Korupsi P4TK Seni Budaya DIY Rugikan Negara Rp 21,6 Miliar
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Korupsi P4TK Seni Budaya DIY Rugikan Negara Rp 21,6 Miliar

Rabu, 31 Juli 2019 | 09:06 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JAS

Yogyakarta, Beritasatu.com - Dugaan kasus tindak pidana korupsi pengelolaan uang persediaan dan tambahan uang persediaan kantor Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependudukan (P4TK) Seni dan Budaya Yogyakarta, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DI Yogyakarta.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto dalam keterangan pers Selasa (30/7/2019) mengatakan selama dua tahun lebih, 2015 dan 2016 Polda DIY memeriksa kasus yang menyeret pejabat P4TK Seni dan Budaya Yogyakarta, dan telah menetapkan empat orang tersangka, satu di antaranya telah meninggal dunia karena sakit.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY telah melakukan audit selama 10 bulan dan menghitung kerugian negara sebesar Rp 21,6 miliar.

Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan empat orang tersangka, yakni Salamun (60), warga Sidoarjo, Jawa Timur, yang menjabat selaku Kepala P4TKSB saat kasus terjadi, Bondan Suparno (45), warga Ngaglik, Sleman, yang saat itu sebagai pejabat pembuat komitmen, dan Agung Nugroho (43), warga Ngampilan, Kota Yogya, yang saat itu menjabat Bendahara Pengeluaran. Satu tersangka lain telah meninggal dunia karena sakit.

Direskrimsus Polda DIY Kombes Pol Tony Surya Putra menambahkan, modus para tersangka dalam melakukan aksinya yakni secara bersama-sama melakukan pencairan uang persediaan, sebagian uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka. Kemudian dibuatkan laporan pertanggungjawaban fiktif dengan menggunakan perusahaan fiktif.

“Berdasarkan audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY, kerugian keuangan negara sekitar Rp 21,6 miliar, penghitungan dilakukan lebih dari 10 bulan,” kata Toni

Polisi menyita dokumen laporan pertanggungjawaban keuangan uang persediaan dan tambahan uang persediaan fiktif, dokumen pembelanjaan riil, dokumen aliran uang ke masing-masing tersangka, serta surat-surat keputusan PNS dan jabatan masing-masing tersangka.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang dan aset yakni satu unit apartemen di Jakarta senilai Rp 2 miliar, satu unit rumah di Bekasi senilai Rp 6 miliar dan satu unit rumah di Sidoarjo senilai Rp 3 miliar, lima unit mobil, yakni Honda New CRV senilai Rp 250 juta, Honda Jazz RS senilai Rp 250 juta, Suzuki Ertiga senilai Rp 200 juta, KIA Rio senilai Rp 200 juta, Suzuki Pick Up senilai Rp 70 juta dan satu sepeda motor Honda Beat senilai Rp 10 juta.

Tony Surya Putra memaparkan saat beraksi para pelaku bersama melakukan pencairan uang persediaan yang kemudian sebagian uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

Untuk memuluskan jalannya, pelaku membuat laporan pertanggungjawaban fiktif dengan menggunakan nama perusahaan yang juga fiktif.

“Total penyelamatan keuangan negara kurang lebih sebesar Rp 12,5 miliar dan tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 UU RI no 31 tahun 1999 jo UU RI no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” terang Kombes Pol Yuliyanto.

Selain itu penyidik juga menjerat pasal 3 UU RI no 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dan oleh kejaksaan tinggi berkas sudah dinyatakan lengkap sehingga tersangka dan barang bukti akan segera diimpahkan ke Kejati DIY.

Sementara itu Plt Kepala P4TK Seni Budaya, Daswatia Astuty menyatakan mendukung dan menghargai proses hukum yang berlaku dan menyerahkan penanganan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

Ia pun menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu ketiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda DIY sudah tidak bekerja di P4TK Seni Budaya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kolaborasi Membangun Kapal Besar Bernama Indonesia

Buku Building A Ship While Sailing merupakan refleksi dan kontribusi Darmono dalam membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Dalam 3 Hari, 40 Ha Lahan Gunung Arjuna Terbakar

“Penyebab kebakaran bisa karena bara yang ditinggalkan pendaki, atau karena gesekan pohon kering yang menimbulkan percikan api,” ujar Choirur Rochim.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Nasdem Perjuangkan Aristan Menangkan Pilkada Kota Palu

"Kita harus merebut kemenangan di Pilkada Kota Palu," kata Ketua DPW Nasdem Sulteng, Atha Mahmud.

NASIONAL | 31 Juli 2019

TMMD Reguler 105 di Tegal, TNI Bersama Warga Tuntaskan Pembangunan Jalan

TMMD Reguler hanya menyisakan waktu 10 hari lagi sebelum ditutup 8 Agustus 2019 mendatang.

NASIONAL | 31 Juli 2019

Mabes Polri Selidiki Dugaan Jual Beli Data Kependudukan

Jual beli data pribadi merupakan kejahatan dan termasuk tindak pidana.

NASIONAL | 30 Juli 2019

Ganjar Lantik 30 Agen Muda Antikorupsi

Agen muda antikorupsi ditujukan untuk memperkuat pencegahan korupsi di Jateng.

NASIONAL | 30 Juli 2019

Jokowi Ultimatum Investor soal Pembangunan Danau Toba

Pemerintah siap membangun infrastruktur pendukung.

NASIONAL | 30 Juli 2019

Kebakaran Hutan Meluas, Jambi Minta Bantuan Helikopter

Bantuan helikopter tersebut sangat dibutuhkan membantu pemadaman karhutla melalui udara untuk daerah yang tidak terjangkau.

NASIONAL | 30 Juli 2019

Kemko PMK Siagakan 1.502 Personel Antisipasi Karhutla

Berdasarkan pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) potensi wilayah Karhutla mengalami peningkatan titik api sampai bulan Juli 2019.

NASIONAL | 30 Juli 2019

Ipemi Dorong Wanita Indonesia Menjadi Mandiri

Dr. Ayu menyabet penghargaan Top Eksekutif Muslimah kategori Bisnis dalam ajang "TOP Executive Muslim dan TOP Executive Muslimah 2019'.

NASIONAL | 30 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS