Polisi: Abu Rara Sudah Masuk Radar Densus Sebelum Penusukan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Polisi: Abu Rara Sudah Masuk Radar Densus Sebelum Penusukan

Jumat, 11 Oktober 2019 | 14:34 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mengatakan jika Syahril Alamsyah alias Abu Rara yang menusuk Menko Polhukam Jenderal (pur) Wirnato saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten Kamis (10/10) sudah ada di radar Densus dan dicari.

“Sejak kelompok Abu Zee tertangkap nama Abu Rara ini sudah muncul. Tapi namanya pelaku teror kan terpisah dengn sel yang aktif yang akan merencanakan aksi teror secara terstruktur dengan menyiapkan bom,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jumat (11/10/2019).

Apalagi, masih kata Dedi, Abu Rara ini terpisah dengan Abu Zee dan mengontrak rumah di Menes, Pandeglang untuk menghindari pantauan aparat. Dia memang juga siap melakukan amaliah dengan memanfaatkan momentum yang ada.

Untuk diketahui Abu Zee ditangkap di rumahnya kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, September lalu. Polisi saat itu mengatakan Abu Zee sempat mengajarkan ilmu bela diri dan menikahkan anggota JAD.

Saat itu Abu Zee diketahui menikahkan empat pasangan anggota JAD. Mereka adalah Asep Roni dengan Sutiyah, Abu Rara dengan Fitria, Devi Rusli Warni dengan Putri, dan Parjo dengan Ummu Farida.

Namun meski mencari Abu Rara, polisi tetap membantah telah kecolongan karena penyerangan di pintu gerbang alun-alun Menes itu terjadi saat pelaku berpura-pura hendak berjabat tangan.

Wiranto diserang karena, seperti polisi, dia juga dianggap tagut alias semacam setan yang perlu diperangi. Namun usai kejadian ini polisi berjanji akan lebih memperketat pengamanan dan SOP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wakil Ketua KPK Sebut Arteria Dahlan Pembohong

Bahkan, Syarif menunjukkan pemberitaan di sejumlah media yang memperkuat kehadiran Arteria dalam peluncuran laporan tahunan KPK.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Pengamat: Penyerangan Terhadap Wiranto Akibat Doktrin Tagut

"Wiranto dianggap sebagai representasi tagut," papar Ridwan Habib.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Masyarakat Cinta Masjid Indonesia Serukan Lawan Radikalisme

Ketua MCMI Wishnu Dewanto berharap insiden yang dialami Wiranto menjadi yang terakhir dialami pejabat negara.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Jokowi: Kondisi Kesehatan Pak Wiranto Semakin Baik

“Artinya, kondisinya sudah semakin baik, kita berdoa bersama agar beliau segera diberikan pemulihan, kesembuhan secepat cepatnya,” kata Presiden Jokowi.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Jadi Bandar Narkoba, Sipir Lapas dan Istrinya Ditangkap BNN

Berdasarkan pengakuan tersangka Dustur, narkotika itu dibawa langsung dari Malaysia melalui jalur laut menggunakan "speed boat".

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Kongres Sampah Melibatkan Pakar, Pengusaha hingga Pemulung

keterlibatan pejabat tertinggi hingga paling bawah sangat diperlukan dalam kongres tersebut untuk menemukan formula yang tepat penanganan sampah.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Wiranto Masih Lemas

Dua luka di perut cukup dalam dan mencederai usus.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Jokowi Centre Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Teror

Jokowi Center meminta aparat tidak ragu dalam menindak tegas pelaku teror. Bahkan, para elite yang membantu pendanaan juga harus diusut tuntas.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Pedagang di Palu Sambut Positif Larangan Minyak Goreng Curah

Selisih harga minyak goreng kemasan dan minyak goreng curah tidak begitu jauh. Bahkan, selisih harga tersebut tidak akan berdampak pada kenaikan harga gorengan.

NASIONAL | 11 Oktober 2019

Tak Diizinkan, Muslim United Tetap Digelar di Masjid Keraton

Keraton Yogyakarta ingin menjaga kondusivitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

NASIONAL | 11 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS