Suspect Bertambah Jadi 23 Orang, Ini Penjelasan Juru Bicara Penanganan Corona
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Suspect Bertambah Jadi 23 Orang, Ini Penjelasan Juru Bicara Penanganan Corona

Minggu, 8 Maret 2020 | 15:32 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam hitungan hari, jumlah pasien suspect virus corona menjadi 23 orang dari awalnya hanya 11 orang saja. Jumlah tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 620 spesimen yang berasal dari 63 rumah sakit (RS) di 25 provinsi.

Juru Bicara Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan pemerintah telah melakukan pemeriksaan terhadap 620 spesimen. Dari jumlah tersebut empat orang sudah dinyatakan teridentifikasi virus corona dan 23 orang masuk dalam kategori suspect corona atau orang yang diduga kuat teridentifikasi sehingga memerlukan pemeriksaan lebih mendalam.

Dijelaskannya, 23 pasien suspect menunjukkan gejala-gejala batuk dan demam meski tak tinggi. Namun, ia belum bisa memastikan 23 pasien suspect tersebut positif terjangkit virus corona atau tidak. Karena hasil pemeriksaan laboratorium belum keluar dan pihaknya harus melakukan pemeriksaan berulang kali dalam waktu masa observasi 28 hari.

"Kita tidak boleh mengatakan itu negatif meskipun pemeriksaan negatif. Kita akan lakukan serial pemeriksaan berkali-kali selama seminggu. Mudah-mudahan negatif. Di Vietnam saja, ada pasien yang tujuh kali diperiksa baru ketahuan positif,” kata Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Ia merincikan, dari 23 pasien suspect, dua di antaranya adalah dari kapal Viking Sun yang berlabuh di Bali. Sementara beberapa berasal dari Klaster Jakarta, termasuk tujuh orang dari pasien kasus pertama dan satu lainnya dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

"Klaster Jakarta kita tracing terus. Karena empat orang sudah positif itu dari klaster ini. Kasus suspect pun dari ini. Salah satu suspect sedang dirawat di Bandung RSHS Sadikin. Kita tracing terus," ujar Achmad Yurianto.

Adanya penambahan suspect corona di Indonesia, menurut Achmad Yurianto dikarenakan adanya pemeriksaan dari orang dengan pemantauan (ODP) yang diambil spesimennya, setelah diperiksa laboratorium ternyata orang tersebut dicurigai teridentifikasi Covid-19. Lalu orang ini menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) dan harus dirawat dengan isolasi dan observasi selama 2 x 14 hari.

Dengan kata lain, penambahan spesimen dan suspect corona dikarenakan adanya pengembangan orang dengan pemantauan (ODP) menjadi PDP.

“Sekarang ini kami sedang melakukan kontak tracing subklaster dengan kasus 3 dan 4. Tidak semua kontak tracing dianggap sakit. Kita lihat juga berapa intens kontaknya dengan kasus 3 dan 4. Jadi penambahan suspect ini sebagian besar berasal dari pengembangan kasus 1 dan sebagian didapatkan dari subklaster kasus 1 yang ada di Bandung. Juga ditambah dua suspect dari Kapal Viking Sun di Bali,” jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Diperas KKB, 400 Warga Timika Mengungsi

Arus masyarakat di pedalaman pegunungan Timika yang mengungsi ke Polsek Tembagapura, Timika terus mengalir.

NASIONAL | 8 Maret 2020

Singapura Konfirmasi 1 WNI Lagi Terinfeksi Virus Corona

ementerian Kesehatan Singapura mengumumkan kasus positif virus corona atau Covid-19 ke-133 yaitu perempuan Warga Negara Indonesia (WNI).

NASIONAL | 8 Maret 2020

PDIP Siapkan Infrastruktur Jelang Pilkada di DIY

PDIP terus melakukan komunikasi politik dengan partai lain dan tokoh-tokoh setempat, termasuk Sri Sultan Hamengku Buwono X.

NASIONAL | 8 Maret 2020

Warga Kampung Herbal Surabaya Budi Daya Empon-Empon

Budi daya tanaman toga yang dilakukan warganya sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, tapi mulai aktif pada 2015.

NASIONAL | 8 Maret 2020

Kembangkan SDM, Unika Santu Paulus Ruteng Bekerja Sama Udayana

Pimpinan Unud bangsa dengan Unika Santu Paulus Ruteng.

NASIONAL | 7 Maret 2020

KPU: 270 Daerah Siap Gelar Pilkada Serentak 2020

Anggaran pilkada di 270 daerah sudah siap dan seluruhnya sudah menandatangani naskah hibah perjanjian daerah (NPHD).

NASIONAL | 7 Maret 2020

Proyek Penguatan Central Hub Carina BMKG Dipertanyakan

BMKG yang seharusnya terbuka menerima teknologi terbaik untuk memperkuat sistemnya, justru terindikasi dimanfaatkan.

NASIONAL | 7 Maret 2020

Dongkrak Kunjungan Wisata, Jambi Gelar 6 Kegiatan Wisata Nasional

Provinsi Jambi menggelar enam kegiatan wisata bertaraf nasional selama tahun ini sebagai salah satu upaya mendongkrak kunjungan wisatawan.

NASIONAL | 7 Maret 2020

Dukung Partisipasi Publik, KLHK Utus 2 Pegiat Sampah ke Forum Internasional

Wilda menyampaikan tentang Bank Sampah dan peran Bank Sampah membangun sistem pengelolaan sampah di Indonesia.

NASIONAL | 7 Maret 2020

Ketua MPR Sebarkan Semangat Cinta Tanah Air Lewat Olahraga Menembak

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan melalui kejuaraan menembak ini, MPR sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa merenungi perjalanan 22 tahun reformasi.

NASIONAL | 7 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS