Roy Suryo Lapor Polisi soal Penyebaran Berita Bohong
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Roy Suryo Lapor Polisi soal Penyebaran Berita Bohong

Sabtu, 25 Januari 2020 | 05:47 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pakar Telematika Roy Suryo, membuat laporan polisi terkait kasus dugaan menyebarkan berita bohong dan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik terkait dengan sejarah kelahiran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang diduga dikaburkan suatu akun anonim, di situs Wikipedia.

Aduan Roy, tercatat dengan nomor laporan polisi: LP/350/I/Yan.2.5./2020/SPKT/PMJ/24 Januari 2020, tentang tindak pidana ITE dan atau menyebarkan berita bohong dan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik, yang diatur dalam Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 dan atau Pasal 31 Juncto Pasal 48 dan atau Pasal 35 Juncto Pasal 51 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Tindak Pidana dan atau Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP.

Roy mengatakan, perkara ini bermula ketika dirinya diundang salah satu program stasiun televisi, di Hotel Borobudur, Selasa (21/1/2020) kemarin. Ketika itu, Roy dan Rangga Sasana selaku petinggi Sunda Empire berdiskusi tentang kelahiran PBB dan NATO.

"Yang bersangkutan (Rangga) mengatakan kalau PBB dan NATO itu dilahirkan, didirikan, di Bandung, di Gedung Isola. Kemudian, yang bersangkutan malah mengatakan secara langsung kalau saya salah, tidak mengerti sejarah," ujar Roy, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/1/2020).

Dikatakan Roy, Rangga juga mengatakan, kalau institusi Puro Pakualam yang diwakili Roy merupakan bentukan Belanda dan berasal dari Solo. "Ini fatal sekali karena Pakualaman itu berasal dari Yogyakarta dan tidak berpihak kepada Belanda," ungkapnya.

Sehari setelah acara diskusi, kata Roy, sejumlah netizen mulai menyerangnya dengan menyampaikan kalau dirinya tidak tahu sejarah, di media sosial.

"Saya mulai tidak nyaman karena beberapa sosial media, beberapa akun, email mulai mengkritik saya, mulai menyerang saya dengan mengatakan saya memang tidak tahu sejarah. Karena menurut mereka ternyata memang PBB berasal dari Bandung, juga didirikan di Bandung," jelasnya.

Roy pun bertanya ke beberapa nitizen belajar dari mana kalau PBB berasal dari Bandung. Mereka pun menjawab referensi dari Google atau di Wikipedia.

"Ternyata ini masalahnya, di Wikipedia, tanggal 22 Januari, itu diubah oleh akun anonim. Jadi sejarah tentang PBB itu diubah dengan kabar bohong, dengan berita bohong yang menyatakan kalau Perserikatan Bangsa-Bangsa itu didirikan di Bandung, di Gedung Isola. Ini sangat menyesatkan, dan ini kabar bohong," katanya.

Sejurus kemudian, Roy mencoba menelusuri siapa yang mengedit sejarah PBB di Wikipedia. "Merujuk satu nama yaitu, Sunda Empire. IP anonim itu merujuk ke Sunda Empire. Dia secara kasar, secara tidak ilmiah telah mengubah sejarah melalui Wikipedia," jelasnya.

Roy mengungkapkan, melaporkan Rangga terkait dugaan pencemaran nama baik karena telah menudingnya tidak mengerti sejarah. Sementara, siapa orang yang mengubah Wikipedia masih dalam penyelidikan polisi.

"Orang yang mengatakan saya (tidak mengerti sejarah) langsung di acara itu, Rangga Sasana, maka dia tetap saya laporkan pencemaran nama baik. Tetapi institusi yang ubah itu, siapa orang yang ubah itu biarkan polisi bekerja," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Pendekatan Sistemik Dibutuhkan untuk Kikis Intoleransi di Sekolah

Pascareformasi, penyebaran intoleransi di dunia pendidikan lebih masif.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Sambut Imlek, Surya Paloh Kunjungi Klenteng Terbesar di Makassar

Surya Paloh berharap tahun baru Imlek dapat membawa berkat bagi semua orang.

NASIONAL | 24 Januari 2020

10 Lubang Tambang Emas Ilegal Kembali Ditutup

Polda Banten kembali menutup 10 lubang tambang ilegal di Gunung Halimun Salak karena diduga masih ditambang oleh masyarakat.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Ansy Lema Minta Tindak Tegas Otak di Balik Impor Sampah Plastik

Komisi IV DPR meminta agar otak di balik impor sampah plastik ke Indonesia ditindak tegas dan sampah-sampah itu segera dipulangkan ke negara asalnya.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Kampus Merdeka, Konsep Pendidikan Tinggi Mendikbud Nadiem

Saat ini bobot SKS untuk kegiatan pembelajaran di luar kelas sangat kecil dan tidak mendorong mahasiswa untuk mencari pengalaman baru.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Sikap Kooperatif Hasto Diapresiasi

Jeirry menambahkan, Hasto dan PDIP jelas tidak ingin menghalangi proses hukum atas kasus Wahyu.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Gubernur Banten Akan Pertahankan Pegawai Honorer

Wahidin menegaskan dirinya selaku gubernur tidak akan tinggal diam dan akan membela kepentingan para pegawainya.

NASIONAL | 24 Januari 2020

RS Sulianti Saroso Rawat Pasien Suspect Korona

Rumah sakit tengah melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kondisi suspect.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Dirjen Imigrasi Bantah Instruksi Yasonna Soal Harun Masiku

Bantahan dikemukakan Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie menanggapi pernyataan koalisi antikorupsi yang menduga adanya instruksi dari Menkumham Yasonna Laoly.

NASIONAL | 24 Januari 2020

Antisipasi Penyebaran Virus Korona Butuh Sinergi Kelembagaan

Perlu ada langkah sinergis dari pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus Korona ke Indonesia.

NASIONAL | 24 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS