Bendungan Gondang Akan Airi 4.066 Ha Sawah di Karanganyar dan Sragen
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Bendungan Gondang Akan Airi 4.066 Ha Sawah di Karanganyar dan Sragen

Jumat, 14 Februari 2020 | 05:59 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Terisinya Bendungan Gondang di Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah menambah daftar bendungan yang akan menyuplai air irigasi ke sawah. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono mengatakan, bendungan berkapasitas 9,15 juta m3 ini merupakan satu di antara 65 bendungan yang masuk program pembangunan pemerintah.

Menurut dia, selain menambah kapasitas tampungan air, bendungan ini juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata sehingga akan mampu menumbuhkan ekonomi lokal.

Basuki menambahkan, pembangunan bendungan mesti diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. "Dengan begitu, bendungan yang dibangun menggunakan biaya besar dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah-sawah petani," kata dia dalam keterangan resminya yang diterima Beritasatu.com, Kamis (13/2/2020).

Proses pengisian air (impounding) ke Bendungan Gondang dilakukan dengan cara menutup saluran pengelak untuk membendung aliran Sungai Garuda menghabiskan waktu selama sembilan bulan sejak diresmikan Presiden Jokowi pada 2 Mei 2019 lalu.

Tahun lalu, Kemenpupera juga telah menyelesaikan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Bendungan Gondang, sehingga dengan terisinya air Bendungan Gondang, maka infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) ini siap digunakan untuk mengairi area pertanian seluas 4.066 hektar di Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sragen secara kontinu untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 200 menjadi 270 per tahun. Dengan demikian produksi beras di Jawa Tengah juga akan naik dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Selain sebagai irigasi, bendungan ini bisa menjadi sumber air baku bagi Kabupaten Karanganyar dan Sragen masing-masing sebesar 100 liter/detik, mereduksi debit banjir sebesar 6,74 persen dari 639,22 m3/detik menjadi 596,12 m3/detik dan menghasilkan listrik sebesar 0,327 MW, konservasi air (groundwater recharge), destinasi wisata, dan sebagai kawasan konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Garuda.

Pada tahun ini Bendungan Gondang sedang dalam tahap pemeliharaan serta proses sertifikasi operasi dan pemeliharaan. Termasuk pemasangan pipa supaya dapat menyuplai air baku ke Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

Pembangunan Bendungan Gondang telah diinisiasi sejak tahun 2014 dengan anggaran Rp 741 miliar yang mana kontraktornya adalah PT Waskita Karya. Adapun tipe bendungan berupa urugan random zona inti tegak, dengan panjang bendungan 604 meter, tinggi bendungan 71 meter, serta lebar puncak bendungan 10,5 meter dengan luas areal genangan 36,10 hektare.

Pembangunan Bendungan Jlantah Dimulai

Di Kabupaten Karanganyar, Kempupera melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Ditjen SDA mulai membangun Bendungan Jlantah yang berada di Desa Tlobo dan Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso. Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 10,97 juta m3 yang bersumber dari aliran Sungai Jlantah dan Sungai Puru.

Seperti halnya Bendungan Gondang, pembangunan Jlantah juga dilakukan PT Waskita Karya (Persero) dan PT Adhi Karya KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp 965 miliar. Saat ini progres pembangunannya sudah 4,9 persen dengan masa pelaksanaan tahun 2018-2022.

Sementara konstruksi bendungan didesain dengan tinggi 65 m (dari dasar sungai), panjang puncak 404 m, lebar puncak 12 m, elevasi puncak bendungan +690 m. Bendungan ini berpotensi menyuplai air irigasi di area pertanian seluas 1.493 hektare yang terbagi untuk intensitas tanam daerah irigasi esksisting seluas 805 hektar dan areal irigasi baru seluas 688 hektar.

Di samping itu, kehadiran Bendungan Jlantah ini juga dapat menyuplai air baku sebesar 0,15 m3/detik, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM) sebesar 0,63 MW, pengendalian banjir, konservasi pemeliharaan aliran sungai sebesar 120 liter/detik, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

Kehadiran kedua bendungan ini menambah jumlah tampungan air yang dibangun Kempupera dalam mendukung ketahanan pangan dan air di Provinsi Jawa Tengah. Selain Bendungan Gondang dan Jlantah, enam bendungan lain yang tengah dibangun yaitu Bendungan Logung (Kudus), Pidekso (Wonogiri), Bener (Purworejo), Randugunting (Blora), Matenggeng (Cilacap) dan Jragung (Demak).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Gelar Doktor Honoris Causa untuk Puan, Rektor Undip: Bukan Main-main

Pemberian gelar doktor honoris causa untuk Puan Maharani dilakukan oleh tim berlapis-lapis dari mulai tingkat fakultas ilmu budaya dan ilmu sosial ilmu politik.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Buka 'Kemnaker Goes to Campus', Menaker: Mahasiswa Harus Miliki Kompetensi

Program Menaker Goes to Campus ini mengajak kepada para mahasiswa me-link-an potensi yang dimiliki di pasar kerja.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Puan Maharani Bicara Perjuangan dan Semangat

"Walau sebetulnya capek sekali. Tapi saya yakin tidak ada sesuatu yang instan, karena semuanya itu memang harus penuh dengan perjuangan."

NASIONAL | 14 Februari 2020

Puan Sebut Tiada Lagi Sekat Perempuan Raih Jabatan di Indonesia

"Saya itu sudah membuka pintu ruang dan kesempatan perempuan-perempuan Indonesia untuk lebih berkarya di republik ini," ujar Puan.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Universitas Udayana Ikut Tanggulangi Stunting di Desa Lebih

Desa Lebih menganggarkan lebih dari Rp 280 juta untuk menanggulangi stunting di wilayahnya.

NASIONAL | 13 Februari 2020

Pariwisata Global Terdampak Korona, Kemparekraf Siapkan Langkah Strategis

“Sesuai arahan Pak Menteri, kami akan memastikan calendar of events terus berjalan, khususnya yang berskala internasional."

NASIONAL | 13 Februari 2020

Sesmenpora Ngaku Pernah Diminta Mundur oleh Imam Nahrawi

Gatot mengatakan Imam menilai dirinya telah gagal karena tidak menghadirkan Imam dalam kegiatan pengukuhan kontingen Indonesia.

NASIONAL | 13 Februari 2020

Didenda Ratusan Miliar, Wawan Minta Solusi ke Majelis Hakim

Dalam persidangan, Wawan mengaku tak keberatan jika aset yang disita KPK dijual untuk membayar kewajibannya.

NASIONAL | 13 Februari 2020

Kasasi Ditolak MA, Irwandi Yusuf Tetap Dihukum 7 Tahun Penjara

Hukuman terhadap Irwandi sama seperti putusan pengadilan tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta

NASIONAL | 13 Februari 2020

Bandar Narkoba Diduga Dalangi Kerusuhan Rutan Kabanjahe

Desmond mempertanyakan prosedur pengamanan rutan dan lapas untuk mencegah masuknya barang-barang haram dari luar.

NASIONAL | 13 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS