Capim KPK Ini Janji Optimalkan Penerapan UU Pencucian Uang
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Capim KPK Ini Janji Optimalkan Penerapan UU Pencucian Uang

Rabu, 28 Agustus 2019 | 18:48 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - ‎Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Nawawi Pomolango berjanji bakal menggenjot penerapan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jika terpilih sebagai Komisioner KPK Jilid V.

Nawawi yang berprofesi sebagai Hakim Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali ini menyebut koruptor lebih takut miskin ketimbang mati. Pernyataan ini disampaikan Nawawi saat menjalani wawancara dan uji publik seleksi Capim KPK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (28/8).

"Saya komitmen. Orang lebih takut miskin daripada mati," kata Nawawi.

Nawawi mengakui, KPK saat ini masih minim menerapkan TPPU terhadap tersangka korupsi. Kalaupun terdapat tersangka yang dijerat dengan UU TPPU, perkaranya terpisah dengan perkara tindak korupsi yang menjadi predicate crime atau kejahatan asalnya.

Menurut Nawawi, penerapan UU TPPU seharusnya dapat dilakukan bersamaan dengan penerapan UU Tipikor. Hal ini, menurutnya tidak sulit sepanjang KPK berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Apalagi, KPK memiliki Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

"Apa sulitnya menerapkan TPPU ini. Dalam konteks setiap pejabat publik terjerat korupsi, kita cukup (terapkan TPPU), kalau terpilih saya lakukan pertama ke PPATK," katanya.

Selain akan memaksimalkan penerapan UU TPPU, Nawawi juga berjanji bakal memperketat mekanisme penanganan perkara di KPK. Menurutnya, lima kali kalah di praperadilan melawan tersangka korupsi seharusnya menjadi tamparan bagi KPK.

Nawawi menyatakan, kekalahan KPK di praperadilan menunjukkan kurang hati-hatinya KPK dalam menetapkan seseorang sebagai tersangka.

"Sampai saat ini, ada kurang lebih lima praperadilan (dari tersangka) KPK yang dikabulkan. Ini sebetulnya tamparan keras diluar keputusan MA soal SAT (Syafruddin Temenggung). Tamparan keras bagi KPK, Mereka tidak hati-hati dalam menetapkan tersangka. Karena ada batasan tidak boleh SP3. Kalau tidak boleh SP3 jangan teledor di penetapan tersangka," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gubernur Jabar Beri Masukan soal Pemindahan Ibu Kota

Ridwan berharap ibu kota nantinya tidak terlalu luas.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Ketua DPR: Kajian Pemindahan Ibu Kota Belum Masuk Pembahasan

Secara prinsip, DPR mendukung rencana pemindahan ibu kota sepanjang untuk kepentingan masyarakat.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Capim Ini Nilai OTT untuk Tutupi Kelemahan KPK

OTT dilakukan KPK lantaran tak bisa mengungkap kasus-kasus yang merugikan keuangan negara.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Anggota TNI Tewas Dipanah di Deiyai

Konflik ini terjadi saat Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto bersafari di Papua.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Kasus Suap Aspidum Kejati DKI, Pengusaha dan Advokat Segera Diadili

Berkas penyidikan dengan tersangka Sendy Perico dan Alvin Suherman telah dinyatakan lengkap atau P21

NASIONAL | 27 Agustus 2019

Polda Jatim Bidik Tersangka Rasisme di Asrama Papua

Dari 21 saksi itu, yang ditunggu tersangka yang wajahnya sesuai video yang viral itu.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Jika Jadi Komisioner KPK, Antam Janji Tindak Anggota Polisi Korup

Kita tegakkan hukum tanpa menimbulkan kegaduhan.

NASIONAL | 27 Agustus 2019

Polisi Selidiki Jejak Digital 4 Tersangka Pembunuhan dan Pembakaran

AK dan suaminya sepakat menjual rumah. Namun pembagian hasil penjualan ini membuat pelaku tidak puas.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Penyerang Polsek di Pati Diduga Sakit Jiwa

Polisi membawa pelaku ke Semarang dalam rangka pemeriksaan kejiwaan.

NASIONAL | 28 Agustus 2019

Muhammadiyah: Masih Banyak yang Harus Diperbaiki dalam RUU Pesantren

Dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan disintegrasi serta diskriminatif dalam pelaksanaannya karena ada pendidikan keagamaan yang disubordinatkan.

NASIONAL | 28 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS