Suap Eks Komisioner KPU, Kader PDIP Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Suap Eks Komisioner KPU, Kader PDIP Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Kamis, 28 Mei 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider empat bulan kurungan terhadap kader PDI Perjuangan (PDIP), Saeful Bahri.

Majelis Hakim menyatakan, Saeful terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah bersama-sama caleg PDIP Harun Masiku memberikan suap kepada mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu yang juga kader PDIP Agustiani Tio Fridelina.

Suap ini diberikan dengan tujuan Wahyu mengupayakan KPU menyetujui permohonan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024 dari Riezky Aprilia kepada Harun Masiku.

"Menyatakan Terdakwa Saeful Bahri telah terbukti secara sah yang meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Panji Surono di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Hukuman terhadap Saeful Bahri ini lebih rendah daripada tuntutan Jaksa Penuntut KPK. Sebelumnya, Jaksa menuntut agar Saeful Bahri dihukum 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan.

Dalam menjatuhkan hukuman ini, Majelis Hakim mempertimbangkan sejumlah hal. Untuk hal yang memberatkan, Majelis Hakim menilai perbuatan Saeful Bahri tidak membantu program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Saeful Bahri sebagai kader partai PDIP juga tidak memberikan contoh yang baik. Sementara untuk hal yang meringankan, Saeful dianggap berlaku sopan dalam persidangan, memiliki keluarga, dan belum pernah dihukum.

Atas vonis tersebut, Saeful Bahri selaku terdakwa mengaku menerima putusan Majelis Hakim, sementara Jaksa KPK memutuskan untuk pikir-pikir.

Diketahui, Jaksa KPK sebelumnya menuntut Saeful Bahri untuk dihukum 2 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 6 bulan kurungan. Jaksa meyakini Saeful Bahri bersama-sama Harun Masiku menyuap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan melalui Agustiani Tio Fridelina.

Suap sebesar SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta yang diberikan secara bertahap itu bertujuan agar Wahyu mengupayakan KPU menyetujui permohonan penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi PDIP dari Riezky Aprilia kepada Harun Masiku yang hingga kini masih buron.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Pansel Akan Ajukan 14 Nama Calon Anggota KY kepada Presiden

Pansel Anggota Komisi Yudisial (KY) akan memilih 14 nama dari 97 peserta seleksi calon anggota KY, periode 2020-2025 untuk diajukan kepada Presiden Jokowi.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Menteri PAN dan RB Ungkap Implementasi Normal Baru dalam Sistem Kerja ASN

Di tengah upaya menanggulangi Covid-19, maka perlu percepatan implementasi paradigma baru yang dikenal sebagai normal baru dalam sistem kerja ASN.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Kemhub Perpanjang Larangan Mudik Hingga 7 Juni

Kemhub merujuk kepada surat edaran (SE) terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Update Covid-19: Bertambah 687, Kasus Positif di Indonesia Jadi 24.538

Selama 24 jam sampai Kamis (28/5/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 687. Total kasus positif di Indonesia jadi 24.538.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Polda Papua Bantah Klaim dan Propaganda KKB

Anggota kami di lapangan memang mengalami hambatan terkait medan yang sulit.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Semen Gresik Siap Terapkan New Normal

Protokol pencegahan Covid-19 itu juga sudah disosialisasikan kepada karyawan dan seluruh pemangku kebijakan.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Disiapkan, 4 Tahapan Tatanan Normal Baru Sektor Pariwisata

Memastikan destinasi wisata sudah aman dari Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Kapolri Keluarkan Telegram untuk Implementasikan Skenario New Normal

Para Kasatwil diminta untuk aktif membuat pengaturan pencegahan penularan Covid-19.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6,9 Miliar

Ditreskrimsus Polda Jambi hingga Kamis (28/5/2020) masih menahan dan memeriksa lima tersangka kasus dugaan penyelundupan benih lobster senilai Rp 6,9 miliar.

NASIONAL | 28 Mei 2020

Jangan Sampai New Normal Menambah Jumlah Kasus Covid-19

Perlu pemetaan sehingga data yang dikumpulkan dapat dengan tepat dan efektif digunakan untuk mengeluarkan kebijakan.

NASIONAL | 28 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS