Dekontaminasi Paparan Radioaktif Batan Indah Dilanjutkan Pekan Depan
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Dekontaminasi Paparan Radioaktif Batan Indah Dilanjutkan Pekan Depan

Sabtu, 15 Februari 2020 | 09:53 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (Bapeten) masih akan melanjutkan penyisiran dan investigasi ulang di kawasan tanah kosong Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan untuk memastikan paparan radioaktif di lokasi tersebut. Dekontaminasi dilakukan dengan mengeruk tanah dan menebang pohon di kawasan yang terpapar radioaktif tersebut.

Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Protokol Bapeten Abdul Qohar mengatakan, dari penyisiran yang sudah dilakukan, pengerukan tanah dan pemotongan vegetasi atau pohon sudah dilakukan. Bersamaan dengan itu alat pengecekan radioaktif masih menunjukkan paparan masih di atas normal.

"Beberapa hari lalu (Rabu-Kamis) sesuai dengan arahan pimpinan, agar dilakukan dekontaminasi, hasil pengukurannya masih di atas normal. Maka kami lanjutkan minggu depan," katanya saat dihubungi, Sabtu (15/2/2020).

Saat ini lanjutnya, Bapeten bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) juga fokus untuk melakukan tes kesehatan atau pemeriksaan whole body counting terhadap beberapa warga sekitar. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada kontaminasi terhadap warga sekitar.

Paparan radioaktif di tanah kosong, samping lapangan voli di Perumahan Batan Indah yang lokasi di dekat pintu gerbang masuk perumahan ini diketahui setelah Bapeten melakukan monitoring rutin sesuai dengan tugasnya.

Baca juga: Perumahan Batan Terkontaminasi Radiasi Nuklir, Warga Diminta Menjauh

Kegiatan rutin tersebut kata Abdul, adalah uji peralatan radio aktivitas lingkungan dengan target area Serpong. Untuk diketahui, di kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) Serpong, Tangerang Selatan ada kawasan reaktor riset GA Siwabessy yang diresmikan tahun 1987 oleh Presiden Soeharto kala itu. Hingga ini aktivitas riset di reaktor nuklir tersebut masih beroperasi di bawah naungan Batan.

"Jadi kawasan yang dilakukan pengecekan tidak hanya di Batan Indah, tetapi juga di Pamulang, perumahan sekitar sampai dengan stasiun Serpong. Pengecekan dilakukan 30-31 Januari 2020," ungkapnya.

Untuk daerah di luar Batan Indah, kata dia, kondisinya normal. Namun ketika tim masuk ke komplek Batan Indah ada peningkatan paparan radioaktif yang ditandai dari perubahan warna di alat uji.

Jika dalam kondisi normal alat uji akan menampilkan warna biru. Tetapi saat masuk Batan Indah warnanya berubah menjadi hijau atau tidak normal indikasi ada paparan radioaktif. Kemudian dilakukan penyisiran dan didapati di areal tanah kosong di samping lapangan voli, alat uji menunjukkan hasil paparan cukup tinggi.

"Di beberapa hotspot secara umum cukup tinggi. Lalu dilakukan isolasi lokasi dan diambil sampel tanah untuk diuji di laboratorium Pusat Teknologi Keselamatan dan Meteorologi Radiasi Batan di Pasar Jumat," paparnya.

Lalu sambil menunggu hasil, pada 7-8 Februari 2020 diputuskan kegiatan pencarian sumber radioaktif. Akhirnya ditemukan beberapa serpihan yang diduga menjadi sumber penyebabnya dan akan diteliti lebih lanjut.

Setelah sumber diangkat lanjut Abdul, dilakukan kembali pengukuran dan hasilnya masih di atas normal. Dekontaminasi ini akan terus dilakukan hingga alat pengukuran menunjukkan hasil normal.

Sementara itu, dari hasil monitor Bapeten kondisi reaktor GA Siwabessy terpantau normal. Jarak GA Siwabessy ke Batan Indah sekitar 3 kilometer.

Untuk memastikan sumber radioaktif tambahnya, masih menunggu hasil laboratorium. Namun ia tidak tahu persis berapa lama dilakukan karena ditangani Batan.

Bersamaan dengan itu, aktivitas memonitor kawasan reaktor juga akan terus dipantau dan memang hal ini rutin dilakukan.

Dikutip dari berbagai sumber, selain berbahaya bagi lingkungan, paparan radioaktif skala besar atau berat juga berbahaya bagi manusia. Paparan radioaktif berat bisa menyebabkan kerusakan jaringan kulit, DNA, sistem pencernaan, kanker hingga kematian.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Puan Dinilai Sosok Perempuan Pemimpin Berkomitmen pada Kebudayaan

Menurut anggota DPR dari Fraksi PDIP Muchamad Nabil Haroen, Puan Maharani memang layak mendapat gelar doktor "honoris causa".

NASIONAL | 15 Februari 2020

Setelah 7 Bulan, Korban Kecelakaan Helikopter TNI di Papua Berhasil Dievakuasi

Kodam XVII/Cenderawasih melakukan proses evakuasi terhadap 12 penumpang kecelakaan helikopter TNI MI-17 di Papua.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Dari Rp 200 Juta yang Diterima, Wahyu Setiawan Kembalikan Rp 154 Juta ke KPK

Wahyu Setiawan mengembalikan uang Rp 154 juta ke KPK.

NASIONAL | 15 Februari 2020

KPK Tak Ambil Pusing Klaim Zulhas soal Alih Fungsi Hutan di Riau

Saat diperiksa KPK, Zulhas membantah telah memberikan izin alih fungsi hutan di Riau.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Zulhas Klaim Tolak Permintaan Duta Palma Group

Zulhas mengaku menolak permintaan Gubernur Riau saat itu, Annas Maamun.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Imam Nahrawi Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp 20 Miliar

Uang suap diberikan untuk mempercepat proses persetujuan dan pencairan bantuan dana hibah yang diajukan KONI pusat kepada Kemenpora pada 2018.

NASIONAL | 15 Februari 2020

Mengenang Tati Sumirah, Sang Legenda Bulu Tangkis Piala Uber

Kemenangan Tati Sumirah dalam Piala Uber 1975 melawan Jepang sebagai juara bertahan akan selalu dikenang.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Jadi Wakil Kepala KSP, Yanes Dukung Penuntasan Implementasi MoU Helsinki

Menurut Yanes, implementasi butir-butir kesepakatan perdamaian yang tertuang dalam MoU Helsinki adalah kunci stabilitas politik dan keamanan di Bumi Serambi Me

NASIONAL | 14 Februari 2020

Ajang Keragaman Budaya, PON XX Dapat Pererat Silaturahmi

Diikuti oleh ribuat atlet dari 32 provinsi, Menpora Zainudin Amali meyakini PON sebagai ajang untuk mempererat tali persaudaraan.

NASIONAL | 14 Februari 2020

Kepala Bakamla Janji Perkuat Pengamanan di Natuna

Tugas pertama Kepala Bakamla adalah memperkuat pengamanan di wilayah Natuna.

NASIONAL | 14 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS