MUI: Salat Idulfitri Ditiadakan jika Ancaman Covid-19 Masih Tinggi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (10.37)   |   COMPOSITE 4842.76 (96.29)   |   DBX 923.5 (6.4)   |   I-GRADE 127.867 (3.22)   |   IDX30 404.318 (10.19)   |   IDX80 105.647 (2.68)   |   IDXBUMN20 263.312 (9.58)   |   IDXG30 113.239 (2.42)   |   IDXHIDIV20 361.834 (8.52)   |   IDXQ30 118.461 (2.81)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.3)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.9)   |   IDXV30 99.778 (2.87)   |   INFOBANK15 760.318 (24.85)   |   Investor33 353.585 (9.39)   |   ISSI 142.238 (2.34)   |   JII 514.346 (8.62)   |   JII70 174.038 (3.54)   |   KOMPAS100 945.162 (24.13)   |   LQ45 740.002 (18.81)   |   MBX 1338.07 (29.17)   |   MNC36 264.409 (6.61)   |   PEFINDO25 251.635 (8.6)   |   SMInfra18 228.656 (4.52)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.21)   |  

MUI: Salat Idulfitri Ditiadakan jika Ancaman Covid-19 Masih Tinggi

Selasa, 7 April 2020 | 16:25 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Anwar Abbas mengatakan, untuk saat ini MUI belum menerbitkan fatwa tentang salat Idulfitri 1441 H. Hal ini mempertimbangkan perayaan Idulfitri masih lama. Namun Anwar menegaskan jika wabah corona masih tinggimaka umat Islam disarankan untuk tidak melakukan Salat Idulfitri secara berjemaah.

“Berhubung Idulfitri-nya masih lama maka MUI belum membicarakannya. Kalau ancaman wabah corona-nya masih tinggi maka umat Islam disarankan untuk tidak melakukan Salat Idulfitri secara berjemaah,” kata Anwar kepada Beritasatu.com, Selasa (7/4/2020).

Hal ini diungkapkan Anwar Abbas menanggapi imbauan menteri agama yang mengharapkan MUImenerbitkan fatwa menjelang perayaan Idulfitri.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi telah menerbitkan Surat Edaran(SE) Nomor 6 tahun 2020 terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1 Syawal 1441H di tengah Pandemi Wabah Covid-19.

Dalam hal ini, Razi mengatakan, pelaksanaan salat Idulfitri yang lazimnya dilaksanakan secara berjemaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan. Untuk itu, Kementrian Agama (Kemag) mengharapkan, MUI akan menerbitkan fatwa menjelang perayaan Idulfitri.

Anwar mengatakan apabila pemerintah dan para ahli mengatakan penyebaran wabah Covid-19 sudah aman, maka akan akan diadakan salat Idulfitri. Kendati demikian, meski belum ada pembicaraan khusus terkait fatwa salat Idulfitri, sebenarnya belum lama ini MUI telah mengeluarkan fatwa tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah virus corona atau Covid-19.

Fatwa ini dibuat dengan Nomor 14 Tahun 2020 yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin AF dan Sekretaris Fatwa MUI, Asrorun Ni’am Sholeh. Hasanuddin mengatakan, dalam kondisi penyebaran Covid-19 tidak terkendali di suatu kawasan yang mengancam jiwa, umat Islam tidak boleh menyelenggarakan Salat Jumat di kawasan tersebut, sampai keadaan menjadi normal kembali dan wajib menggantikannya dengan salat Zuhur di tempat masing-masing.

Demikian juga tidak boleh menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak dan diyakini dapat menjadi media penyebaran Covid-19, seperti jemaah salat lima waktu/rawatib, salat tarawih, dan salat Idulfitri di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan majelis taklim.

“Pemerintah menjadikan fatwa ini sebagai pedoman dalam upaya penanggulangan Covid-19 terkait dengan masalah keagamaan dan umat Islam wajib menaatinya,” kata Hasanuddin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tambah 247, Total Kasus Positif Corona di Indonesia Jadi 2.738

Menurut Achmad Yurianto data sampai Selasa (7/4/2020) sampai pukul 12.00 WIB terjadi penambahan 247 sehingga total kasus positif "corona" menjadi 2.738.

NASIONAL | 7 April 2020

Sri Mulyani Sebut Anggaran Jaring Pengaman Sosial Diambil dari APBN

Bagaimana jaring pengaman sosial bisa dilaksanakan secara menyeluruh dan bisa memberikan dukungan di bidang kesehatan, khususnya penerapan PSBB.

NASIONAL | 7 April 2020

1,7 Juta Keluarga di Jabodetabek Dapat Bantuan Sembako Selama Tiga Bulan

Pemerintah akan memberikan BLT untuk masyarakat bawah yang terdampak Covid-19 di Jabodetabek sebesar 600 ribu per keluarga per bulan untuk tiga bulan.

NASIONAL | 7 April 2020

Ganjar Pranowo Minta Pengusaha Tidak PHK Buruh

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta para pengusaha tidak melakukan PHK terhadap pekerja mereka di tengah pandemi virus "corona".

NASIONAL | 7 April 2020

IDI: Ada 19 Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) melaporkan per Senin 6 April 2020, ada 19 dokter yang meninggal akibat Covid-19.

NASIONAL | 7 April 2020

Bantuan 7.000 APD Diserahkan ke Dokter Gigi dan Spesialis THT

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyerahkan bantuan 7.000 alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan kesehatan lainnya ke dokter gigi dan THT.

NASIONAL | 7 April 2020

17.616 Relawan Bantu Gugus Tugas Menangani Covid-19

Sampai Selasa 7 April 2020, jumlah relawan yang membantu gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 berjumlah 17.616 orang.

NASIONAL | 7 April 2020

RS Swasta di Semarang Bebaskan Biaya Perawatan PDP Virus Corona

RS Panti Wilasa dr Cipto Semarang mengatakan tidak menarik biaya kepada pasien yang telah pulang dan dinyatakan sembuh dari virus corona.

NASIONAL | 7 April 2020

UI Luncurkan Ragam Inovasi untuk Tangani Wabah Covid-19

Pengembangan riset dan inovasi jangka panjang fokus dalam menciptakan formulasi dan pengobatan Covid-19.

NASIONAL | 7 April 2020

Menkeu Paparkan Biaya Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memaparkan perhitungan tarif khusus untuk pemulasaraan jenazah Covid-19.

NASIONAL | 7 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS