Bank Dunia Setujui Pendanaan Tanggap Darurat Covid-19 di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.72)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.99)   |   DBX 973.986 (3.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.16)   |   IDX30 428.304 (2.02)   |   IDX80 113.764 (0.51)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.06)   |   IDXG30 119.182 (0.07)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.62)   |   IDXQ30 124.656 (0.91)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.35)   |   IDXV30 107.478 (0.46)   |   INFOBANK15 831.648 (8.54)   |   Investor33 374.125 (1.68)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-1.07)   |   JII70 188.056 (-0.08)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.5)   |   LQ45 789.815 (3.41)   |   MBX 1412.7 (7.46)   |   MNC36 280.331 (1.07)   |   PEFINDO25 282.464 (3.53)   |   SMInfra18 241.575 (0.59)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.87)   |  

Bank Dunia Setujui Pendanaan Tanggap Darurat Covid-19 di Indonesia

Jumat, 29 Mei 2020 | 23:59 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAS

Washington, Beritasatu.com - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia akhir pekan lalu telah menyetujui pendanaan sebesar 250 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk program Indonesia Covid-19 Emergency Response atau Tanggap Darurat Covid-19 di Indonesia.

Pendanaan ini akan mendukung Indonesia mengurangi risiko penyebaran, meningkatkan kemampuan mendeteksi, serta meningkatkan tanggapan terhadap pandemi Covid-19. Program ini sekaligus akan mendukung penguatan sistem nasional untuk kesiapsiagaan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Indonesia menggunakan berbagai cara untuk mengurangi dampak terkait sektor kesehatan, sosial dan ekonomi akibat Covid-19. Dengan dukungan dari lembaga seperti Bank Dunia, kami berkomitmen untuk memperkuat kapasitas dalam hal pencegahan, pengujian, perawatan serta sistem informasi, dan pada saat yang bersamaan memastikan kondisi kerja yang aman bagi para tenaga kesehatan," kata Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, dalam siaran pers, Jumat (29/5/2020).

"Kami juga menyambut baik upaya mitra pembangunan dalam memberikan dukungan pendanaan yang terkoordinasi serta kerja sama Bank Dunia dengan Asian Infrastructure Investment Bank dan Islamic Development Bank untuk program ini,” Sri Mulyani menambahkan.

Pendanaan ini, jelas Menkeu, difokuskan untuk memperkuat aspek-aspek utama tanggap darurat Indonesia terhadap pandemi Covid-19, termasuk melengkapi fasilitas rujukan Covid-19 di bawah Kementerian Kesehatan, meningkatkan persediaan alat pelindung diri (APD), memperkuat jaringan laboratorium dan sistem pengawasan, serta mendukung pengembangan dan penggunaan protokol untuk memastikan layanan yang berkualitas.

Dengan menggunakan pembelajaraan terkait penanggulangan dampak Covid-19, program ini mendukung kesiapan Indonesia dalam penyebaran penyakit menular di masa depan melalui pelaporan yang lebih baik dan sistem pengawasan yang lebih kuat.

Program ini akan mencakup seluruh wilayah Indonesia, dan penerima manfaat utama termasuk pasien yang mengunjungi rumah sakit dan fasilitas kesehatan, khususnya penduduk rentan dan berisiko tinggi seperti orang tua dan mereka yang memiliki kondisi kronis serta para tenaga kesehatan.

Program ini merupakan kerja sama penting dengan pendanaan yang terkoordinasi bersama beberapa mitra, termasuk 250 juta dolar AS pendanaan bersama dari Asian Infrastructure and Investment Bank, dan pembiayaan paralel sebesar 200 juta dolar AS dari Islamic Development Bank.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam menghadapi Covid-19 dan mengurangi dampak pandemi ini pada sektor kesehatan, ekonomi dan sosial. Hal ini sangat penting bagi upaya yang berkelanjutan dalam mengurangi kemiskinan dan melindungi modal manusia Indonesia,” kata Satu Kahkonen, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste.

Sementara itu, Bank Dunia juga menyatakan mendukung peningkatan intervensi kesehatan masyarakat, serta berupaya untuk memastikan aliran pasokan dan peralatan penting, dan mendukung sektor swasta untuk terus beroperasi dan mempertahankan
pekerjaan.

Selama 15 bulan, Bank Dunia akan mengerahkan hingga 160 miliar dolar AS dalam bentuk dukungan keuangan untuk membantu lebih dari 100 negara untuk melindungi penduduk miskin dan rentan, mendukung dunia usaha, dan meningkatkan pemulihan ekonomi. Adapun dukungan ini termasuk 50 miliar dolar AS sumber daya baru dari IDA dalam bentuk hibah dan pinjaman yang sangat lunak.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menaker: Isu TKA Tiongkok Kasus Lama

Menurut Menaker Ida Fauziah video kedatangan TKA asal Tiongkok yang sempat viral di medsos itu merupakan kasus lama yang digoreng untuk kepentingan politik.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Anggota DPR: Jaga Semangat Idulfitri saat Jalani New Normal

Kehidupan harus terus berjalan, tidak berhenti meskipun ada pandemi.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Ketua Tim Pengawas Covid DPR: Pelaksanaan New Normal Harus Super Ketat

Setiap pelanggaran harus dijatuhi sanksi tegas. Sebab masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan upaya pencegahan baik di tempat umum atau tempat lainnya.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Pemprov Jatim Belum Siap Terapkan New Normal

Jatim, khususnya Kota Surabaya, belum layak menerapkan new normal karena rate of transmission angkanya mencapai 1,6.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Selamatkan Dunia Usaha, Azis Syamsudin Dorong Relaksasi BMPK

Azis Syamsuddin mendorong KSSK mempertimbangkan langkah merelaksasi batas maksimum pemberian kredit demi membantu korporasi maupun UMKM saat pandemi Covid-19.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Cyber Indonesia: Ruslan Buton Ditangkap karena Diduga Sebar Berita Bohong

Narasi Ruslan Buton tidak bisa dibela atas dasar kebebasan berpendapat, karena diduga kuat menyebarkan berita bohong, kebencian berdasarkan SARA, dan penghinaan

NASIONAL | 29 Mei 2020

Selama Pandemi, Pendidikan Vokasi Ubah Strategi Pembelajaran

Pembelajaran praktik lapangan pun diubah menjadi simulasi.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Teh Pucuk Harum Bagikan Donasi ke Pelaku UMKM Kuliner

Mayora Group melalui Teh Pucuk Harum memberikan bantuan donasi bagi para pelaku UMKM kuliner yang terdampak Covid-19.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Kemdikbud Dorong Pendidikan Vokasi Buka S-2 Terapan

Prodi magister terapan memiliki berbagai keunggulan. Selain aspek teknis yang semakin dimatangkan, para mahasiswa juga dibekali aspek soft skills.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Super Indo Serahkan Ambulans Khusus Pasien Covid-19 dan APD

Bantuan berupa ambulans khusus pasien Covid-19 dan APD diberikan kepada BNPB dan Pemprov DKI Jakarta.

NASIONAL | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS