2021, Kempupera Tetap Berikan Subsidi Rumah Bagi MBR
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

2021, Kempupera Tetap Berikan Subsidi Rumah Bagi MBR

Kamis, 16 Juli 2020 | 21:28 WIB
Oleh : Imam Muzakir / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) memastikan bahwa anggaran subsidi perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih terus dilaksanakan, meski sudah ada Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

“Kami pastikan bahwa, anggaran subsidi untuk MBR dan pekerja informal ini masih ada, karena pemerintah masih menganggarkan dana subsidi pada tahun 2021,” ungkap Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kempupera, Eko Djoeli Heripoerwanto, dalam seminar Webinar, di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Jadi, kata Eko, PPDPP Kementerian PU sebagai pengelola dana FLPP masih ada sampai Tapera betul-betul siap dan bisa memberikan pelayanan bagi pekerja informal maupun formal di luar Aparatur Sipil Negara (ASN).

“BP Tapera belum berpisah penuh, PUPR (Kempupera) masih bekerja menjaga pelayanan kepada MBR di luar ASN tetap jalan dengan SSB, BP2BT, SBUM dan lainnya. Jadi tidak perlu perlu khawatir dana mengganggu pelayanan,” katanya.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Adi Setianto mengatakan, BPT Tapera akan memfokuskan pembiayaan perumahan dalam ASN karena pegawai sipil ini sudah dilakukan pemotongan gaji lewat Bapertarum dan saat ini BPT Tapera melakukan pendataan ASN yang masih aktif dan pensiun. “Diharapkan semua sudah beres dan 2021 kita bisa jalan,” kata Adi.

Ditargetkan BP Tapera ini sampai dengan 2024 menargetkan bakal membangun 500.000 unit rumah dana yang dikhususkan ASN. ”Pada masa periode saat ini, Tapera akan fokus kredibilitas kepada masyarakat,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Saksi Sebut Manajemen Lama Jiwasraya Gunakan RDPT Muluskan Aksi Terdakwa

Waktu itu manajemen tidak menginginkan pencatatan kerugian akibat penurunan harga-harga.

NASIONAL | 16 Juli 2020

KPK Serahkan Tanah Sitaan ke Kementerian ATR/BPN

KPK menyerahkan dua bidang tanah dari sitaan perkara korupsi senilai Rp 36,9 miliar ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN)

NASIONAL | 16 Juli 2020

Peduli Kesulitan Rakyat, Alumni Akabri ‘95 Gelar Baksos

Sebagai bentuk kepedulian atas keprihatinan bangsa yang saat ini tengah dilanda pandemi Covid-19, Alumni Akabri tahun 1995 menggelar bakti sosial (baksos)

NASIONAL | 16 Juli 2020

DPR dan Pemerintah Sepakat Konsep RUU BPIP Tidak Segera Dibahas

Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tidak akan dibahas dalam waktu dekat.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Eks Wali Kota Medan Mulai Jalani Hukuman di Lapas Tanjung Gusta

Jaksa Eksekutor pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin ke Lapas Tanjung Gusta, Medan, Kamis (16/7/2020).

NASIONAL | 16 Juli 2020

Bakamla: Situasi Laut Cina Selatan Terus Menghangat

Menurut Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksdya TNI Aan Kurnia perkembangan situasi keamanan laut Natuna Utara dan Laut Cina Selatan terus menghangat.

NASIONAL | 16 Juli 2020

GP Ansor dan Masyarakat Dayak Kolaborasi Perkuat Pancasila

Pelaksanaan Pancasila harus semakin diperkuat, sehingga benar-benar dapat dirasakan manfaatnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Buntut Kasus Djoko Tjandra, Propam Periksa Ses NCB-Interpol

Ses NCB-Interpol Brigjen Nugroho Wibowo juga turut diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri terkait kasus Djoko Tjandra.

NASIONAL | 16 Juli 2020

SK Penetapan 11 Calon Anggota DPR-PB Dinilai Cacat Hukum Diminta Ditinjau Ulang

Disebutkan, ada lima jenis pelanggaran hukum dalam SK tersebut.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Apresiasi Mabes Polri, IPW Minta Persengkongkolan Jahat Lindungi Djoko Tjandra Tetap Diusut

IPW meyakini ada persekongkolan jahat dari sejumlah oknum pejabat untuk melindungi Djoko Tjandra.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS