Kasus ABK WNI Dieksploitasi, Polri Bidik Tersangka WNA
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-4.2)   |   COMPOSITE 4879.1 (-22.36)   |   DBX 933.193 (-0.24)   |   I-GRADE 128.434 (-0.82)   |   IDX30 404.523 (-4.65)   |   IDX80 106.174 (-1.01)   |   IDXBUMN20 268.239 (-4.54)   |   IDXG30 113.341 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-5)   |   IDXQ30 118.527 (-1.29)   |   IDXSMC-COM 209.874 (-0.48)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (-1.15)   |   IDXV30 100.803 (-0.95)   |   INFOBANK15 767.134 (-10.02)   |   Investor33 355.071 (-4.06)   |   ISSI 143.565 (-0.31)   |   JII 517.566 (-1.31)   |   JII70 175.828 (-0.42)   |   KOMPAS100 953.068 (-5.96)   |   LQ45 742.375 (-7.8)   |   MBX 1347.52 (-7.05)   |   MNC36 265.633 (-1.94)   |   PEFINDO25 258.006 (1.37)   |   SMInfra18 230.699 (-2.34)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-3.58)   |  

Kasus ABK WNI Dieksploitasi, Polri Bidik Tersangka WNA

Kamis, 14 Mei 2020 | 13:51 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / JAS

Jakarta, Beritasatu.com — Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mengincar tersangka warga negara asing (WNA) dalam kasus eksploitasi anak buah kapal warga negara Indonesia (ABK WNI) yang bekerja di kapal Long Xing 629.

“Kita akan upayakan maksimal pelaku di Indonesia maupun WNA bisa dijerat hukum. Kita harus kerja sama dengan Kemlu dan Div Hubinter Polri,” kata Kasubdit III Dit Tipidum Bareskrim Kombes John W Hutagalung saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (14/5/2020).

Perwira menengah ini mengatakan pihaknya akan terus mengelar kasus yang sudah resmi penyidikan ini untuk mencari terobosan karena pelaku WNA dan TKP berada di luar yurisdiksi Ilndonesia.

“Namun saya yakin bila ada benang merah yang jelas antara sponsor dengan agen dan perusahaan asing, mudah-mudahan bisa kita tegakkan keadilan secara menyeluruh. Hulu hingga hilir,” tambahnya.

Jhon juga menceritakan jika pihaknya terus melakukan pemeriksaan maraton 14 saksi korban untuk membuat terang kasus ini. Sebab mereka ternyata tidak hanya dikirim dan direkrut PT APJ.

Seperti diberitakan PT APJ diduga memberangkatkan 8 ABK di mana 5 sudah kembali pulang, 2 masih berlayar, dan satu meninggal dunia.

Kasus ini terungkap saat media Korea Selatan, MBC, merilis video eksklusif yang menunjukkan penderitaan para ABK WNI itu. Dalam video itu terlihat mereka bekerja hingga 18 jam sehari dan tanpa asuransi kesehatan.

Para ABK yang bekerja selama 13 bulan itu juga mengaku hanya menerima bayaran 140.000 won atau sekitar Rp 1,7 juta. Jika dihitung per bulan, mereka hanya menerima gaji 11.000 won atau sekitar Rp 135.000.

Gambar itu diperoleh dari 14 ABK WNI lain yang selamat dan semula bekerja di kapal Long Xing 629. Mereka diturunkan dari kapal lain di pelabuhan Busan, Korea Selatan pada 23 April lalu.

Dengan didampingi staf dari KBRI Seoul, 14 orang ABK WNI itu pulang ke Tanah Air dari Bandara Incheon, Korsel, menggunakan pesawat Garuda Indonesia Jumat (8/5/2020) kemarin. Ke-14 orang inilah yang kini diperiksa Bareskrim.

Untuk diketahui jasad ABK malang asal Indonesia yang meninggal dan lantas dilarung di tengah Samudera Pasifik itu terjadi pada Desember 2019 dan Maret 2020. Keluarga mereka menuntut keadilan.

Pelaku TPPO diancam Pasal 4 dan Pasal 10 Undang-undang Nomor 21/2007 tentang Pemberantasan TPPO dan atau Pasal 81 dan Pasal 86 huruf b UU Nomor 18/2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan atau Pasal 102 ayat 1 huruf B UU Nomor 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri. Ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Kemhub Akan Tindak Tegas Maskapai Langgar Jumlah Penumpang

Kemhub akan menindak tegas operator penerbangan yang melanggar ketentuan pembatasan jumlah penumpang dalam melakukan layanan penerbangan.

NASIONAL | 14 Mei 2020

Pasokan Melimpah, Harga Cabai Merah Keriting di Bengkulu Terus Turun

Dampak pandemi corona di daerah ini sehingga pembeli dari luar Bengkulu tidak ada yang datang untuk membel cabai hasil panen petani Bengkulu.

NASIONAL | 14 Mei 2020

Kebutuhan Pokok di Sumut Masih Aman Sampai Lebaran

Khusus untuk gula dan bawang merah, kata Zonny, Pemprov Sumut memberikan perhatian khusus.

NASIONAL | 14 Mei 2020

Resmikan #BanggaBuatanIndonesia, Jokowi Ajak Berdikari Hadapi Covid-19

Jokowi mengajak seluruh rakyat Indoneia untuk berdikari dalam menghadapi pandemi virus "corona" atau Covid-19.

NASIONAL | 14 Mei 2020

Jokowi Optimistis Covid-19 Berlalu Secepatnya

Jokowi optimistis pandemi virus "corona" (Covid-19) akan berlalu secepatnya dari Indonesia.

NASIONAL | 14 Mei 2020

Petani Sumbang 5 Ton Beras untuk Warga Terdampak Covid-19 di Jateng

Sebanyak 5 ton beras dan 500 kg telur disumbangkan para petani.

NASIONAL | 14 Mei 2020

37.914 ODR Covid-19, Wonosobo Kasus Penyebaran Corona Tertinggi

Sebanyak 37.914 warga di Kabupaten Wonosobo masuk kategori orang dalam risiko (ODR) Covid-19.

NASIONAL | 14 Mei 2020

Jokowi: Pandemi Bukan Penghalang Berkreasi

Presiden Jokowi mengatakan, penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia menjadi pendorong bagi pelaku UMKM untuk berkreasi menciptakan inovasi.

NASIONAL | 14 Mei 2020

51 Tenaga Medis RSUD Tarutung Dinyatakan Negatif Covid-19

Sebanyak 51 dari jumlah 59 tenaga medis di RSUD Tarutung dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani "swab test".

NASIONAL | 14 Mei 2020

Presiden: Hadapi Pandemi, Hilangkan Rasa Cemas

Saatnya bagi seluruh warga untuk melihat sekelilingnya dan membantu saudara-saudara sebangsa.

NASIONAL | 14 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS