KPK Kecewa Dirut Garuda Kembali Terlibat Skandal
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

KPK Kecewa Dirut Garuda Kembali Terlibat Skandal

Jumat, 6 Desember 2019 | 20:51 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan kekecewaannya atas kasus dugaan penyelundupan motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat Garuda A330-900 yang melibatkan mantan Dirut PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara.

Kekecewaan ini lantaran KPK baru saja menuntaskan penyidikan kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat yang menjerat mantan Dirut PT Garuda, Emirsyah Satar dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd Soetikno Soedarjo. KPK baru saja melimpahkan penyidikan kasus Emirsyah Satar ke tahap penuntutan atau tahap 2 dan dalam waktu dekat akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Kalau sekarang kasusnya saja baru mau disampaikan ke pengadilan sudah ada lagi kejadian yang sama di Garuda, ya kecewalah. Masyarakat kecewa dan KPK juga kecewa seperti itu," kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Syarif menyatakan, manajemen Garuda seharusnya menjadikan kasus yang menjerat Emirsyah sebagai momentum untuk memperbaiki diri. Namun, hal tersebut nampaknya tidak terjadi hingga terjadi kasus dugaan penyelundupan yang membuat Ari Ashkara dicopot dari jabatannya sebagai Dirut Garuda.

"Garuda itu kan pernah tergelincir dengan kasus yang sangat besar. Oleh karena itu saya pikir kasus Pak Emirsyah Satar itu kita jadikan momentum untuk memperbaiki manajemen Garuda," kata Syarif.

Hal senada dikatakan Jubir KPK, Febri Diansyah. Dikatakan, setelah kasus suap Emirsyah, manajemen Garuda seharusnya memperbaiki tata kelola untuk mencegah hal serupa.

"Mestinya tidak terjadi lagi ya kalau pengendalian internal di Garuda Indonesia berjalan setelah penanganan perkara ini. Kami juga pada proses investigasi awal kan cukup dibantu manajemen Garuda pada saat itu, mestinya (kasus Emirsyah) ini jadi pembelajaran agar tidak ada lagi yang namanya fee apalagi rekayasa seolah-olah itu masuk pada rekening lain dan terjadi lagi baik di Garuda Indonesia atau BUMN lain," tegasnya.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pengamat: Penyelundupan di Pesawat Sudah Lazim

Menurut Ziva, pelaku industri dan regulator harus sama-sama membenahi diri, kuncinya disiplin dan tegas.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Pebisnis Diminta Lakukan Perubahan Sosial dan Lingkungan

Dalam survei, 81% responden menyatakan dengan tegas bahwa perusahaan harus turut serta dalam usaha menjawab masalah-masalah sosial dan lingkungan.

NASIONAL | 6 Desember 2019

KPK Bakal Beberkan Pejabat Garuda yang Kecipratan Aliran Suap di Persidangan

KPK telah merampungkan penyidikan kasus ini dan melimpahkannya ke tahap penuntutan atau tahap 2.

NASIONAL | 6 Desember 2019

KPK Diminta Umumkan Penyidik yang Tanggalkan Tugas

"Penyelidik dan penyidik KPK harus tunduk pada ketentuan pasal 21 Ayat 1 huruf c dan pasal 24 ayat (2) UU tersebut," tegas Petrus.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Istri Menteri Kabinet Indonesia Maju Gelar Jalan Sehat

Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan mengibarkan bendera start pada pukul 07.00.

NASIONAL | 6 Desember 2019

BPK Pererat Kerja Sama dengan GAB Arab Saudi

BPK pererat kerja sama dengan GAB Arab Saudi dengan penandatanganan MOU.

NASIONAL | 6 Desember 2019

KPK Tunggu Pengusutan Bea Cukai Terkait Skandal Garuda

KPK tak ragu turun tangan jika ditemukan dugaan tindak pidana korupsi.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Menko Polhukam Klaim Penanganan Karhutla Lebih Baik

Mahfud membandingkan Indonesia dengan negara-negara lain yang juga memiliki masalah karhutla.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Skandal Dirut Garuda, Polri Ikut Asistensi

Meski demikian, yang dikedepankan tetap PPNS Bea Cukai.

NASIONAL | 6 Desember 2019

Menkominfo Sebut Helmy Yahya Masih Jabat Dirut TVRI

Proses pemberhentian Helmy Yahya belum final, masih terdapat sejumlah tahapan sampai ada keputusan final dari dewan pengawas.

NASIONAL | 6 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS