Demo Rusuh, 265 Massa dan 39 Polisi Dirawat
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Demo Rusuh, 265 Massa dan 39 Polisi Dirawat

Kamis, 26 September 2019 | 08:27 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu — Rangkaian demo mahasiswa di gedung DPR yang berubah rusuh memakan korban. Demo yang disinyalir pada akhirnya bertujuan menggagalkan pelantikan presiden itu memakan korban di kedua belah pihak.

Berdasar data yang dilansir Mabes Polri untuk korban massa pendemo yang jatuh dalam aksi 24 September ada 265 orang. Dari jumlah itu 11 orang dirawat inap.

“Dari pihak Polri ada 39 orang jadi korban, 15 di antaranya dirawat inap,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo Kamis (26/9/2019). Polisi masih merekap jumlah data korban yang jatuh pada aksi serupa Rabu (25/9/2019) kemarin.

Untuk data korban mahasiswa yang dirawat inap itu di antaranya adalah Amir Faisal, Nazamudin, Fatur, dan Asep. Mereka mengalami patah tulang, luka robek, hingga gegar otak.

Seperti diberitakan aksi memanas sejak tanggal 23 September 2019. Isunya tolak revisi UU KPK. Sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta saat itu turun di jalan.

Polisi menduga serangkaian aksi ini hendak menciptakan opini pemerintah gagal dan menimbulkan ketidakpercayaan pada pemerintah baru.

Sejak awal polisi telah mencium aksi ini akan ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu yang memang menghendaki demo itu tidak berakhir damai tapi berakhir rusuh.

Salah satu yang disebut polisi punya niat jahat itu adalah kelompok Anarko yang beraksi di Bandung. Untuk di Jakarta aksi ini disebut polisi dibakar oleh kelompok keras. Tidak dijelaskan siapa kelompok keras ini.

Meski begitu polisi tak ingin terpancing. Untuk anggota di lapangan dalam pengamanan demo tidak dibekali peluru tajam. Jadi kalau ada mahasiswa yang terluka ataupun bahkan meninggal dunia karena peluru tajam itu bisa dipastikan bagian dari desain rusuh.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Ambon

Gempa ini membuat warga kota panik dan ribuan orang dari dalam kota mengungsi ke tempat-tempat tinggi meskipun BMKG melaporkan gempa ini tak berpotensi tsunami.

NASIONAL | 26 September 2019

Ketua Ansor Jateng Hadiahi Paus Fransiscus Batik Truntum

Pemilihan batik motif truntum untuk Paus, kata Sholahuddin Aly, memiliki pesan tentang keindahan serta keabadian cinta kasih sesama umat manusia.

NASIONAL | 26 September 2019

Yayasan Desa Hijau Gelar Kegiatan Belanja Ceria bersama Anak Yatim

Yayasan Desa Hijau ingin mengajarkan anak-anak untuk membeli kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan pribadi, sekaligus mengontrol keuangan.

NASIONAL | 16 September 2019

FKPPI Ajak Masyarakat Tempatkan Pancasila Atasi Segala Ancaman

FKPPI berharap azas Bhineka Tunggal Ika sebagai konsesus moral bangsa Indonesia sebagai pemersatu seluruh anak bangsa ini.

NASIONAL | 25 September 2019

Heboh, Ular Piton Menyeberang Jalan di Medan

Kemunculan ular piton yang memiliki panjang sekitar 3 meter di Jalan Sisingamangaraja menjadi tontonan masyarakat.

NASIONAL | 25 September 2019

Yayasan Indonesia Hebat Siap Akusisi Sekolah Kurang Sehat

Yayasan Indonesia Hebat bergerak di bidang sosial dan pendidikan.

NASIONAL | 25 September 2019

Perubahan Paradigma Pendidikan Atasi Kelemahan Zonasi

Zonasi seharusnya diwujudkan dengan membangun ekosistem sekolah yang memanusiakan, menyenangkan, aman, dan menghargai potensi serta keunikan siswa secara meluas.

NASIONAL | 25 September 2019

3 Strategi Pembiayaan Pemerintah Memperluas Akses Rumah Layak Huni dan Terjangkau

Pemerintah terus memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak huni dan terjangkau.

NASIONAL | 30 September 2019

Pelajar Pulang, Aksi Demo di DPR Diambil Alih Warga

Massa berkumpul dan menutup ruas jalan tol dari dua arah di depan gedung MPR/DPR.

NASIONAL | 25 September 2019

Prof Romli: Sudah Serahkan Mandat, Pimpinan KPK Agus cs Harus Mundur

Penyerahan mandat pimpinan KPK kepada Presiden Jokowi adalah langkah teledor dan emosional dalam menjalankan tugas negara.

NASIONAL | 25 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS