Kemhub Setujui Pembangunan Bandara Internasional Purboyo Malang
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Kemhub Setujui Pembangunan Bandara Internasional Purboyo Malang

Selasa, 12 Juli 2016 | 07:13 WIB
Oleh : Aries Sudiono / JAS

Malang - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemhub) hampir memastikan akan memulai pembangunan Bandara Internasional (baru) Purboyo, di wilayah Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Provinsi Jatim, tahun 2017 mendatang.

Bandara internasional yang diperkirakan akan dapat diwujudkan dalam kurun waktu dua tahun itu nantinya akan menggantikan peran Bandara Abdulrachman Saleh milik TNI AU yang ada di wilayah Pakis, Kabupaten Malang.

“Akibat terlalu dekat dengan dua gunung berapi aktif, yakni Gunung Bromo dan Gunung Semeru, maka aktivitas komersial Bandara Abdulrachman Saleh sering ditutup akibat terkena dampak semburan material vulkanik kedua gunung berapi tersebut,” ujar Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menjawab pertanyaan wartawan ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Bus Purabaya, Surabaya, Senin (11/7) tadi malam.

Terakhir, bandara milik TNI-AU itu, Senin siang hingga Selasa (12/7) pagi harus ditutup karena landasan pacunya tertutup abu vulkanik G Bromo. Akibatnya, aktivitas penerbangan di bandara ini lumpuh.

Menurut Menhub, desain Bandara Purboyo Malang sudah ada. “Tahun depan sudah bisa dibangun. Untuk membangun Bandara Purboyo yang diproyeksikan dengan panjang landasan (runway) minimal 3.000 meter, setara dengan Bandara Internasional Juanda, Surabaya,” tandas Ignatius Jonan.

Jonan juga menambahkan, jika pembangunan Bandara Purboyo di Malang tersebut terealisasi, maka akan mampu menjangkau dan melayani setidaknya 11 kota dan kabupaten di Malang Raya dan sekitarnya. Daerah itu meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Tulungagung, Trenggalek, dan Kota Kediri serta Kabupaten Kediri.

Pada bagian lain Menhub menekankan, bahwa pembangunan bandara baru itu sudah masuk rencana bersama Pemprov Jatim yang sudah berkoordinasi dengan TNI AL sebagai institusi yang sebagian wilayah di Purboyo itu akan menempati lahan milik TNI AL.

“Rencana pembangunan Bandara Purboyo di Malang itu bukan wacana lagi. Namun demikian, setiap pembangunan bandara harus mendapat dukungan semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga masyarakat setempat. Ya termasuk Bupati Malang, Gubernur Jatim, termasuk warga masyarakat setempat,” tandas Jonan.

Dia berharap jangan seperti keberhasilan pembangunan Bandara Pulau Bangka yang terminalnya saja memiliki luas sekitar 13.000 meter persegi, namun hingga saat ini bandara tersebut tidak dioperasikan karena akses jalan menuju bandara, bermasalah. Ini karenas masyarakat setempat tak mendukung sepenuhnya keberadaan fasilitas bandara.

“Kami berharap semua pembebasan lahan itu harus dibayar dengan benar. Sebab akan ada proses hukum yang harus ditanggung jika bermasalah. Ini tak boleh terjadi saat pembangunan Bandara Purboyo Malang nanti,” ujar Jonan.

Sementara itu Gubernur Jatim Sukarwo di tempat yang sama menyatakan, bahwa jika Pak Menhub sudah oke, ya (Bandara Purboyo itu) pasti bakal dibangun. “Semua sudah oke termasuk dengan TNI AL maupun Pemkab Malang,” ujar sosok yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

Bandara Purboyo itu rencananya dibangun Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Hasil studi kelayakan telah menghasilkan detail engineering design (DED) bandara. Rencananya, panjang runway minimal 3.000 meter.

Bupati Malang Rendra Kresna yang dikonfirmasi, Selasa tadi pagi menyatakan siap mewujudkan keberadaan Bandara Internasional Purboyo guna menggantikan peran Bandara Abd Saleh yang menumpang di otoritas TNI AU yang sejak semula sepenuhnya untuk kepentingan hankam.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Napi Teroris No’im Ba’syir Masih Diisolasi

Napi kasus teroris, No’im Ba’syir yang juga adik dari Abu Bakar Ba’asyir hingga kini masih menempati kamar khusus isolasi.

NASIONAL | 12 Juli 2016

Kecele, Pemudik Masih Terjebak Macet Belasan Jam

Para pemudik yang akan kembali ke Jakarta memiliki asumsi yang sama bahwa puncak arus balik bakal terjadi Minggu (10/7).

NASIONAL | 12 Juli 2016

Kemdagri: Tahapan Pilkada Tidak Boleh Terganggu Uji Materi

Tahapan Pilkada Serentak 2017 tidak akan terganggu hanya karena uji materi tersebut.

NASIONAL | 11 Juli 2016

KPU Sudah Siapkan Bahan Uji Materi UU Pilkada

Ada dua agenda yang bakal yang menjadi poin penting uji materi tersebut, yakni soal independensi KPU dan kejelasan KPU sebagai lembaga negara.

NASIONAL | 11 Juli 2016

6 Pengunjung Air Terjun yang Hilang di Kerinci Ditemukan Selamat

Mereka ditemukan tim SAR, polisi dan TNI di dalam hutan di sekitar air terjun.

NASIONAL | 11 Juli 2016

Presiden Jokowi Melayat ke Rumah Almarhum Ketua KPU

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan duka cita bagi keluarga yang ditinggalkan.

NASIONAL | 11 Juli 2016

Ditanya soal Reshuffle, Mendagri: Tunggu Tanggal Mainnya

Seluruh menteri yang merupakan pembantu Presiden harus siap diganti.

NASIONAL | 11 Juli 2016

Wali Kota Jambi Copot Jabatan PNS yang Ketahuan Bolos

Sebagian izin cuti PNS di lingkungan Pemkot Jambi juga diduga direkayasa.

NASIONAL | 11 Juli 2016

Beli Senjata Ilegal, TNI Masih Periksa Anggota Paspampres

Anggota TNI tidak boleh memiliki senjata milik perorangan.

NASIONAL | 11 Juli 2016

Panglima TNI: Indonesia Terlalu Permisif Terhadap Abu Sayyaf

Panglima TNI juga menolak memberi tebusan sesuai permintaan kelompok Abu Sayyaf.

NASIONAL | 11 Juli 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS