Atasi Kesulitan Likuiditas, Bank Banten Jual Aset Rp 1,5 Triliun ke BJB
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Atasi Kesulitan Likuiditas, Bank Banten Jual Aset Rp 1,5 Triliun ke BJB

Jumat, 26 Juni 2020 | 22:21 WIB
Oleh : Laurens Dami / JAS

Serang, Beritasatu.com - Bank Banten menjual aset berupa kredit aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ke Bank Jabar dan Banten (BJB) senilai Rp 1,5 triliun. Hal itu dilakukan Bank Banten untuk menanggulangi masalah kesulitan likuiditas.

Pengalihan aset (cessie) tersebut merupakan syarat dari permohonan bantuan likuiditas bank milik Pemprov Banten itu terhadap BJB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 6.000 lebih kredit ASN Pemprov Banten yang akan dialihkan ke BJB. Dari total 6.000 kreditur tersebut, baru sebanyak 2.500 kreditur yang sudah beralih dengan nilai kredit sebesar Rp 330 miliar.

BJB mensyaratkan pemindahan kredit harus disertai dengan dokumennya, sehingga masing-masing kredit yang akan diambil alih harus diperiksa satu per satu dan hanya sesuai dengan kriteria BJB saja yang dapat diterima.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Namun, Andika mengatakan persoalan tersebut merupakan kebijakan pihak Bank Banten.

“Kan itu proses perbakan bukan tanggung jawab pemerintah tapi ke depan kan jelas penguatan (Bank Banten) yang akan kita lakukan. Semua berproses,” kata Andika kepada wartawan, Jumat (26/6).

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Banten, Gembong R Sumedi menilai, BJB mendapat untung atas pembelian kredit ASN Pemprov Banten senilai Rp 1,5 triliun dari Bank Banten.

“BJB yang untung. Karena sebelum pembelian, mereka juga meyakinkan terlebih dahulu ke Bank Banten apakah kreditur ASN yang dijual ini pembayarannya lancar atau tidak,” ujar Gembong.

BJB tentu mempertimbangkan secara matang karena tak ingin jika kredit yang dilimpahkan merupakan kredit macet. Apalagi terdapat kecenderungan pemotongan tunjangan kinerja (tukin) ASN hingga 50 persen.

“Kredit ASN yang lancar itu bisa jadi diambil alih ke BJB, sementara yang sering macet masih tetap di Bank Banten. Karena BJB juga melakukan screening sebelum menerima limpahan kreditur dari Bank Banten,” ujarnya.

Gembong juga membenarkan, penjualan kredit ASN dikarenakan Bank Banten mengalami kesulitan likuiditas. “Bagaimana mau beroperasi kalau modalnya saja nggak ada. Makanya ditawar-tawarin,” katanya.

Menurut Gembong, dari informasi yang didapat Komisi III, dari total 6.000 lebih kredit ASN, baru 2.500 kredit yang sudah beralih ke BJB.

“Kalau dikurs rupiah, sekitar Rp 330 miliar. Kalau logika saya, mereka sedang membutuhkan likuiditas, sementara mereka hanya mempunyai aset kredit yang masih bisa diandalkan. Dengan harapan, ketika kondisi sudah normal, ada sektor lain yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Berdasarkan informasi, BJB menolak pengajuan bantuan likuiditas yang diajukan oleh Bank Banten karena badan usaha milik Pemprov Banten itu belum memenuhi ketentuan BJB. Namun, BJB mengarahkan pada pengalihan aset (cessie).



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Anggota Komisi III Desak Kapolri Usut Tuntas Pembakaran Bendera PDIP

Anggota Komisi III DPR, I Wayan Sudirta mendesak Kapolri untuk mengusut tuntas dan menangkap pelaku serta dalang di balik aksi pembakaran bendara PDIP.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Indonesia Berpotensi Jadi Pintu Gerbang Maritim Dunia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki visi mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, dan kuat.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Pekan Depan, Jabar Kaji Perpanjangan PSBB Bodebek

Evaluasi perpanjangan PSBB untuk wilayah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) akan dilakukan pekan depan.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Direktur Pemberitaan BSMH Raih Penghargaan dari BNN

BNN memberikan penghargaan kepada 21 insan dan instasi terkait peran aktif Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

NASIONAL | 26 Juni 2020

Interpelasi Ditunda, Mahasiswa Lemparkan Tomat Busuk ke Gedung DPRD Banten

HMI Cabang Serang melakukan aksi membawa keranda mayat dan melemparkan tomat busuk ke Gedung DPRD Provinsi Banten.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Polda Riau Canangkan “Jaga Kampung” Antisipasi Kelangkaan Pangan

Tujuan Polda Riau mencangkan program Jaga Kampung, ada tiga hal yakni untuk menguatkan kampung, menyehatkan masyarakatnya, dan cukup pangannya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Tim Hukum PDIP Resmi Laporkan Pembakaran Bendera ke Polda Metro

PDIP resmi melaporkan pembakaran bendera partai ke Polda Metro Jaya.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Percepat Penanganan Covid-19, Jateng Gelar 51.000 Tes PCR dan 80.000 Rapid Test

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut proses tracing wabah Covid-19 dengan cara pengecekan massal.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Cegat Ambulans, Massa Bawa Paksa Jenazah Positif Covid-19

Massa mencegah ambulans pembawa jenazah positif Covid-19 di Kota Ambon, Jumat (26/6/2020).

NASIONAL | 26 Juni 2020

Mendagri: Koordinasi Antar Wilayah Kunci Keberhasilan Lawan Covid-19

Koordinasi yang kuat dan bagus menjadi salah satu kunci untuk menekan dan menanggulangi penyebaran virus corona.

NASIONAL | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS