DPR: Penetapan Normal Baru Bergantung Upaya Daerah Tangani Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

DPR: Penetapan Normal Baru Bergantung Upaya Daerah Tangani Covid-19

Selasa, 2 Juni 2020 | 23:30 WIB
Oleh : Robertus Wardi / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, mengemukakan rencana implementasi kebijakan normal baru (new normal) mempertimbangkan berbagai hal. Hal utama adalah studi yang dilakukan para ahli epidemiologi serta kesiapan regional di masing-masing daerah dalam penanganan Covid-19 seperti pengembangan penyakit, pengendalian virus, dan kapasitas kesehatan yang dimiliki daerah tersebut.

"Berdasarkan atas studi yang dilakukan para ahli epidemiologi dan hasil penilaian dari tingkat keparahan pandemi, pemerintah daerah dapat memberlakukan kebijakan new normal," kata Ace di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Ia menjelaskan kebijakan new normal sebetulnya baru akan diterapkan pemerintah daerah setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan persebaran Covid-19 di daerah-daerah. New normal merupakan suatu keadaan kenormalan baru, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Hal itu agar setiap masyarakat tetap terhindar dari penularan virus Covid-19.

Menurut politisi Partai Golkar ini, dengan penetapan new normal, masyarakat dapat bekerja seperti biasa di luar rumah, terutama pada sektor ekonomi. Namun tetap menggunakan masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah di masing- masing sektor atau bidang.

Selain itu, dalam penerapan new normal, akan dipertimbangkan secara seksama kesiapan dari berbagai sektor publik. Hingga saat ini masih dirumuskan skenario new normal di sektor pendidikan, restoran, akomodasi, pariwisata, transportasi dan sektor lainnya.

"Skenario new normal bukan berarti kita menyerah terhadap Covid-19. Kebijakan ini merupakan langkah strategis, sebagaimana juga rekomendasi WHO dan sudah diberlakukan di beberapa negara lainnya di dunia. Agar keberlanjutan pembangunan terutama di bidang perekonomian agar tetap dapat berjalan tanpa mengabaikan sama sekali kesehatan dan keselamatan masyarakat," jelas Ace.

Dia menambahkan kebijakan new normal dilakukan untuk menekan laju pelambatan ekonomi sebagai dampak pandemi Covid-19, mengatasi kemungkinan semakin bertambahnya pemutusan hubungan kerja (PHK), mengatasi pengangguran. Kebijakan itu juga diambil agar tetap berjalannya roda perekonomian, khususnya penawaran (supply) dan permintaan (demand) dan dalam rangka memulihkan kondisi ekonomi agar perlahan-lahan kembali normal.

"Dalam bahasa agama, kebijakan new normal ini merupakan upaya menyeimbangkan antara menjaga jiwa dan menjaga perekonomian," tegas Ace.

Dia menambahkan implementasi dari kebijakan new normal life harus didasarkan pada evaluasi data epidemiologi yang betul-betul transparan dan akurat di suatu daerah. Kemudian berdasarkan kapasitas dari penanganan daerah dalam hal kesehatan warga, serta kedislipinan warga dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Pemerintah harus betul-betul mempertimbangkan ketiga hal tersebut," tutup Ace.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Pasien Sembuh Covid-19 di Jatim Bertambah 100 Orang

Penambahan 100 orang pasien Covid-19 yang berhasil sembuh membuat total pasien yang sembuh dari virus corona di Jawa Timur mencapai 799 orang.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Tak Ada Penerapan Herd Immunity di Masa Pandemi

Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional secara tegas meluruskan bahwa tidak ada rencana untuk menerapkan konsep "herd immunity".

NASIONAL | 2 Juni 2020

Mendes Imbau Pertides Dampingi Desa Susun Rencana Pembangunan

Menurut Mendes PDTT, pendampingan oleh Pertides ini dibutuhkan lantaran banyak masyarakat desa yang belum memahami persoalan di desanya.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Tekan Kasus Covid-19, Pemprov Bengkulu Gencarkan Sosialisasi Penggunaan Masker

Pemprov Bengkul gencar sosialisasi pemakaian masker.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Doni Monardo Imbau 654 Pasien Covid-19 Sembuh di Jatim Donorkan Plasmanya

Plasma darah diambil melalui sebuah metode plasma convalescent.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Polda Banten Gencar Lakukan Pengecekan Persiapan Normal Baru

Polda Banten terus melakukan pengecekan untuk panerapan new normal.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Kabupaten Pidie Siap dalam Penanggulangan Perubahan Iklim

Kesiapan itu, mulai kepemimpinan daerah, regulasi, penggunaan dana desa untuk lingkungan hidup, dan juga masyarakatnya yang semakin tinggi kesadarannya.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Pengamat: Pelaku Serangan Polsek Daha Selatan ISIS Terlatih

Serangan terorisme kembali terjadi di Indonesia.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Gubernur Sumut Ingatkan Bupati dan Wali Kota Tak Sembarangan Buat Kebijakan New Normal

Untuk mengambil kebijakan dalam melaksanakan new normal merupakan keputusan gubernur setelah mendapatkan persetujuan dari menteri kesehatan.

NASIONAL | 2 Juni 2020

Tidak Ada Pertambahan Kasus Positif Covid-19 di DIY, Kasus Sembuh 70 Persen Lebih

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DI Yogyakarta melaporkan bahwa pada Selasa (2/6/2020) tidak ada pertambahan kasus baru.

NASIONAL | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS