Megawati: Pancasila Adalah Falsafah Kemanusiaan
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Megawati: Pancasila Adalah Falsafah Kemanusiaan

Rabu, 8 Januari 2020 | 16:41 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Tokyo, Beritasatu.com - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri menyatakan Pancasila adalah falsafah kemanusiaan. Dan nilai-nilai di dalamnya bisa dilaksanakan secara universal, dalam artian bisa digunakan secara internasional menghadirkan nilai kemanusiaan dalam wujud perdamaian dunia.

Menurut Megawati, kemanusiaan adalah nilai yang tidak pernah usang. Meski terkadang dipinggirkan dan dilupakan dalam kehidupan, namun kemanusiaan akan selalu ada.

"Kemanusiaan sejatinya selalu melekat pada diri setiap manusia. Manusia yang benar-benar manusia adalah manusia yang berperikemanusiaan," kata Megawati dalam orasi ilmiahnya di Universitas Soka Jepang, di Tokyo.

Kampus itu memberi gelar doktor kehormatan atau doctor honoris causa (DR HC) bidang kemanusiaan kepada Megawati, Rabu (8/1/2020).

Lebih lanjut, Megawati mengatakan kemanusiaan itulah yang menjadi syarat mutlak perdamaian dunia. Dan gagasan ini sejalan dengan pidato Bapak Bangsa Indonesia di Sidang Umum PBB 30 September 1960 yang berjudul To Build The World a New.

Saat itu, Bung Karno menyampaikan tugas sejarah membangun dunia kembali. Dan dunia yang dibangun manusia adalah dunia yang bebas dari penindasan, bebas dari kemiskinan, bebas dari rasa takut, bebas secara konstruktif untuk menggerakkan aktivitas sosial, dan bebas mengeluarkan pendapat.

Dalam konteks itu juga Indonesia merumuskan Pancasila sebagai falsafah kemanusiaan, yang menjadi ideologi serta jalan hidup.

Substansi Pancasila yang pertama adalah Ketuhanan yang Maha Esa, meliputi manusia yang memeluk berbagai agama dan keyakinan, yang berke-Tuhanan dengan cara beradab, saling menghormati antara pemeluk agama dan kepercayaan manapun.

Kedua, nasionalisme, yaitu semangat patriotisme untuk mempertahankan kelangsungan hidup semua bangsa.

"Nasionalisme dalam Pancasila adalah perikemanusiaan. Seorang nasionalis cinta kepada bangsanya dan semua bangsa, karena percaya setiap bangsa penting bagi dunia," kata Megawati.

Prinsip ketiga adalah internasionalisme. Nasionalisme tidak bisa dipisahkan dari internasionalisme. Sebab nasionalisme tidak akan tumbuh dan berkembang tanpa internasionalisme. Maka, internasionalisme sejati adalah wujud dari nasionalisme sejati, yang menghargai dan menjaga hak-hak semua bangsa, baik besar maupun kecil.

Prinsip keempat adalah Demokrasi Pancasila yang mengandung tiga unsur pokok, yaitu. Yaitu perwakilan, musyawarah, dan mufakat. Musyawarah untuk mufakat adalah merupakan suatu upaya yang teguh untuk mencari kesepakatan yang lebih kuat dan lebih baik daripada suatu resolusi yang dipaksakan, yang mengatasnamakan “suara mayoritas”.

Empat prinsip Pancasila di atas mengerucut pada prinsip kelima, yang merupakan tujuan akhir. Yaitu keadilan sosial yang berwajah dan bernilai kemanusiaan.

"Kemanusiaan yang berwujud dalam adil dan makmur, bebas dari penindasan dalam bentuk apapun, bagi siapapun, di belahan bumi mana pun," tegasnya.

Dan substansi Pancasila inilah yang bagi Megawati merupakan jawaban bagi dunia untuk mewujudkan kemanusiaan sebenarnya.

"Bung Karno menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya mengandung makna nasional bagi bangsa Indonesia, sesungguhnya Pancasila juga mempunyai arti universal dan dapat digunakan secara internasional," kata Megawati.

Megawati pun menyerukan agar seluruh umat manusia selalu mengenggam kemanusiaan dalam hati dan jiwanya. Karena hanya dengan kemanusiaan semuanya dapat menjadi manusia yang bermakna dalam hidup dan bagi kehidupan.

"Peluk erat kemanusiaan dalam pikiran, karena manusia yang berpikir dalam kemanusiaan akan hidup dalam kegembiraan dan menjadi manusia yang merdeka," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Tegaskan Hak Berdaulat Indonesia di ZEE

Presiden tegaskan tidak ada pelanggaran wilayah laut, yang terjadi adalah kapal asing masuk ZEE Indonesia.

NASIONAL | 8 Januari 2020

F-16 Dikerahkan ke Natuna, Menko Polhukam Tegaskan Penguatan

Mahfud MD menyebutkan pengerahan empat unit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon ke perairan Natuna, Kepulauan Riau, sebagai bentuk penguatan.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Dibekuk KPK, Bupati Sidoarjo Diterbangkan ke Jakarta

Ketua KPK, Firli Bahuri membenarkan pihaknya menangkap seorang kepala daerah dan pihak lain dalam OTT di Sidoarjo, Jawa Timur.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Eks Dirkeu Angkasa Pura II Didakwa Terima Suap

Mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Yastrialsyah Agussalam didakwa menerima suap dari Direktur Utama PT INTI, Darman Mappangara.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Didampingi Sejumlah Tokoh, Megawati Terima Gelar Kesembilan Doktor Kehormatan di Tokyo

Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDIP yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah juga hadir bersama politisi PDIP yang juga Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Presiden ke Natuna, Mahfud: Negara Hadir

Kedatangan Presiden Joko Widodo ke perairan Natuna, Kepulauan Riau, menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir dalam menyelesaikan persoalan di wilayah tersebut

NASIONAL | 8 Januari 2020

3 DAS di Jabodetabek dalam Kondisi Sangat Kritis

DAS yang mengalami kondisi kritis bahkan sangat kritis adalah DAS Ciliwung, Cisadane, dan Bekasi.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Presiden Tegaskan Kepulauan Natuna Teritorial NKRI

Presiden menegaskan, wilayah Kepulauan Natuna merupakan teritorial Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tidak bisa diganggu gugat.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Pendaftar Membeludak, Panitia Perpanjang Waktu Registrasi LTMPT

Panitia LTMPT resmi memperpanjang waktu pendaftaran, baik untuk sekolah maupun siswa hingga Kamis (9/1/2020) pukul 17.00 WIB.

NASIONAL | 8 Januari 2020

Aspri Imam Nahrawi Segera Diadili atas Kasus Suap Dana Hibah KONI

Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum diduga menerima uang sejumlah Rp 14,7 miliar dalam rentang 2014-2018.

NASIONAL | 8 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS