Presiden Jokowi: Sekecil Apa pun Tetap Korupsi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Presiden Jokowi: Sekecil Apa pun Tetap Korupsi

Senin, 9 Desember 2019 | 10:02 WIB
Oleh : Carlos KY Paath, Novy Lumanauw / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) akan menghancurkan negara. Korupsi juga tidak dapat ditoleransi, meski nominalnya kecil.

“Namanya korupsi, tidak boleh sekecil apapun tetap korupsi. Kecil (atau) gede (besar) tetap korupsi. Enggak boleh nepotisme. Mau masuk perguruan tinggi mentang-mentang bapaknya pejabat enggak pakai penerimaan itu tidak boleh. Korupsi, kolusi, nepotisme itu tidak boleh,” kata Presiden.

Hal itu disampaikan Presiden saat menghadiri pentas #PrestasiTanpaKorupsi di SMK Negeri 57 Jakarta, Senin (9/12) pagi. “Anak-anak harus tahu sejak dini (dampak korupsi), karena korupsi yang (ternyata) banyak menghancurkan kehidupan kita, kehidupan negara kita,” ucap Presiden.

Dalam acara tersebut, ditampilkan pentas drama yang diperankan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. Misalnya seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama.

Pementasan juga dimeriahkan Bedu dan Soji. Erick membawa peran sebagai tukang bakso, sedangkan Nadiem dan Whisnutama menjadi siswa sekolah menengah. “Mas Nadiem Makarim, saya tadi ketemu di depan saya pikir (siswa) kelas 3, 'ternyata' kelas 1,” kelakar Presiden.

Menurut Presiden, banyak pesan dipetik dari drama yang ditampilkan. Contohnya, uang kas yang sejatinya digunakan untuk suatu pentas seni (pensi), dipakai membeli bakso. Presiden menyatakan, uang itu padahal sudah dikumpulkan siswa secara gotong royong.

“Korupsi dimulai dari hal kecil seperti ini. Tapi kalau kita sadar tidak boleh sekecil apapun, untuk beli bakso untuk beli permen pun tidak boleh kalau itu bukan hak kita. Uang kas, uang pensi (digunakan) untuk kepentingan pribadi, kelompok, tidak boleh,” ungkap Presiden.

Dari drama tadi, Presiden menuturkan, korupsi bukan hanya terkait uang. “Korupsi waktu pun tidak boleh, karena memang korupsi dimulai dari hal kecil-kecil. Kalau hal kecil-kecil tidak diperhatikan nanti akan ke yang besar-besar,” imbuh Presiden.

Presiden pun menyebut, “Menggunakan waktu belajar untuk hal-hal yang tidak-tidak, juga tidak boleh, karena dari situ bibit-bibit korupsi muncul. Kita harus membiasakan sejak kecil untuk berpikir dan bersikap kritis kalau ada hal tidak baik, bicara itu tidak baik.”

Presiden mengatakan, seluruh masyarakat sepatutnya membiasakan hidup disiplin dan tepat waktu. Memiliki rasa percaya diri dan selalu bersikap optimistis, termasuk senantiasa berpikir produktif serta kolaboratif.

“Sekali lagi, pembiasaan-pembiasaan yang berkaitan dengan nilai-nilai integritas, berkaitan dengan nilai-nilai kejujuran sejak dini harus kita mulai. Nanti akan menjadi sebuah budaya baik, budaya kerja maupun budaya sehari-hari kita,” demikian Presiden.

Hadir juga dalam acara tersebut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, guru-guru dan pelajar SMK Negeri 57 Jakarta.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Didampingi Menkumham, Jokowi Hadiri Pentas #PrestasiTanpaKorupsi

Pemerintah mendorong mendorong penegakan hukum, pencegahan dan pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Ajang PRURide di Yogyakarta Kembalikan Citra "Kota Sepeda"

847 peserta profesional dan hampir 3.000 peserta mengikuti ajang Funride tersebut.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Jokowi Peringati Hari Antikorupsi Sedunia di SMK 57 Bukan di KPK

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan undangan kepada Jokowi untuk menghadiri peringatan Hari Antikorupsi Sedunia telah disampaikan.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Hujan dan Angin Kencang Landa Wilayah DIY

Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana menjelaskan secara umum, dampak hujan dan angin kencang di wilayah Kota Yogya, hanya pohon tumbang.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Pemekaran Papua Selatan Mendesak untuk Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat

Papua Selatan diusulkan untuk dimekarkan menjadi provinsi baru yang diberi nama Provinsi Papua Selatan sudah dilakukan tahun 2001.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Pimpinan KPK Tegaskan Pedang Pemberantasan Korupsi di Tangan Presiden

"Kalau mau berubah, 2045 dengan Indeks Persepsi Korupsi 50 atau 60, kita harus mulai dari sekarang," kata Saut Situmorang.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Pensiunan ASN, Petahana, Dosen, Purnawirawan, dan Advokat Ramaikan Bursa Pendaftaran

Henry Indraguna, advokat dari Jakarta mengaku sudah mendaftar ke DPP.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Ini Pesan Saut Situmorang untuk Pimpinan Baru KPK

Kemampuan KPK saat ini hanya mampu menangani sekitar 200 perkara setiap tahun, sementara laporan yang masuk mencapai ribuan.

NASIONAL | 9 Desember 2019

Semua Ormas Wajib Taat UUD 1945 dan Pancasila

Pemerintah harus tetap hati-hati saat membuat keputusan memberi izin atau menolak permohonan dari ormas tertentu.

NASIONAL | 8 Desember 2019

Ika Undip Bangun Sinergitas Alumni Lewat Rakernas

Kontribusi dari para alumni adalah sebuah keniscayaan untuk membuat Undip menjadi lebih dikenal, lebih besar, dan mendunia.

NASIONAL | 8 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS