Wali Kota Bengkulu Larang Sekolah Belajar Tatap Muka di Kelas
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Wali Kota Bengkulu Larang Sekolah Belajar Tatap Muka di Kelas

Selasa, 14 Juli 2020 | 18:36 WIB
Oleh : Usmin / JAS

Bengkulu, Beritasatu.com - Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, meminta pihak sekolah tingkat SD hingga SMA/SMK sederajat tidak menggelar belajar mengajar tatap muka di kelas karena daerah ini masih berada di zona merah virus corona atau Covid-19.

"Saya minta semua jenjang pendidikan di Kota Bengkulu, saat ini tetap belajar secara daring karena tatap muka di kelas belum memungkinkan untuk dilaksanakan mengingat kasus Covid-19 masih tinggi," kata Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, di Bengkulu, Selasa (14/7/2020).

Hal tersebut diungkapkan Helmi Hasan menyikapi pada hari pertama awal tahun ajaran baru 2020/2021, Senin (13/4/2020), ada sekolah di Kota Bengkulu, menggelar tatap muka di kelas. Padahal, sebelumnya Pemkot Bengkulu, sudah mengeluar surat edaran bahwa sekolah tetap dilaksanakan melalui daring.

"Saya minta Kepala Diknas Kota Bengkulu, meminta menghentikan sekolah yang melaksanakan kegiatan belajar tatap muka di kelas. Saat ini, di Kota Bengkulu belum memungkinkan untuk melaksanakan siswa belajar tatap muka di kelas, seperti biasa karena kasus covid-19 terus meningkat," ujarnya.

Helmi menambahkan, jika sekolah tersebut masih saja ngeyel alias tidak bersedia menghentikan kegiatan belajar tatap muka dikelas, maka kepala sekolahnya harus diberikan tindakan bagi sekolah negeri dan bagi sekolah swasta agar diberikan surat teguran.

Sebab, jika dipaksakan sekolah menggelar belajar tatap muka di kelas dikhawatirkan akan muncul kasus kluster sekolah di Kota Bengkulu. "Jika hal ini sampai terjadi kasus Covid-19 di Bengkulu, akan meningkat. Karenanya, kita minta kegiatan belajar di Kota Bengkulu, masih dilakukan melalui daring atau online," ujarnya.

Kegiatan belajar tatap muka di kelas, kata Helmi Hasan, baru dapat dilaksanakan pada semua jenjang pendidikan, apabila kasus Covid-19 benar-benar melandai dan tidak ditemukan kasus positif baru di daerah ini.

Karena itu, kegiatan belajar melalui daring di Kota Bengkulu, akan dilakukan hingga Desember 2020 mendatang kecuali dalam waktu dekat ini, kasus positif Covid-19 baru tidak ada lagi daerah ini atau sudah benar-benar landai.

Sementara itu, Kepala Diknas Kota Bengkulu, Rosmayeti mengatakan, pihaknya sudah meminta seluruh sekolah negeri dan swasta di daerah ini agar tidak menggelar belajar tatap muka di kelas, karena kasus Covid-19 positif masih tinggi.

Rosmayeti mengakui pada hari pertama masuk sekolah awal tahun ajaran baru ada sekolah menggelar tatap muka di kelas hanya sekadar memberikan penjelasan kepada siswa baru hanya berlangsung 15 menit dan jumlah siswa masuk kelas juga dibatasi maksimal 10 orang dari kapasitas sebelumnya 35 orang.

"Jadi, bukan belajar tatap muka di kelas tapi memberikan penjelasan kepada siswa baru. Sedangkan siswa kelas II dan III tidak hadir dan mereka tetap belajar daring di rumah masing-masing," ujarnya.

Rosmayeti menambahkan, pada Selasa (14/7/2020) tidak ada sekolah di Kota Bengkulu, mengumpulkan siswa, apalagi menggelar belajar tatap muka di kelas. "Jika masyarakat melihat ada sekolah di Kota Bengkulu menggelar belajar tatap muka di kelas tolong dilaporkan ke Diknas, bila terbukti benar kepala sekolahnya kita berikan sanksi tegas," ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kementerian Desa Revitalisasi Peran Bumdes

Pandemi Covid-19turut memengaruhi perekonomian di desa.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Mahfud: Tim Pemburu Koruptor Tidak Melibatkan KPK

Tim Pemburu Koruptor untuk memburu aset para tersangka atau terpidana yang melarikan diri.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumut karena Pemeriksaan Masif

Banyaknya positif corona karena GTPP Covid-19 bersama petugas kesehatan gencar memeriksa secara masif dari pasien yang dinyatakan terpapar.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Mayoritas Pemilih Prabowo Tidak Dukung RUU Cipta Kerja

SMRC mengukur sejauh mana tingkat pengetahuan dan dukungan masyarakat terhadap RUU Cipta Kerja. Sebagian besar pendukung Prabowo tak mendukung RUU Cipta Kerja.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Paripurna DPR Sahkan Perppu 2/2020 Jadi UU

Bagi pemerintah, aturan ini sangat strategis karena memberi payung hukum bagi pilkada serentak yang tertunda akibat ada virus corona.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Akomodir Kekosongan Kelas, Ganjar Siapkan Kebijakan Afirmasi

Regulasi itu sedang disiapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Sosialisasikan Protokol Kesehatan, Jokowi Minta Bantuan Artis Papan Atas Indonesia

Para seniman dan musisi juga berkesempatan memberikan masukan kepada Jokowi terkait kehadiran negara dalam mengakomodir para seniman yang terdampak Covid-19.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Robot KECE Unesa Bantu Nakes Rawat Pasien Covid-19

Robot KECE ini juga dilengkapi alat komunikasi berbasis video, yang dapat menunjang kinerja tenaga medis dari jarak jauh.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Kemdikbud Diminta Bentuk Tim Pemantau Sekolah Zona Hijau

Tim pemantau ini bertujuan untuk mencegah terbentuknya klaster Covid-19 baru di lingkungan sekolah.

NASIONAL | 14 Juli 2020

Ganjar Heran Solo Disebut Zona Hitam Covid-19

Ganjar tidak mengerti kenapa Solo mendapat predikat sebagai zona hitam penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 14 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS