Interpelasi Ditunda, Mahasiswa Lemparkan Tomat Busuk ke Gedung DPRD Banten
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Interpelasi Ditunda, Mahasiswa Lemparkan Tomat Busuk ke Gedung DPRD Banten

Jumat, 26 Juni 2020 | 20:59 WIB
Oleh : Laurens Dami / JAS

Serang, Beritasatu.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang melakukan aksi membawa keranda mayat dan melemparkan tomat busuk ke Gedung DPRD Provinsi Banten.

Aksi tersebut dipicu oleh perasaan kecewa atas ditundanya pengajuan hak interpelasi kepada Gubernur Banten Wahidin Halim terkait pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dari Bank Banten ke Bank Jabar dan Banten (BJB).

Koordinator aksi Muhamad Soleh, di depan Gedung DPRD Banten, Jumat (26/6/2020) menegaskan, keranda mayat dan aksi melemparkan tomat busuk merupakan simbol matinya dan busuknya kinerja DPRD Provinsi Banten, lantaran tidak melanjutkan interpelasi kepada Gubernur Banten Wahidin Halim terkait merger Bank Banten dan pemindahan RKUD.

“Yang kami bawa hari ini bisa diartikan sebagai matinya keberanian DPRD Banten karena tidak mau melanjutkan interpelasi kepada Gubenur Banten," tegas Soleh.

Mahasiswa juga menuding ditundanya hak interpelasi karena anggota DPRD Banten telah menerima beras yang disalurkan oleh forum Corporate Social Responsibility (CSR) dari BJB. Beras CSR tersebut diduga menjadi kunci bungkamnya anggota DPRD Provinsi Banten yang berujung pada keputusan menunda interpelasi.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang Faisal Dudayef Payumi Padma mengatakan dirinya kecewa atas sikap para anggota DPRD yang kendor dalam menggunakan hak interpelasi.

"Saya kecewa atas ditundanya interpelasi kepada Gubernur Banten. Apa karena beras CSR dari BJB sehingga dewan enggan melanjutkan interpelasi?" ujarnya.

Faisal menegaskan, interpelasi menjadi momen bagi Gubenur Banten untuk menjelaskan kepada masyarakat melalui para anggota DPRD terkait pemindahan RKUD dan rencana merger Bank Banten dengan BJB di tengah pandemi Covid-19.

Sementara Ketua Umum Korps HMI-Wati (Kohati) HMI cabang Serang Iis Solihat meminta kepada anggota legislatif Banten agar mampu bersikap tegas dan menjaga komitmennya dalam menjalankan fungsinya sebagai legislator.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu (legislatif-Red) harus mampu menjaga komitmennya dalam menjalankan fungsinya, salah satunya pengawasan,” tegas Iis

Belum Terima Laporan

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Banten, Gembong R Sumedi menilai Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar mengabaikan permintaan komisinya terkait laporan progres langkah penyehatan dan penyelamatan Bank Banten.

“Pemprov Banten berjanji akan melaporkan progres penyehatan Bank Banten hari demi hari. Namun sampai saat ini, kami belum menerima laporan dari Pemprov Banten,” tegasnya.

Gembong mengatakan, batas waktu yang diberikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk Pemprov Banten melakukan penyehatan Bank Banten hingga 21 Juli 2020 mendatang.

Gembong mengingatkan Sekda Banten untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan memberikan laporan kepada Komisi III DPRD Banten.

“Saya perlu mengingatkan ke Sekda Banten. Ini waktu sebulan ini adalah golden time (waktu emas). Kalau ini diabaikan, wasalam. Aset Bank Banten hilang termasuk dana kas daerah (kasda) sebesar Rp1,9 triliun,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Banten, Barhum HS meminta Pemprov Banten sebelum batas waktu yang ditentukan oleh OJK agar bsia menyerahkan dokumen resmi.

“Jadi sebelum tanggal 21 Juli, harapan kami Pemprov Banten sudah menyampaikan draf proposal ke OJK terkait skema penyelamatan dan penyehatan Bank Banten. Kita juga berharap OJK mengeluarkan surat sehingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bisa mengucurkan kasda yang selama ini terkunci,” ujar Barhum.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polda Riau Canangkan “Jaga Kampung” Antisipasi Kelangkaan Pangan

Tujuan Polda Riau mencangkan program Jaga Kampung, ada tiga hal yakni untuk menguatkan kampung, menyehatkan masyarakatnya, dan cukup pangannya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Tim Hukum PDIP Resmi Laporkan Pembakaran Bendera ke Polda Metro

PDIP resmi melaporkan pembakaran bendera partai ke Polda Metro Jaya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Percepat Penanganan Covid-19, Jateng Gelar 51.000 Tes PCR dan 80.000 Rapid Test

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut proses tracing wabah Covid-19 dengan cara pengecekan massal.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Cegat Ambulans, Massa Bawa Paksa Jenazah Positif Covid-19

Massa mencegah ambulans pembawa jenazah positif Covid-19 di Kota Ambon, Jumat (26/6/2020).

NASIONAL | 26 Juni 2020

Mendagri: Koordinasi Antar Wilayah Kunci Keberhasilan Lawan Covid-19

Koordinasi yang kuat dan bagus menjadi salah satu kunci untuk menekan dan menanggulangi penyebaran virus corona.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kempora Salurkan APD ke RSGM Universitas Moestopo

Bantuan ini terdiri dari masing-masing seratus baju hazmat, set face shield dan paket kesehatan berisi masker, vitamin, sabun dan sanitizer.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Suap Eks Kalapas Sukamiskin, Bos PT Gloria Karsa Abadi Segera Diadili

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, berkas penyidikan Rahadian Azhar telah dinyatakan lengkap atau P21.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Percepat Penanganan Covid-19, Jambi Operasikan Laboratorium Swab

Laboratorium pengujian swab Covid-19 Jambi yang berada di bawah BPOM Jambi akan beroperasi mulai Senin, 29 Juni 2020.

NASIONAL | 26 Juni 2020

FWD Life dan SOS Children’s Villages Indonesia Berkolaborasi untuk Berbagi

FWD Life dan SOS Children’s Villages Indonesia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 95 juta.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Proteksi Covid-19, KKP Beri APD Lengkap Pada Petugas Patroli Pengawas Perikanan

Pemberian perlengkapan APD lengkap ini dikarenakan para petugas kapal patroli pengawasan perikanan sering berinteraksi

NASIONAL | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS