Ryamizard Klaim Telah Desain Strategi Pertahanan‎ Smart Power
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Ryamizard Klaim Telah Desain Strategi Pertahanan‎ Smart Power

Selasa, 9 Juli 2019 | 14:14 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengklaim telah mendesain sistem pertahanan nasional berupa Smart Power. Sistem itu berupa‎ perang total atau total warfare yang merupakan kombinasi antara pembangunan kekuatan hard power dan soft power.

Hal itu disampaikan Ryamizard saat membuka simposium bertema "Penataan Wilayah Pertahanan Dalam Rangka Mewujudkan Pertahanan Negara yang Canggih" di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

Ia menjelaskan kekuatan hard power terdiri atas‎ kekuatan rakyat, TNI dan kesiapan Alutsista. Sementara kekuatan soft power berupa mempengaruhi mindset atau pikiran dan diplomasi pertahanan kawasan.

Menurutnya, sistem smart power ini untuk mengantispasi tiga acaman yaitu ancaman fisik yang nyata, ancaman nyata serta ancaman nonfisik yakni merusak mindset bangsa.

Pada kesempatan itu, Ryamizard juga mengemukakan ‎penanganan aksi kejahatan terorisme melalui pendekatan semesta. Pendekatan itu sebagai bagian dari fungsi pertahanan negara untuk melindungi keselamatan segenap bangsa. Penanganan ancaman terorisme dilaksanakan dengan pendekatan preventif, koersif, dan preemptive, atau represif.

Dia tegaskan aparat teritorial turut berperan dalam penanganan dengan pola preventif dengan mengintensifkan fungsi intelijen, komando kewilayahan, serta unsur- unsur militer lainnya. Fungsi intelijen di setiap kesatuan dan strata, baik dalam wujud intelijen manusia maupun intelijen teknik, diberdayakan baik untuk mengungkap jaringan dan aktivitas di seluruh wilayah Indonesia maupun anasir-anasir dari luar wilayah Indonesia.‎



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bahar Smith Divonis 3 Tahun Penjara

Vonis ini lebih ringan tiga tahun dibandingkan tuntutan jaksa.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Polda Bengkulu Tangkap 372 Orang Terlibat Kasus 3C

"Ini membuktikan Polda Bengkulu telah bekerja keras memberantas tindak kriminalitas di daerah ini," kata Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Supratman

NASIONAL | 9 Juli 2019

Kemenpora dan Universitas Pakuan Siapkan Entrepreneur Asal Bogor

Kemenpora menitikberatkan kepada pembangunan karakter kewirausahaan.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Pemkab Manggarai Tingkatkan SDM Aparat Desa dengan Diklat

Pemkab Manggarai akan tingkatkan sdm aparat desa.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Gerah Dituding soal Senjata, Kivlan Lawan Jenderal Polisi

Di sisi lain Iqbal mengaku tidak resah dengan laporan itu. Dia justru memuji itu memang jalur yang benar.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Kasus Ekspor Ikan di Makassar Terindikasi Pencucian Uang

PT. Suryagita Nusaraya melakukan aktivitas ekspor dengan membebani pajak kepada perusahaan lain.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Polda Bali Ungkap 469 Kasus Narkoba

Sujana mengklaim bahwa Polda Bali beserta jajarannya mampu menekan peredaran narkoba di Pulau Dewata.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Megawati Akan Minta Jokowi Bikin World Horticultural Expo di Indonesia

Megawati Soekarnoputri akan meminta Presiden Jokowi membuat World Horticultural Expo seperti yang dibuat Tiongkok.

NASIONAL | 9 Juli 2019

1.400 Pelajar Lulusan SD Tak Tertampung di SMPN Kota Jambi

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Arman, menjelaskan, jumlah lulusan SD yang tertampung di SMPN se-Kota Jambi melalui PPDB sistem zonasi hanya 4.849 siswa.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Penembakan Pos Polantas di Kulonprogo, Polda DIY Libatkan Perbakin

Polisi sudah meminta keterangan dari enam orang saksi yang berada di saat kejadian, termasuk juga memeriksa hasil rekaman CCTV saat kejadian.

NASIONAL | 9 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS