Theo Sambuaga Ingatkan Pentingnya Penguatan dan Pengamalan Pancasila
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Theo Sambuaga Ingatkan Pentingnya Penguatan dan Pengamalan Pancasila

Sabtu, 20 Juni 2020 | 19:04 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Segenap komponen bangsa diharapkan dapat memperkuat komitmen dan pengamalan terhadap Pancasila. Mengingat situasi dan kondisi global berkaitan pandemi Covid-19 serta dampaknya.

"Pada situasi dan kondisi seperti ini, kita seluruh stakeholder bangsa, khususnya pemimpin dan masyarakat perlu memperkuat komitmen dan meningkatkan pelaksanaan pengamalan nilai-nilai Pancasila yang merupakan dasar negara, falsafah bangsa, dan ideologi kita," kata Ketua Dewan Penasihat Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP), Theo L Sambuaga.

Hal itu disampaikan Theo Sambuaga saat memberikan pengantar diskusi daring yang digagas GPPMP bertajuk "Penguatan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Penegakan Sang Perkasa Merah Putih dalam Bingkai NKRI", Sabtu (20/6/2020).

"Selain sebagai dasar negara, berfungsi sebagai falsafah bangsa, ideologi negara, Pancasila juga sistem nilai bagi bangsa dan negara kita. Kalau istilah Presiden Sukarno, Pancasila adalah bintang penuntun dalam pedoman bangsa mengarungi masa depan," ucap Theo Sambuaga.

Theo Sambuaga menegaskan Pancasila sudah final. "UUD 1945 mengatakan Pancasila tidak bisa diubah. Sekarang kalau ada nuansa terbuka atau terselubung untuk merombak Pancasila, secara legal tidak bisa. Lalu yang tidak bisa diubah adalah bentuk negara," tegas ketua Dewan Pakar Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia tersebut.

Pada kesempatan itu, Theo Sambuaga menuturkan hubungan internasional pada lima tahun terakhir, setidak-tidaknya ditandai dengan semakin meningkatnya perkembangan dan pemanfaatan teknologi canggih. Tujuannya untuk memacu ekonomi, meningkatkan bisnis dan perdagangan.

Menurut Theo Sambuaga, teknologi itu memang telah membantu meningkatkan ekonomi di negara yang telah siap. Meski begitu pada waktu bersamaan, lanjut Theo, teknologi semakin meninggalkan banyak negara lain. Pengangguran dan ketidakadilan meningkat. "Ketimpangan hubungan internasional yang melebar, meningkatkan ketergantungan ekonomi kepada negara maju," tutur Theo Sambuaga.

Theo menyatakan hubungan internasional khususnya di sektor ekonomi semakin timpang lagi ketika perang dagang Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok meningkat pada 1990. Berdampak pada kemerosotan ekonomi di beberapa negara.

"Resesi menjadi kenyataan dan menjadi lebih buruk dan mendekati depresi ekonomi ketika Covid-19, terus meningkat penyebarannya. Menghadapi pandemi Covid-19 dan depresi ekonomi dengan segala dampak negatif pada kehidupan manusia dan peradabannya, pemerintah dan seluruh stakeholder sedang dengan segala usahanya mengerahkan seluruh tenaga. Menanggulangi dan mengatasi berbagai kesulitan dan permasalahan agar keselamatan dan kehidupan berbangsa tetap berlanjut," kata Theo.

Sementara itu, Ketua Umum GPPMP, Jeffrey M Rawis, menyatakan diskusi yang diadakan merupakan bentuk atensi GPPMP atas implementasi jiwa, semangat, dan nilai perjuangan peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946.

"Ini aksi konkret GPPMP dengan mengajak banyak pihak untuk tetap mengimplementasikan JSN perjuangan peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946. Ada lima JSN yaitu Pancasila, Proklamasi 17 Agustus 1945, UUD 1945, Sumpah Pemuda 1928, Bhinneka Tunggal Ika bersama NKRI," kata Jeffrey saat membuka diskusi.

Narasumber diskusi yakni mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono, mantan Hakim Agung Gayus T Lumbuun, mantan anggota DPR Markus Wauran, dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Karno Daniel Panda. Diskusi dipandu Koordinator Komite Pemilih Indonesia Jeirry Sumampouw.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19, Iluni UI Luncurkan Kertas Kerja Rekomendasi Kebijakan UMKM

Iluni UI meluncurkan kertas kerja rekomendasi kebijakan untuk pemerintah, Sabtu (20/6/2020).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Jubir: Tujuh Provinsi Tanpa Adanya Kasus Baru Covid-19

Tidak ada penambahan kasus Covid-19 baru di tujuh provinsi di Indonesia, Sabtu (20/6/2020).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Tambah 9, Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Menjadi 116

Penambahan kasus Covid-19 di Bengkulu pada Sabtu (20/6/2020) melebihi dari biasa yakni sembilan orang, sehingga jumlah total pasien positif virus "corona" 11.

NASIONAL | 20 Juni 2020

KPK Yakin Majelis Hakim Tolak Permintaan Imam Nahrawi Jadi JC

KPK meyakini majelis hakim tak akan mengabulkan permintaan mantan Menpora Imam Nahrawi untuk mendapat status sebagai "justice collaborator" (JC).

NASIONAL | 20 Juni 2020

Jubir Covid-19: Manajemen Informasi Penting untuk Kendalikan Kepanikan

Kunci penanganan Covid-19 baik untuk masyarakat maupun pemerintah adalah manajemen informasi.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Indonesia Harus Waspadai Pecahnya Konflik Laut China Selatan

Konflik LCS diprediksi akan menyeret banyak negara yang memiliki kepentingan.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Achmad Yurianto: Manajemen Informasi Penting untuk Kendalikan Kepanikan

Covid-19 merupakan penyakit jenis baru, sehingga sangat wajar apabila kemudian muncul informasi yang simpang siur sehingga menimbulkan kepanikan.

NASIONAL | 20 Juni 2020

KPK Dorong Pemda Se-Sulteng Percepat Penyelamatan Aset Senilai Rp 3,2 Triliun

KPK mendorong pemda se-Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mempercepat inventarisasi dan sertifikasi tanah aset pemda di tahun 2020 ini.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Polda Bengkulu Bagikan Beras dan Masker kepada Pedagang Pasar Panorama

Pembagian sembako, makanan siap santap, dan masker tersebut dilakukan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 74 tahun 2020.

NASIONAL | 20 Juni 2020

Warga Sumut Bisa Saksikan Gerhana Matahari Cincin

Secara umum, gerhana matahari di Sumatera Utara akan dimulai pada pukul 13.37 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul 14.48 WIB.

NASIONAL | 20 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS