Pemuda Muhammadiyah Dorong Pendekatan Persuasif Atasi Kerusuhan Papua
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Pemuda Muhammadiyah Dorong Pendekatan Persuasif Atasi Kerusuhan Papua

Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:38 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pemuda Muhammadiyah mendukung aparat keamanan untuk bersikap tegas dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di Papua. Namun Pemuda Muhammadiyah mendorong agar aparat keamanan berlaku persuasif dengan tetap mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

“Kami sangat menyesalkan munculnya tindakan rasisme, intoleransi, dan perlakuan diskriminasi yang diduga terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang,” kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto alias Cak Nanto di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Ia menjelaskan masyarakat Papua dan Papua Barat adalah bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia. Sikap, ucapan, tindakan, dan pemikiran apa pun yang meminggirkan dan melecehkan setiap entitas bangsa, termasuk Papua dan Papua Barat adalah tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan tekad Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyadari dan saling menghargai satu sama lain sekaligus menguatkan Bhinneka Tunggal Ika. Bagi Pemuda Muhammadiyah, NKRI dan simbol-simbol negara seperti bendera merah putih dan Garuda Pancasila, wajib untuk dihormati karena itu penguat kita warga bangsa Indonesia,” tutur Cak Nanto.

Dia memerintahkan seluruh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) di berbagai daerah untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak keamanan dan tokoh Papua setempat untuk menjaga Asrama Papua di manapun berada guna menciptakan suasana yang damai. Kokam diminta terlibat aktif bersama organ atau elemen lain dalam rangka menjaga ketenteraman dan kerukunan masyarakat setempat.

“Pemuda Muhammadiyah bersama Papua karena Papua adalah Kita dan Indonesia adalah Papua. Bersama-sama Pemuda Muhammadiyah mengajak semua pihak untuk menguatkan anyaman kebangsaan. Pemuda Muhammadiyah mengajak semua pihak untuk selalu waspada terhadap potensi adanya upaya memecah belah persatuan Indonesia, dan hukum harus ditegakkan,” tutup Cak Nanto.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pancasila Simbol Kemajemukan Bangsa

Bung Karno sebagai penggagas Pancasila sudah memikirkan jauh mengenai bangsa ini. Bangsa yang beraneka ragam suku, agama dan ras disatukan dalam wadah Pancasila

NASIONAL | 21 Agustus 2019

PAD Jateng 2019 Lampaui Target Capai Rp 289 Miliar

Meningkatnya PAD Jateng tahun ini, menurut Ganjar, tidak terlepas dari kinerja BUMD yang semakin baik.

NASIONAL | 21 Agustus 2019

Organisasi Kepemudaan Nasional Desak Negara Hilangkan Stigma Rasial dan Diskriminatif

Organisasi kepemudaan menilai Negara mempunyai tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap warga negara diperlakukan sama sebagai saudara sebangsa dan se-Tanah Air.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Industri Otomotif dalam Semangat Menuju Indonesia Unggul

Menuju Indonesia Unggul menjadi tema yang diplih pemerintah dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 pada 2019

NASIONAL | 21 Agustus 2019

Calon Menkominfo Diharapkan Paham Peran ICT

Sosok calon menteri komunikasi dan informatika (menkominfo) harus dapat memahami teknologi. Calon juga sepatutnya memiliki visi dalam mengembangkan ICT

NASIONAL | 21 Agustus 2019

Belajar Pemberantasan Narkoba dari Negara-negara Lain

Belanda memberlakukan dekriminalisasi penggunaan ganja untuk mencegah penggunanya mengakses narkoba jenis lain yang berbahaya.

NASIONAL | 21 Agustus 2019

SYL: Perlu Agenda Khusus Tangani Persoalan di Tanah Papua

perlu agenda khusus dalam menangani masalah di Papua dan Papua Barat.

NASIONAL | 20 Agustus 2019

Komisi Kejaksaan Minta Kejagung Lakukan Evaluasi

Barita mengingatkan, sebagus apapun kinerja kejaksaan, ketika ada satu peristiwa yang terjadi, apalagi terkena OTT, maka kinerja itu tidak akan dilihat.

NASIONAL | 21 Agustus 2019

Polri Bersyukur Rusuh di Papua Tak Menelan Korban Jiwa

Mabes Polri bersyukur rusuh di Manokwari dan Sorong, Papua Barat tak sampai menelan korban jiwa.

NASIONAL | 21 Agustus 2019

OTT Jaksa di Yogya, Sultan: Pengawas Justru Korup, Ini Dagelan

Sri Sultan HB X menyebut penangkapan oknum jaksa Kejari Yogyakarta oleh KPK sebagai "dagelan".

NASIONAL | 21 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS