Menkumham Siap Tindaklanjuti Perjanjian Hukum dengan Serbia
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Menkumham Siap Tindaklanjuti Perjanjian Hukum dengan Serbia

Sabtu, 4 Juli 2020 | 17:20 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly memimpin delegasi Indonesia berangkat ke Beograd pada Sabtu (4/7/2020). Keberangkatan delegasi ini untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Serbia di bidang hukum dan hak asasi manusia. Dalam kunjungan tersebut, Yasonna dijadwalkan akan bertemu dengan sejumlah menteri dan otoritas penegak hukum di Serbia.

Keberangkatan ini merupakan tindak lanjut kunjungan Duta Besar Serbia untuk Indonesia, Slobodan Marinkovic, di Jakarta pekan lalu. Pada pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai potensi kerja sama Indonesia dan Serbia dalam ruang lingkup Kemkumham, termasuk di bidang Mutual Legal Assitance (MLA/Bantuan Hukum Timbal Balik) dan ekstradisi.

"Kita sebelumnya sudah menerima dan mempelajari draf perjanjian internasional terkait MLA dari Serbia. Kunjungan kali ini di antaranya untuk membahas lebih lanjut dan mencapai kesepakatan terkait perjanjian tersebut. Saya berharap bisa membawa pulang kabar baik dari kunjungan ini," kata Yasonna dalam keterangan pers, Sabtu (4/7/2020).

Yasonna mengungkapkan pentingnya kerja sama bidang hukum dengan Serbia dalam menghadapi tantangan global yang semakin meningkat. Salah satunya dalam menghadapi kejahatan narkotika dan perdagangan manusia.

"Khususnya terkait kejahatan narkotika dan perdagangan manusia yang merupakan bagian kejahatan terorganisasi transnasional," katanya.

Untuk itu, tercapainya kesepakatan di bidang hukum seperti Perjanjian MLA dengan Serbia merupakan hal penting. Dari sisi diplomasi, kerja sama ini semakin memperkuat hubungan diplomatik kedua negara yang sudah terjalin sejak 1954 atau saat Serbia masih tergabung di Yugoslavia.

"Selain itu, kerja sama bidang hukum dan HAM seperti Perjanjian MLA serta ekstradisi juga bermanfaat dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi serta pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi atau asset recovery," katanya.

Saat ini, Indonesia telah memiliki 11 perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik atau MLA. Tujuh di antaranya sudah diratifikasi menjadi UU, yakni MLA dengan Australia, Tiongkok, Korea Selatan, ASEAN, Hong Kong, India, dan Vietnam. Sementara empat perjanjian lainnya sedang dalam proses ratifikasi, yaitu dengan Uni Emirat Arab, Iran, Swiss, dan Rusia.

RUU tentang Pengesahan Perjanjian tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dan Masalah Pidana antara Republik Indonesia dan Konfederasi Swiss sudah disepakati untuk dibawa ke rapat paripurna DPR. RUU tersebut diharapkan dapat segera disahkan menjadi undang-undang.

Yasonna sebelumnya mengatakan undang-undang tersebut akan memungkinkan aparat penegak hukum Indonesia memetakan kemungkinan adanya harta kekayaan hasil korupsi, penggelapan pajak, dan tindak pidana lain dari Indonesia yang disimpan di Swiss.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Bupati dan Ketua DPRD Kutim Jadi Pelajaran Masyarakat Pilih Pemimpin

Bupati Kutim, Ismunandar dan Ketua DPRD Kutim, Encek Unguria R Firgasih merupakan pasangan suami istri.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Gubernur Khofifah Siap Kawal Penyaluran BLT Dana Desa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa siap mengawal program BLT Dana Desa agar tepat sasaran.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Tidak Pakai Masker di Tempat Umum, Warga Yogyakarta Terancam Denda

Warga Yogyakarta yang tidak menggunakan masker di tempat umum terancam denda Rp 100.000.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Jambi Kerahkan 5.744 Orang Pasukan Pemadaman Karhutla

Pemprov Jambi mengerahkan sekitar 5.744 orang pasukan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mencegah bencana karhutla dan asap.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Amnesty International Apresiasi Langkah Indonesia Tampung Pengungsi Rohingya

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memperhatikan nasib pengungsi Rohingya.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Pemkab Mukomuko Belum Izinkan Warga Gelar Pesta Pernikahan

Bustam Bustomo mengatakan jika masyarakat kembali diperbolehkan menggelar pesta pernikahan, maka harus memenuhi protokol kesehatan.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Jaga Perbatasan Papua, 450 Prajurit Siliwangi Bebas Covid-19

Sebanyak 450 prajurit Batalyon 312/Kala Hitam Kodam III Siliwangi TNI AD berangkat dari Tanjung Priok Jakarta Utara untuk bertugas menjaga perbatasan Papua-PNG.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Pemprov Bengkulu Siap Cairkan Dana Pilkada Serentak Tahap Dua

Pemprov Bengkulu siap mencairkan dana Pilkada Serentak 2020 tahap kedua sebesar Rp 66 miliar ke KPU setempat.

NASIONAL | 4 Juli 2020

KPK Dalami Motif Bupati Kutai Timur Bawa Banyak Uang untuk Sosialisasi Pilkada

Diduga uang tersebut dikumpulkan dari para rekanan yang menggarap proyek di Kutai Timur.

NASIONAL | 4 Juli 2020

Kasad Dampingi Menhan Kunjungan Kerja ke Akmil Magelang

Saat ini Akademi Militer juga mulai memperkenalkan metode e-learning sebagai sarana edukasi bagi para taruna taruni.

NASIONAL | 4 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS