Dedi Mulyadi Minta Ahok Selesaikan Limbah Minyak Pertamina di Pantai Karawang
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Dedi Mulyadi Minta Ahok Selesaikan Limbah Minyak Pertamina di Pantai Karawang

Rabu, 27 November 2019 | 15:02 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi minta Pertamina segera menyelesaikan permasalahan pencemaran akibat kebocoran minyak di Pantai Cemara, Desa Cemarajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/11/2019).

Bahkan, Dedi menyatakan bakal secara khusus meminta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang baru saja diangkat sebagai Komisaris Utama Pertamina untuk segera menyelesaikan persoalan ini, terutama menyangkut kompensasi terhadap nelayan yang terdampak.

"Saya minta nanti Pak Ahok untuk mendorong pihak direksi untuk segera menyelasaikan permasalahan ini, terutama masalah kompensasi bagi nelayan," kata Dedi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Permintaan Dedi kepada Ahok maupun jajaran Pertamina lainnya tersebut bukan tanpa alasan. Politikus Partai Golkar menerima banyak keluhan dari para nelayan saat berkunjung ke Pantai Cemara.

Dikatakan, akibat tercemarnya pantai tersebut, tangkapan ikan para nelayan yang merupakan penghasilan utama mereka menurun hampir mencapai 50 persen.

"Pendapatan nelayan pascatercemar berkuranh hampir 50 persen, apalagi janji Pertamina terkait masalah kompensasi masih belum selesai," kata Dedi.

Seorang perwakilan nelayan di Pantai Cemara, Warsan (40) menuturkan, masalah kompensasi kepada nelayan akibat tercemarnya pantai tersebut sampai hari ini belum ada kejelasan. Dikatakan dari 1064 kepala keluarga yang terdampak, hanya 600 kepala keluarga yang terdata.

"Baru diterima1,8 juta per KK, sampai bulan ini kompensasi selanjutnya belum kami terima lagi," katanya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyidik Mabes Polri Dalami Kasus Staf Wapres

Kasus itu dilaporkan Mahmoud Tatari yang merasa diperas dan diminta pungutan liar saat hendak mengurus perpanjangan akreditasi sertifikasi halal.

NASIONAL | 27 November 2019

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satgas Pangan Peringatkan Pedagang Nakal

Mabes Polri tak hanya siap menggelar operasi pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 dalam konteks Kamtibmas, namun juga soal stabilitas harga bahan pokok.

NASIONAL | 27 November 2019

Sekar JICT Sesalkan Proses Hukum Karyawan Dipolitisasi

"Sekar JICT mendukung penuh penegakan hukum di lingkungan JICT untuk mewujudkan situasi kerja yang kondusif, demi kepentingan karyawan dan perusahaan.”

NASIONAL | 27 November 2019

PLN Sentralisasi Sistem Monitoring

Dalam ruangan P2IS itu terdapat layar besar yang terbagi dari beberapa item. Ada yang khusus memonitor daya pembangkit, transmisi, maupun kondisi pemadaman.

NASIONAL | 27 November 2019

Erick Thohir Dinilai Serius Benahi Karut Marut BUMN

Erick Thohir ini kayak Bu Susi Pudjiastuti. Kalau Bu Susi menenggelamkan kapal, sedangkan misinya Erick Thohir “menenggelamkan” koruptor di BUMN.

NASIONAL | 27 November 2019

PT WHW Terapkan Program Alih Teknologi

Sebanyak 82 persen dari total karyawan berjumlah 2.940 orang adalah tenaga kerja asal Kalimantan Barat.

NASIONAL | 27 November 2019

Tanaman Lidah Mertua Mampu Netralkan Udara Kotor

Siswa SPK di Bandung melakukan terobosan dengan tanaman Lidah Mertua.

NASIONAL | 27 November 2019

Kasus Proyek Fiktif, Eks Kadiv Waskita Karya Diperiksa

Ridwan Darma bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang digarap PT Waskita Karya.

NASIONAL | 27 November 2019

Annas Maamun Dapat Grasi, KPK Sampaikan Peringatan

Korupsi yang terjadi ini di lintas sektor, bukan saja korupsi proyek tetapi juga kehutanan.

NASIONAL | 27 November 2019

Kemag dan Kemlu Dapatkan Penghargaan dari Ombudsman

Kemag dan Kemlu berhasil mendapatkan penghargaan Ombudsman Award 2019 untuk kategori kementerian.

NASIONAL | 27 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS