak akan berhenti. “Operasi ini harus terus dilakukan sampai tertangkap,” katanya.

Dia optimistis dapat menangkap Santoso dan teroris lain di Poso. Pasalnya, kelompok Santoso mulai terdesak. “Titiknya sudah ada dari kemarin, hanya persoalannya titik itu bisa dua-tiga kilometer. Apalagi mereka kan terbagi dalam beberapa tim, tidak satu tim saja,” ucapnya.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kembali, BNN Bekuk Sindikat Peredaran Narkoba di Medan

Sebanyak enam tersangka, berhasil ditangkap bersama barang bukti sebanyak 11 kilogram sabu-sabu dan 4 ribu pil ekstasi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

TNI Berikan Penghargaan kepada 13 Prajurit Korban Heli Jatuh

Menurut Panglima TNI Gatot Nurmantyo, para prajurit tersebut gugur dalam menjalankan tugas.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Bupati Ogan Ilir Diberhentikan, Kepala BNN: Itu Kewenangan Mendagri

Dikatakan Buwas, Ahmad Wazir terancam pidana 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Wapres Ucapkan Belasungkawa Atas Jatuhnya Helikopter di Poso

"Kita berbelasungkawa atas terjadinya musibah ini," kata JK.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Satpol Air Polda Jambi Gulung Pembajak Kapal Pengangkut Karet Ekspor

Bajak laut ini selama ini sering membajak kapal-kapal pengangkut produk karet ekspor di perairan pantai timur Provinsi Jambi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

KPU: Keterlibatan BNN Perlu Diatur dalam UU Pilkada

Pasalnya, keterlibatan BNN dalam pilkada belum diatur dalam UU Pilkada yang lagi dalam proses revisi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

KPK Imbau Publik Tidak Pilih Mantan Koruptor Jadi Kepala Daerah

Imbauan dalam rangka menyukseskan bangsa Indonesia bebas korupsi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Sindikat Peredaran Narkoba Internasional di Medan Dijerat Hukuman Mati

BNN sebelumnya kembali menangkap enam tersangka yang diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkoba Internasional di Medan.

NASIONAL | 21 Maret 2016

SBY ke Jokowi: Jangan Mau Kita Berdua Diadu Domba

"Sejumlah pihak tak senang dengan "SBY Tour de Java", bahkan katanya safari itu dihancurkan Presiden."

NASIONAL | 21 Maret 2016

BNN Dorong Tes Rambut untuk Semua Calon Kepala Daerah

BNN menilai tes rambut efektif untuk mengungkapkan jejak penggunaan narkoba oleh pelaku.

NASIONAL | 21 Maret 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS