Tak Ada Tersangka Rusuh di Papua, Polisi Fokus Redam dan Lindungi
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Tak Ada Tersangka Rusuh di Papua, Polisi Fokus Redam dan Lindungi

Selasa, 20 Agustus 2019 | 14:32 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri memastikan tidak ada tersangka yang dibekuk pascarusuh di Papua Barat meski mereka bertindak anarkis dengan merusak hampir 25 fasilitas umum di Sorong dan Manokwari. Polisi mengedepankan langkah persuasif dan menambah 4 SSK Brimob bantuan dari Polda sekitar.

Hal ini dikatakan Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Selasa (20/8/2019). Menurut jenderal bintang satu itu anggota polisi yang bertugas di lapangan juga tidak dilengkapi dengan peluru tajam untuk menghindari kejadian yang tidak dikehendaki.

“Soal (napi) belum ada info berapa yang melarikan diri (di Sorong) tapi memang ada beberapa warga binaan yang melarikan diri. Itu menyangkut kerusahan di dalam lapas bukan karena kejadian (rusuh) di luar. Seluruh anggota Polri yang menangani unjuk rasa tidak memakai peluru tajam. Kami meminimalisasi, kami hadir di sana untuk meredam supaya tidak ada perusakan yang meluas. Polisi mengedepankan langkah persuasif mencegah jatuhnya korban. Itu lebih penting,” kata Dedi.

Di sisi lain, Dedi melanjutkan, polisi melanjutkan penyelidikan akun media sosial yang menyebarkan berita hoax untuk membakar massa di provinsi ujung timur Indonesia itu. Ada sekitar lima akun di Youtube, Facebook, dan Instagram yang diselidiki karena berisi kabar provokatif dan hoax.

Lalu bagaimana dengan pangkal masalah soal penghinaan yang diilakukan ormas dan aparat di Surabaya? “Itu bukan domain Polri untuk menegakkan itu, sedangkan yang sipil sudah kita tangani dengan baik. Kondisi di Surabaya juga sudak cukup kondusif. Bu Gubernur (Khofifah Indah Parawansa) dan Wali Kota Surabaya (Tri Rismaharani) juga sudah meminta maaf. Itu bukan representasi masyarakat Jawa Timur, itu personal,” jawab Dedi.

Rusuh dipicu saat aparat dan ormas meneriakkan sejumlah kata “kebun binatang” saat mereka hendak menangkap mahasiswa asal bumi Cendrawasih di asrama mereka di Surabaya pada Jumat (16/8/2019). Mereka ditangkap dengan dugaan perusakan bendera meski para mahasiswa tersebut mengaku tak tahu menahu soal rusaknya bendera tersebut.

Setelah sempat digelandang dan diperiksa di Mapolrestabes Surabaya ternyata tak ditemukan bukti yang menyatakan para mahasiswa itu merusak bendera. Akhirnya mereka dilepaskan pada 17 Agustus tengah malam. Namun ucapan “kebun binatang” itu membuat rusuh di Papua.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

RUU KKS Berpotensi Munculkan Tumpang Tindih Fungsi Intelijen

BIN tidak bisa memberikan informasi atau bahan keterangan apa pun selain kepada Presiden sebagai "single client".

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Pascakerusuhan, Pelayanan Pelni di Papua Normal

Tidak lancarnya jaringan internet di Manokwari, Papua membuat pelayanan tiket secara online terganggu.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Sejarah Indonesia Perlu Ditulis Ulang

"Apakah benar Indonesia terjajah?"

NASIONAL | 19 Agustus 2019

Wakil Ketua DPR: Tangani Kerusuhan Manokwari dengan Tepat

“Jangan sampai ada pihak yang merasa diperlakukan tidak adil."

NASIONAL | 19 Agustus 2019

PLTU Cilacap Harus Antisipasi Tsunami

Konstruksi PLTU yang tahan gempa dan tsunami merupakan desain ideal di tengah kebutuhan listrik nasional.

NASIONAL | 18 Agustus 2019

Aksi Tolak Rasisme di Sorong Berlanjut

Arus lalu-lintas pun sepi karena sejumlah ruas jalan terlebih khusus jalan utama Sorong Pusat masih diblokade warga dengan membakar ban.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Bupati Bogor: Wacana Provinsi Bogor Raya Sejak 2012

Sekitar 10 kota dan kabupaten yang kemungkinan bisa masuk menjadi Provinsi Bogor Raya.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua: Kita Sama-sama Merah Putih

Lenis berharap agar tindakan rasial terhadap warga Papua tidak terulang.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Pascakerusuhan, Wiranto Berencana ke Papua

“Tanpa ada insiden, saya mau ke sana. Rencana saya untuk melakukan suatu upaya mendorong semangat bela negara sudah ada,” kata Wiranto.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Gembala dan 19 Kerbau Tewas Disambar Petir

Sebelum disambar petir, korban melakukan pengasapan agar kerbau tak digigit nyamuk.

NASIONAL | 20 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS