Menteri PAN dan RB: ASN Terlibat Radikalisme, Narkoba, Korupsi, Jangan Mimpi Jadi Pejabat
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.54)   |   COMPOSITE 4870.04 (49.07)   |   DBX 940.805 (-0.47)   |   I-GRADE 127.855 (2.45)   |   IDX30 401.317 (7.5)   |   IDX80 105.56 (1.71)   |   IDXBUMN20 265.398 (6.32)   |   IDXG30 112.997 (1.91)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.59)   |   IDXQ30 117.699 (2.06)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.14)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.69)   |   IDXV30 100.238 (0.88)   |   INFOBANK15 757.481 (12.51)   |   Investor33 352.266 (5.51)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.54)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.23)   |   LQ45 737.154 (13.13)   |   MBX 1342.99 (15.69)   |   MNC36 264.429 (3.91)   |   PEFINDO25 260.033 (1.63)   |   SMInfra18 229.972 (4.74)   |   SRI-KEHATI 296.897 (5.09)   |  

Menteri PAN dan RB: ASN Terlibat Radikalisme, Narkoba, Korupsi, Jangan Mimpi Jadi Pejabat

Kamis, 25 Juni 2020 | 12:53 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN dan RB) Tjahjo Kumolo menyebut empat tantangan bangsa. Pertama bencana yang bisa muncul setiap saat. Kedua, radikalisme dan terorisme. Ketiga, bahaya narkoba. Keempat, praktik korupsi. Jika aparat sipil negara (ASN) terlibat salah satu dari ketiga hal terlarang itu jangan harap menjadi pejabat.

Berkaitan dengan radikalisme dan terorisme, narkoba, serta korupsi, menurut Tjahjo Kumolo, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak. Misalnya Badan Intelijen Negara (BIN), TNI/Polri, Kejaksaan Agung, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Narkotika Nasional (BNN), termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami sudah kerja sama institusi lembaga dalam hal kaitannya dengan antiradikalisme dan terorisme, antinarkoba, serta antikorupsi. Kami terus pantau. Kalau ada ASN bau radikalisme, narkoba, korupsi, jangan mimpi jadi pejabat," tegas Tjahjo dalam seminar daring bertajuk "Jalan Menuju Asn Unggul Pasca Pandemi, Kamis (25/6/2020).

Tjahjo menyatakan sejak dulu menjabat sebagai menteri dalam negeri, empat tantangan bangsa itu terus disampaikan kepada ASN maupun kepala daerah, khususnya menyangkut area rawan korupsi. Area itu yakni menyangkut perencanaan anggaran, bantuan sosial, pengadaan barang/jasa, retribusi pajak, dan lelang jabatan ASN.

"Area rawan korupsi ini kalau bisa dihindari dan diterapkan dengan baik, maka aka sangat bagus. Tapi mohon maaf masih ada saja catatan dari KPK, (kasus korupsi) yang tertinggi itu lingkup ASN," ujar Tjahjo.

Tjahjo juga menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan ASN itu profesional. Menurut Tjahjo, ASN sudah sepatutnya mematuhi sekaligus menjalankan kebijakan Presiden hingga kepala daerah di wilayah masing-masing.

"Siapapun presiden, menteri, gubernur, bupati, wali kotanya, ASN wajib tegak lurus laksanakan perintah, kebijakan, perencanaan anggaran, evaluasi dan sebagainya. Jangan kalau kepala daerah dari PDIP, (ASN jadi simpatisan) seluruhnya PDIP, besoknya Gerindra, besoknya PKS. Ini rusak kalau begini saat melayani masyarakat," tukas Tjahjo.

Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto mengatakan pihaknya terus memberikan materi berkaitan antikorupsi bagi setiap ASN, bahkan calon pegawai negeri sipil (CPNS). "Setiap substansi materi selalu kita sisipkan upaya membangun kultur antikorupsi. Kita lakukan. Pertanyaannya, apakah itu menjamin korupsi selesai? Enggak juga," kata Adi.

Adi menambahkan, ASN berkualitas jika masuk dalam sistem instansi yang buruk tentu bakal terpengaruh. "Kalau kita punya ASN bagus, dimasukkan dalam sistem tidak bagus, jebol juga. Instansi atau institusi sebagai sebuah sistem harus kita perkuat. Budaya sistem antikorupsi harus kita bangun," imbuh Adi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Disdik Sumut Belum Temukan SKD Palsu dalam PPDB

Disdik Sumut belum ada menemukan surat keterangan domisili (SKD) palsu selama proses seleksi dalam PPDB.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tjahjo Kumolo Sebut Presiden Jokowi Selalu Ingatkan Perubahan Birokrasi

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan pentingnya reformasi birokrasi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Ganjar Semangati Penyintas Covid-19 di Rumah Isolasi

"Semangat! Semangat, ya! Tambahi lari-lari," kata Ganjar saat menyapa para penyintas Covid-19 dari kejauhan, yang menjalani karantina.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polda Banten Terima 3.762 Paket Sembako dari Kemparekraf

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan Kemparekraf.

NASIONAL | 25 Juni 2020

PPDB Online, Ribuan Calon Siswa di Jateng Cabut Berkas SKD Palsu

Namun S akhirnya sadar bahwa apa yang dilakukannya itu salah.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Tangani Covid-19, Pemprov Banten Refocusing Anggaran Rp 2,134 Triliun

“Ini sifatnya darurat, penyelamatan. Supaya kegiatan perekonomian bisa berjalan,” ujar Syaukani.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Kunjungi Jatim, Presiden Adaptasi Kebiasaan Baru

Rombongan terbatas yang turut serta dalam kunjungan kerja telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan rapid test.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Presiden Tinjau Posko Penanggulangan Covid-19 di Jatim

Setelah dari Surabaya, Jokowi berkunjung ke Banyuwangi.

NASIONAL | 25 Juni 2020

Dalam 4 Bulan, KLHK-Bea Cukai Periksa 1.121 Kontainer Limbah Impor

Permasalahannya adalah impor scrap plastik atau kertas ternyata mengandung limbah

NASIONAL | 25 Juni 2020

Polda Papua Barat Bongkar Sindikat Penambangan Emas

Pemasok dananya berada di Makassar dengan inisial FD dan AS.

NASIONAL | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS