Rumah Pompa Petekan di Surabaya Dioperasikan 2019
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Rumah Pompa Petekan di Surabaya Dioperasikan 2019

Minggu, 30 Desember 2018 | 11:14 WIB
Oleh : JAS

Surabaya - Rumah pompa baru yang kini dalam proses pembangunan di ujung Sungai Kalimas tepatnya di sisi sebelah utara Jembatan Petekan, Kota Surabaya, Jawa Timur ditargetkan bisa difungsikan pada tahun 2019.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, Minggu (29/12) mengatakan saat ini pengerjaan rumah pompa baru di Petekan sudah selesai tahap pondasi bangunan. "Pada tahun 2019 dilanjutkan lagi. Saat ini tinggal rumah bangunan atas, sama pompa," kata Risma. Menurut dia, rumah pompa baru ini sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir air rob di wilayah utara dan tengah kota.

Selama ini, lanjut Risma, banyak air laut masuk melalui sungai dan mengalir ke saluran-saluran kecil ke dalam kota, sehingga terjadi banjir.

"Tidak adanya rumah pompa di lokasi tersebut, menyebabkan beberapa wilayah terjadi banjir. Misalkan di Kalisosok, Kalimas Timur, tidak hujan tetapi tiba-tiba banjir. Ternyata itu asalnya dari (air) rob, termasuk sampai Kalisari," ujarnya.

Seharusnya, lanjut dia, ada back water atau aliran balik yang berfungsi mengatur elevasi permukaan air laut. Jika air laut pasang, maka rumah pompa Petekan nanti dapat berfungsi sebagai pengontrol elevasi permukaan air.

Apalagi, menurut Risma, selama ini permukaan air laut tiap tahun terus mengalami peningkatan, dampak dari global warming atau peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan dataran bumi. Maka dari itu, kata dia, pembangunan rumah pompa Petekan ini menjadi salah satu prioritas utama pemkot untuk mencegah timbulnya banjir air rob.

"Kalau air laut pasang kita tutup, jadi air tidak masuk. Selama ini kan tidak ada. Sebetulnya penyebabnya banjir tidak ada pintu air. Kalau ini bisa efektif, ini bisa menyelamatkan seluruh kota," ujarnya.

Di samping berfungsi sebagai pengendali banjir dampak dari air rob, Risma mengaku, nantinya di lokasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata air baru. Hal ini dikarena selama ini, jika air laut surut maka perahu tidak bisa lewat dan sebaliknya. Namun, jika ada rumah pompa, pihaknya dapat mengontrol permukaan air sungai agar bisa stabil.

"Kalau ini nanti ada pompa, ada pintu, maka bisa kita kendalikan permukaan air sungai itu. Jadi bisa tetap untuk wisata, bisa tetap untuk pengendalian banjir dampak air rob," katanya.

Bahkan menurutnya, suatu saat air sungai di wilayah itu, bisa menjadi sumber air baku baru. Dengan adanya rumah tersebut, dapat berfungsi sebagai pengontrol aliran air sehingga tidak langsung terkontaminasi dengan laut. "Suatu saat mungkin bisa menjadi sumber air baku baru, karena kita bisa kendalikan tidak terkontaminasi air laut," katanya.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

PVMBG: Erupsi Anak Krakatau Berhenti

Berdasarkan rekaman seismograf di Pulau Sertung, gugusan pulau di Selat Sunda, dekat Gunung Anak Krakatau menunjukkan tidak ada fluktuasi getaran.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Bocah 5 Tahun Hilang Saat Tsunami Masih Dicari

Ciri-ciri bocah perempuan itu adalah berambut hitam panjang, menggunakan kalung bergambarkan Masha and The Bear, menggunakan baju daster bergambar kuda poni.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Kiai Ma'ruf: Hadapi Bencana Perlu Upaya Lahiriah dan Batiniah

Tak ada kaitan antara bencana dengan kemaksiatan.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Pertimbangkan Tuntut Hukuman Mati

Penyediaan air minum, terutama untuk korban bencana merupakan salah satu proyek strategis nasional dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Hadiri Natal Nasional, Jokowi: Aset Terbesar Bangsa Adalah Persatuan

Presiden Joko Widodo menghadiri acara natal nasional di Gedung Serbaguna Jalan Williem Iskandar Medan, Sumatera Utara, Sabtu (29/12).

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 8 Tersangka Suap Pembangunan SPAM di Kementerian PUPR

KPK menetapkan delapan orang tersangka kasus pembangunan sistem penyediaan air minum di daerah bencana.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Pengungsi Tsunami di Pegunungan Butuh Alat Penerangan

Lebih tepatnya senter, karena senter bisa dibawa-bawa oleh warga.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Natal Nasional, Jokowi Minta Masyarakat Damai dalam Keberagaman

Indonesia memiliki banyak keragaman.

NASIONAL | 30 Desember 2018

KPK Tetapkan 4 Pejabat Kempupera Tersangka Suap

Mereka diduga menerima suap dari dua perusahaan dengan pemilik yang sama.

NASIONAL | 30 Desember 2018

Tujuh Nelayan Korban Tsunami di Lampung Belum Ditemukan

Ketika terjadi tsunami tujuh nelayan itu sedang memancing di Pulau Rakata Kecil, dan hingga kini belum ditemukan.

NASIONAL | 29 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS