PPDB Bengkulu: Tak Lulus Zonasi Bisa Diterima di Jalur Prestasi Jika Kuota Tersedia
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

PPDB Bengkulu: Tak Lulus Zonasi Bisa Diterima di Jalur Prestasi Jika Kuota Tersedia

Selasa, 30 Juni 2020 | 19:55 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu, Beritasatu.com Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadis Diknas) Bengkulu, Eri Yulian Hidayat mengatakan, siswa yang tidak lulus melalui jalur zonasi bisa diterima di jalur prestasi sepanjang kuotanya masih tersedia.

"Siswa yang tidak diterima dijalur zonasi bisa masuk melalui jalur prestasi sepanjang kuotanya masih tersedia. Bagi kita kuota penerimaan siswa baru yang disediakan di setiap SMA/SMK harus terisi penuh dan upaya tidak ada yang kosong," kata Kepala Diknas Bengkulu, Eri Yulian Hidayat, di Bengkulu, Selasa (30/6/2020).

Diknas Provinsi Bengkulu, berharap pada PPDB tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2020/2021, tidak ada kuota yang disediakan di masing-masing sekolah tidak terisi penuh. Karena itu, calon siswa yang tidak diterima di jalur zonasi karena penuh maka boleh diterima dijalur prestasi sepanjang kuotanya masih tersedia.

Demikian pula jalur lain yang disediakan di PPDB tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2020/2021. Hal ini dilakukan agar seluruh kuota yang tersedia di SMA/SMK di Bengkulu, dapat terisi dengan baik sesuai harapan.

"Bagi SMA/SMK yang kuotanya penerimaan siswa baru belum terisi 100 persen diminta untuk menerima siswa lagi sampai jatah dapat dipenuhi dengan baik. Kita tidak mau ada bangku kosong di sekolah negeri pada PPDB tingkat SMA/SMK tahun ini," ujarnya.

Eri menambahkan, pada tahun ajaran 2020/2021, kuota penerimaan siswa baru tingkat SMA/SMK di Bengkulu tercatat sebanyak 27.000 orang. Kuota penerimaan siswa baru tingkat SMA/SMK sebanyak ini tersebar di 10 kabupaten dan kota.

Sedangkan lulusan SMP/MTs tahun 2019/2020 di Bengkulu, di bawah kuota penerimaan siswa tingkat SMA/SMK, Dengan demikian, seluruh siswa SMP/MTs yang lulus tahun ini dipastikan dapat diterima di SMA/SMK yang ada di 10 kabupaten dan kota di Bengkulu.

Terkait hal tersebut, Eri mengimbau SMA/SMK di Bengkulu, tidak boleh menolak menerima siswa baru dengan alasan nilai rendah dan sebagainya sepanjang kuota di sekolah tersebut masih tersedia. Sebab, kuota penerimaan siswa baru yang disediakan Diknas harus terisi 100 persen.

Selain itu, penerimaan siswa baru tingkat SMA/SMK di Bengkulu, tidak ada pungutan apapun jenisnya terhadap orang tua siswa. "Jika ada sekolah minta uang pelicin dalam PPDB tolong dilaporkan ke Diknas Provinsi Bengkulu, dan jika terbukti kita tidak tegas sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Sekolah SMA/SMK di Bengkulu, katanya, juga dilarang menarik uang pakaian seragam dari para wali murid. Bagi sekolah yang terlanjur menarik uang pembelian pakaian seragam agar dikembalikan kepada wali murid.

"Sekolah SMA/SMK tidak dibenarkan menarik uang pakaian seragam dari wali murid. Silakan mereka sendiri membeli pakaian seragam sekolah. Bagi sekolah yang masih menarik uang pembelian pakaian seragam akan kita berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Dihukum 7 Tahun Penjara, Imam Nahrawi Isyaratkan Banding

Imam Nahrawi mengisyaratkan akan mengajukan banding terhadap vonis yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Jakarta.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Bengkulu Masih Dievaluasi di Kemkes

Dinkes Bengkulu berharap dana insentif yang bersumber dari APBN untuk tenaga medis yang menangani kasus Covid-19 segera dicairkan dalam waktu dekat.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Menkumham Sebut Buronan Djoko Tjandra Tidak Ada di Indonesia

Menkumham menyebut terpidana dan buron perkara pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko S Tjandra tidak ada di Indonesia.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Korban Aksi Terorisme Terancam Tidak Dapat Kompensasi

Bagi korban tindak pidana terorisme yang mengalami kerugian sebelum UU pemberantasan tindak pidana terorisme diberlakukan, terancam tidak mendapatkan kompensasi

NASIONAL | 30 Juni 2020

Ombudsman Sumut Ungkap Dugaan Kecurangan PPDB Online

Ombudsman menduga ada oknum yang "memainkan" surat keterangan domisili agar anak diterima di luar zonasinya.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Wali Kota Bengkulu Kembali Izinkan Masyarakat Gelar Pesta Pernikahan

Pesta pernikahan diperbolehkan untuk digelar dengan syarat menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Lawan Pendiri Kaskus, Dua Orang Jadi Tersangka

Kasus saling lapor antara pendiri Kaskus, Andrew Darwis, dengan Titi Sumawijaya Empel dan Jack Boyd Lapian terkait sertifikat gedung memasuki babak baru.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Indonesia Tampung 99 Pengungsi Rohingya

Kemlu bersama sejumlah pihat terkait termasuk Satgas Pengungsi akan bertolak ke Aceh pada Rabu (1/7/2020).

NASIONAL | 30 Juni 2020

Gubernur Sumut: Tindakan Wali Kota Surabaya Lebay

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menganggap tindakan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sujud kepada dokter "lebay".

NASIONAL | 30 Juni 2020

HUT Bhayangkara, 4.308 Warga Peroleh SIM Gratis

Pemberian SIM gratis ini hanya dikhususkan bagi warga yang lahir di tanggal 1 Juli atau bertepatan dengan HUT Bhayangkara.

NASIONAL | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS