Ganjar: Waspadai Janji Investasi
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Ganjar: Waspadai Janji Investasi

Selasa, 11 Februari 2020 | 17:39 WIB
Oleh : Stefi Thenu / JAS

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai beragam bentuk investasi yang menjanjikan keuntungan besar dan tidak masuk akal, karena hanya akan merugikan dirinya sendiri.

Penawaran bisnis atas nama investasi ilegal atau bodong seolah tak pernah surut dengan modus-modus baru. Investasi bodong biasanya seorang investor tidak perlu bekerja keras, tidak melakukan apa-apa, tetapi mendapatkan penghasilan yang besar.

"Hari ini, jangan percaya kepada janji-janji keuntungan bisnis yang tidak masuk akal. Ilmu pengetahuan sudah berkembang, kita bisa mengecek lembaga keuangan mana yang kredibel. Jadilah lebih peka agar tidak menjadi pekok (bodoh)," pesan Ganjar usai Penyerahan Izin Prinsip PT BPR BKK Jateng (Perseroda) di PO Hotel, Selasa (11/2/2020).

Menurut Ganjar, masih ada investasi yang masuk di kalangan masyarakat dengan pola yang aneh dan tujuannya merangsang masyarakat untuk tertarik. Karenanya, jika literasi baik maka masyarakat akan lebih berhati-hati terhadap investasi dengan keuntungan tinggi.

"Dalam hal ini masyarakat harus memahami high risk high return. Cirinya bunga tinggi, kembali cepat, dan untung berlipat-lipat," ungkapnya.

Kasus terakhir adalah aplikasi investasi bodong bernama MeMiles yang berhasil dibongkar kepolisian pada 3 Januari 2020 lalu. Investasi bodong dengan menggunakan nama PT Kam and Kam itu berhasil meraup uang dari korban senilai Rp 750 miliar. Saat penangkapan, polisi mengamankan uang nasabah hingga Rp 122 miliar.

MeMiles merupakan platform digital advertising dengan memadukan 3 jenis bisnis yakni advertising, market place, dan traveling. MeMiles memberikan iming-iming yang di luar logika. Misalkan dengan top up Rp 300.000 bisa dapat bonus HP, top up Rp 3 juta dapat sepeda motor dan top up Rp 7 juta dapat Mobil Toyota Fortuner.

"Kalau curiga, bisa lapor ke OJK. Anda akan mendapatkan informasi lengkap. Bodong atau tidak," pesan Ganjar lagi.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

NU Tolak Tegas Kepulangan WNI Eks ISIS

Menurut Said Aqil, para WNI tersebut sudah menganggap ISIS sebagai negara, dan sengaja membuang kewarganegaraan Indonesia

NASIONAL | 11 Februari 2020

Golkar Konsisten Dukung Gibran Sebagai Calon Wali Kota Solo

Mengenai strategi pemenangan, Ahmad menegaskan partai koalisi akan membahasnya bersama-sama.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Pemulangan Eks ISIS, Wamenag: Status Hukumnya Harus Jelas

Menurut Zainut, masalah kepulangan WNI eks ISIS tersebut nanti akan dibahas melalui rapat terbatas.

NASIONAL | 11 Februari 2020

PDIP Ungkap Elektabilitas Menantu Jokowi

Partai Gerindra kemungkinan besar akan mengusung Bobby Afif Nasution.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Pemerintah Disarankan Jerat Simpatisan ISIS dengan UU Antiteror

Upaya penanganan terorisme perlu dilakukan secara komprehensif mulai dari pencegahan, penindakan hingga deradikalisasi," ucap Ardi Manto.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Imparsial: Secara Hukum, Eks ISIS Masih Berstatus WNI

Berdasarkan Resolusi 2249 DK PBB, ISIS ditetapkan sebagai organisasi teroris.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Pemerintah Diingatkan Tidak Cabut Kewarganegaraan Simpatisan ISIS

Imparsial menilai, pemerintah sebaiknya memang mengambil pilihan untuk memulangkan WNI simpatisan ISIS dan tidak mencabut kewarganegaraannya.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Pemerintah Diharapkan Bisa Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi 5%

Indonesia beruntung karena bisa mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi di angka lima persen. Kondisi ini sangat baik dibandingkan negara-negara lain.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Mahfud: Kepulangan WNI Eks ISIS Tunggu Keputusan Presiden

Mahfud mengakui, tidak mudah untuk memulangkan para WNI yang masuk dalam jaringan FTF.

NASIONAL | 11 Februari 2020

Peduli Iklim, UBL Gelar Kompetisi Vlog Nasional

Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu respon mahasiswa hubungan internasional terhadap komitmen bersama untuk menghadapi salah satu isu global yang genting

NASIONAL | 11 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS