Khofifah Kembali Tak Hadir untuk Bersaksi di Sidang Jual-Beli Jabatan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Khofifah Kembali Tak Hadir untuk Bersaksi di Sidang Jual-Beli Jabatan

Rabu, 26 Juni 2019 | 11:49 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa kembali ‎tidak hadir memenuhi panggilan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bersaksi dalam sidang perkara dugaan suap jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemag) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Khofifah yang sedianya bersaksi untuk terdakwa Kakanwil Kemag Jatim Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kemag Gresik Muafaq Wirahadi itu mengirimkan surat atas ketidakhadirannya di persidangan hari ini. Dalam surat tersebut, Khofifah mengaku harus menghadiri pernikahan anaknya.

"Bu Khofifah menyampaikan surat tidak bisa hadir karena acara prosesi pernikahan anaknya," kata Jaksa KPK, Wawan Yunarwanto di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Dalam persidangan hari ini, jaksa berencana menghadirkan sembilan saksi untuk terdakwa Haris Hasanudin dan Muafaq. Namun, dari sembilan saksi, hanya tujuh orang yang hadir di persidangan.

"Yang tidak hadir Bu Khofifah dan Pak Abdurahman, sehingga saksi yang hadir ada tujuh‎ orang," kata Jaksa.

Tiga di antara tujuh saksi yang hadir tersebut yakni, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, mantan Ketum PPP Romahurmuziy, dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Mojokerto, Kiai Asep Saifuddin Halim.

Pada persidangan pada Rabu pekan lalu, Khofifah juga tidak hadir untuk bersaksi di persidangan. Saat itu, Khofifah beralasan menghadiri kegiatan RUPS BUMD.

Diketahui, Jaksa KPK mendakwa Haris Hasanudin telah menyuap Romahurmuziy alias Rommy selaku anggota DPR sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama (Menag). Suap sekitar Rp 325 juta itu diberikan Haris kepada Rommy dan Lukman agar lolos seleksi dan dilantik sebagai Kakanwil Kemag Jatim.

Rommy dan Lukman diduga berperan mengintervensi proses pengangkatan Haris sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Atas intervensi yang dilakukan Rommy dan Lukman, Haris bisa lolos dengan mudah menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. Padahal, Haris pernah dijatuhi sanksi disiplin.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

JK Ajak Masyarakat Sama-sama Lawan Narkoba

Wapres JK mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi Narkoba. Sebab, BNN tidak bisa kerja sendiri dan butuh bantuan seluruh masyarakat.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Peredaran Narkotika Sasar Generasi Millenial

Peredaran Narkotika Sasar Generasi Millenial

NASIONAL | 26 Juni 2019

Sekolah Negeri Wajibkan Seragam Muslim, Ombudsman DIY Minta Surat Edaran Direvisi

Penggunaan kata mewajibkan diganti dianjurkan,belum cukup. Karena secara terminologi, kata dianjurkan masih sama artinya dengan diwajibkan.

NASIONAL | 26 Juni 2019

BNN Minta Kejaksaan Segera Eksekusi Mati Bandar Narkoba

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengaku sudah meminta Kejaksaan Agung segera mengeksekusi para bandar narkoba yang putusan hukumnya berkekuatan hukum tetap.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Hadir di Pengadilan Tipikor, Menag Bakal Bersaksi di Sidang Jual Beli Jabatan

Lukman bakal bersaksi untuk terdakwa Kakanwil Kemag Jatim Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kemag Gresik Muafaq Wirahadi.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Kasus Gratifikasi Bowo Sidik, KPK Periksa Bupati Minahasa Selatan

Tim penyidik bakal menggali keterangan Christiany mengenai asal-usul gratifikasi.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Curah Hujan di Sulteng Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada Bencana

“Yang tinggal di bantaran sungai jangan lengah karena sewaktu-waktu banjir bisa mengancam keselamatan jiwa,” ujar Bartholomeus Tandigala.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Jadi Saksi, Bambang DH Ungkap Pengambilalihan YKP

Bambang menegaskan saat menjabat wali Kota Surabaya dirinya telah berupaya mengembalikan YKP menjadi aset Pemkot Surabaya.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Bolos Lebih dari 6 Bulan, 2 ASN Dinkes Mukomuko Segera Diberhentikan

Informasi dari pihak keluarga, oknum bidan RJ diduga mengalami gangguan jiwa.

NASIONAL | 26 Juni 2019

Bupati Kepahiang Diperkirakan Kembali Maju di Pilbup 2020

Dengan perolehan sebanyak tujuh kursi di DPRD Kepahiang hasil Pemilu lalu, maka Nasdem tak perlu berkoalisi dengan partai untuk bisa mengusung paslon.

NASIONAL | 26 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS