PVMBG: Erupsi Anak Krakatau Berhenti
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

PVMBG: Erupsi Anak Krakatau Berhenti

Minggu, 30 Desember 2018 | 09:49 WIB
Oleh : JAS

Bandarlampung - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan informasi letusan atau erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung sudah berhenti.

Berdasarkan hasil pemantauan Satelit Himawari dan radar cuaca sejak Sabtu (29/12) malam sampai Minggu pagi telah berhenti total.

Berdasarkan rekaman seismograf di Pulau Sertung, gugusan pulau di Selat Sunda, dekat Gunung Anak Krakatau menunjukkan tidak ada fluktuasi getaran, kalem, amplitudo rata-rata 10 mm (pada saat letusan amplitudonya 25-30 mm).

Namun tim PVMBG itu menyatakan, tidak tahu ke depan apakah masih ada fluktuasi erupsi lagi seperti terjadi pada Sabtu (22/12) lalu atau erupsi mulai saat ini akan berhenti sama sekali.

PVMBG juga menyampaikan terima kasih kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atas pemantauan visual distribusi abu (lateral dan vertikal) erupsi Gunung Anak Krakatau via Satelit Himawari dan radar cuaca.

Informasi ini sangat vital untuk mengetahui aktivitas erupsi manakala para pengamat PVMBG di Pos Pasauran susah mengamati karena gunung sering tertutup kabut di musim hujan ini, sehingga sering pelaporan tinggi kolom abu tidak akurat.

Berdasarkan laporan Windi Cahya Untung, staf Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Pasauran Gunung Api Krakatau periode pengamatan 29 Desember 2018, pukul 00.00 sampai dengan 23.59 WIB, gunung api di dalam laut kini ketinggiannya tinggal 110 meter dari permukaan laut (mdpl)--sebelumnya ketinggian GAK mencapai 338 mdpl--kenampakannya cerah, berawan, mendung.

Suhu 24-30 derajat Celsius, kelembapan 59-92 persen, tekanan 0,0-0,0 mmHg, curah hujan 0,0 mm. Kecepatan angin kencang, lemah; arah angin menuju barat laut, utara, timur laut, timur.

Pengamatan visual kenampakan dari pos pengamatan, jelas, kabut 0-III, tinggi 1.000 meter, warna kelabu putih, intensitas asap tebal.

Kegempaan masih berlanjut erupsi dan mengeluarkan abu vulkanik hingga mencapai 7.338 meter di atasnya, alami kegempaan tremor vulkanik dengan amplitudo 25 mm.

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

Ke depan, PVMBG mengingatkan untuk mendorong adanya persiapan mitigasi, merapatkan pengamatan seismik, edukasi bencana sejak dini, menjaga alat-alat yang sudah ada, dan masih banyak lagi pekerjaan rumah (PR) untuk ke depannya. Kita harus segera membenahi itu semua dan melakukannya secara bertahap.

BMKG juga menyatakan saat ini sudah ada sirine Tsunami Early Warning System (TEAS) untuk menyampaikan peringatan dini tsunami di wilayah Lampung tepatnya 1 di Kalianda, Lampung Selatan, dan 1 di Kota Agung, Tanggamus. Namun perlu untuk diketahui bahwa sirine masih berbasis gempa tektonik dan untuk mendeteksi tsunami.

Tentunya ini sangat jauh dari cukup, karena bisa dilihat wilayah Lampung hampir sebagian besar memiliki pesisir pantai sehingga banyak sirine yang dibutuhkan agar mencakup semua wilayah di daerah ini.

BMKG mengimbau semua pihak tetap waspada, mengingat selama tahun 2018 telah tercatat 11.577 gempa bumi terjadi di seluruh Indonesia, termasuk Lampung dan Banten.

Hingga Sabtu (29/12), menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban tsunami di Selat Sunda mencapai 431 orang meninggal dunia, 7.200 orang luka-luka, 15 orang hilang, dan 46.646 orang mengungsi. Kerugian material antara lain 1.778 unit rumah rusak, 78 unit penginapan dan warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak dan lainnya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bocah 5 Tahun Hilang Saat Tsunami Masih Dicari

Ciri-ciri bocah perempuan itu adalah berambut hitam panjang, menggunakan kalung bergambarkan Masha and The Bear, menggunakan baju daster bergambar kuda poni.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Kiai Ma'ruf: Hadapi Bencana Perlu Upaya Lahiriah dan Batiniah

Tak ada kaitan antara bencana dengan kemaksiatan.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Pertimbangkan Tuntut Hukuman Mati

Penyediaan air minum, terutama untuk korban bencana merupakan salah satu proyek strategis nasional dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Hadiri Natal Nasional, Jokowi: Aset Terbesar Bangsa Adalah Persatuan

Presiden Joko Widodo menghadiri acara natal nasional di Gedung Serbaguna Jalan Williem Iskandar Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/12).

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 8 Tersangka Suap Pembangunan SPAM di Kementerian PUPR

KPK menetapkan delapan orang tersangka kasus pembangunan sistem penyediaan air minum di daerah bencana.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Pengungsi Tsunami di Pegunungan Butuh Alat Penerangan

Lebih tepatnya senter, karena senter bisa dibawa-bawa oleh warga.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Natal Nasional, Jokowi Minta Masyarakat Damai dalam Keberagaman

Indonesia memiliki banyak keragaman.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 4 Pejabat Kempupera Tersangka Suap

Mereka diduga menerima suap dari dua perusahaan dengan pemilik yang sama.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Tujuh Nelayan Korban Tsunami di Lampung Belum Ditemukan

Ketika terjadi tsunami tujuh nelayan itu sedang memancing di Pulau Rakata Kecil, dan hingga kini belum ditemukan.

NASIONAL | 29 Desember 2018

Polrestabes Surabaya Sita 1.500 Botol Miras Ilegal

Ribuan botol miras tersebut diperjualbelikan tanpa dilengkapi izin edar.

NASIONAL | 29 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS