Bocah 5 Tahun Hilang Saat Tsunami Masih Dicari
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Bocah 5 Tahun Hilang Saat Tsunami Masih Dicari

Minggu, 30 Desember 2018 | 09:37 WIB
Oleh : JAS

Lampung Selatan - Seorang bocah Aulia Meyza Putri (5) anak Rudiansyah yang dilaporkan hilang oleh keluarganya pada saat kejadian bencana tsunami di Gubuk Seng Pulau Sebesi, Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (22/12) hingga saat ini masih terus dicari.

Menurut informasi diterima dari tim Basarnas di Lampung Selatan, Minggu (30/12), hingga saat ini pihak keluarga terus mengupayakan pencarian di sekitar pulau, dibantu petugas terkait, namun hingga saat ini belum ada informasi terbaru terkait korban tersebut serta belum ada laporan resmi dari pihak Basarnas setempat.

Ciri-ciri bocah perempuan itu adalah berambut hitam panjang, menggunakan kalung bergambarkan Masha and The Bear, dan menggunakan baju daster bergambar kuda poni.

Hingga kini Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Lampung juga masih terus mencari tujuh orang nelayan yang sedang memancing, namun dilaporkan hilang saat terjadi tsunami di perairan Pantai Selatan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Ketika terjadi tsunami Selat Sunda, tujuh nelayan itu sedang memancing di Pulau Rakata Kecil, dan hingga kini belum ditemukan.

"Operasi pencarian dan pertolongan pascatsunami Selat Sunda sudah memasuki hari kedelapan. Sampai saat ini nasib tujuh nelayan itu belum diketahui karena belum ditemukan," kata Humas Basarnas Lampung Deni Kurniawan saat dihubungi melalui teleponnya, Sabtu (29/12) malam.

Deni menjelaskan pencarian pada Sabtu malam terbagi menjadi tiga wilayah. Tim pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar perairan Minangruah hingga Pantai Blebu.

"Untuk tim kedua, kita melakukan pencarian ke perairan Pulau Sebesi dan perairan Pulau Sertung menggunakan Sea Rider milik Marinir. Tim ketiga masih menyisir di sekita Batu Balak hingga Way Muli," kata dia lagi.

Ia menambahkan kondisi perairan sejak Sabtu sore tidak mendukung. Gelombang perairan Pantai Selatan di Lampung Selatan mencapai ketinggian hingga 1,5 meter.

Proses pencarian tersebut juga dibantu oleh anggota marinir setempat.

"Gelombang laut cukup tinggi sejak sore sampai malam ini. Tapi karena kita pakai Sea Rider milik marinir, kita bisa menembus gelombangnya," kata dia pula.

Hingga Sabtu (29/12), korban tsunami Selat Sunda menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencapai 431 orang meninggal dunia, 7.200 orang luka-luka, 15 orang hilang, dan 46.646 orang mengungsi. Kerugian material antara lain 1.778 unit rumah rusak, 78 unit penginapan dan warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak dan lainnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kiai Ma'ruf: Hadapi Bencana Perlu Upaya Lahiriah dan Batiniah

Tak ada kaitan antara bencana dengan kemaksiatan.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Pertimbangkan Tuntut Hukuman Mati

Penyediaan air minum, terutama untuk korban bencana merupakan salah satu proyek strategis nasional dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Hadiri Natal Nasional, Jokowi: Aset Terbesar Bangsa Adalah Persatuan

Presiden Joko Widodo menghadiri acara natal nasional di Gedung Serbaguna Jalan Williem Iskandar Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/12).

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 8 Tersangka Suap Pembangunan SPAM di Kementerian PUPR

KPK menetapkan delapan orang tersangka kasus pembangunan sistem penyediaan air minum di daerah bencana.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Pengungsi Tsunami di Pegunungan Butuh Alat Penerangan

Lebih tepatnya senter, karena senter bisa dibawa-bawa oleh warga.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Natal Nasional, Jokowi Minta Masyarakat Damai dalam Keberagaman

Indonesia memiliki banyak keragaman.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 4 Pejabat Kempupera Tersangka Suap

Mereka diduga menerima suap dari dua perusahaan dengan pemilik yang sama.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Tujuh Nelayan Korban Tsunami di Lampung Belum Ditemukan

Ketika terjadi tsunami tujuh nelayan itu sedang memancing di Pulau Rakata Kecil, dan hingga kini belum ditemukan.

NASIONAL | 29 Desember 2018

Polrestabes Surabaya Sita 1.500 Botol Miras Ilegal

Ribuan botol miras tersebut diperjualbelikan tanpa dilengkapi izin edar.

NASIONAL | 29 Desember 2018

Hadiri Perayaan Natal Nasional, Presiden Sampaikan Pesan Perdamaian

"Dalam perayaan Natal kita juga perlu bersukacita atas anugrah yang diberikan Tuhan kepada kita."

NASIONAL | 29 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS