Gugus Tugas Bubar, Achmad Yurianto Tak Lagi Jadi Jubir Penanganan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.12)   |   COMPOSITE 5091.82 (17.74)   |   DBX 966.643 (5.38)   |   I-GRADE 139.941 (-0.02)   |   IDX30 428.154 (0.24)   |   IDX80 113.358 (0.35)   |   IDXBUMN20 291.199 (1)   |   IDXG30 119.599 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 379.423 (0.06)   |   IDXQ30 124.629 (0.16)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.08)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.29)   |   IDXV30 107.251 (0.1)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.23)   |   Investor33 373.408 (0.69)   |   ISSI 150.953 (0.04)   |   JII 549.986 (-0.02)   |   JII70 187.543 (0.25)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.5)   |   LQ45 788.563 (1.46)   |   MBX 1407.83 (4.49)   |   MNC36 279.661 (0.63)   |   PEFINDO25 277.129 (4.96)   |   SMInfra18 242.149 (-0.42)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.34)   |  

Gugus Tugas Bubar, Achmad Yurianto Tak Lagi Jadi Jubir Penanganan Covid-19

Selasa, 21 Juli 2020 | 20:13 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Seiring dengan pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang kemudian diganti dengan nama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, maka Juru Bicara Penanganan Covid-19 pun turut diganti.

Selama ini, Achmad Yurianto bertugas sebagai Juru Bicara Penanganan Covid-19. Namun sekarang posisi Achmad Yurianto diganti oleh Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

"Presiden Republik Indonesia telah menunjuk saya sebagai juru bicara satgas penanganan Covid-19," kata Wiku Adisasmito di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Selain mengganti juru bicara, pemerintah juga mengubah pola komunikasi publik dalam memberitahukan penanganan Covid-19. Kini Juru Bicara Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 tidak lagi mengumumkan data kinerja dan data medis secara langsung setiap sore kepada media.

Dengan kata lain, Wiku Adisasmito menjelaskan ia tidak lagi mengumumkan penambahan jumlah pasien positif, sembuh dan meninggal dunia akibat Covid-19 secara live melalui media massa setiap sore harinya. Namun, masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui website resmi Covid-19.

"Terjadi perubahan pengumuman kasus Covid harian yang sebelumnya disampaikan Dirjen P2P Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto, selanjutnya update kasus harian dapat langsung dilihat di portal www.covid19.go.id,” ujar Wiku Adisasmito.

Ketika dikonfirmasi, Achmad Yurianto membenarkan dirinya tidak lagi menjabat sebagai Juru Bicara Penanganan Covid-19. Ia kembali fokus pada jabatan lamanya sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan. Dalam jabatannya ini, ia mempunyai tugas menangani banyak masalah kesehatan masyarakat, tak hanya Covid-19.

"Saya fokus di P2P, dan Covid-19 adalah juga masalah P2P. Masih banyak masalah yang harus saya selesaikan (TBC, DBD, Malaria, HIV, dan lain-lain),” Achmad Yurianto.

Seperti diketahui, perubahan ini terjadi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang ditandatangani Jokowi pada Senin (20/7/2020).

Perpres tersebut berisi pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan pembentukan Komite Penanganan Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Komite dipimpin oleh Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Selain itu Perpres juga mengatur pembentukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Sesuai Perpres, Satgas ini masih di bawah komando Doni Monardo yang sekarang ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gugus Tugas Covid-19 Dibubarkan, Pemda DIY Masih Tunggu Petunjuk

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dibubarkan pemerintah pusat. Gugus Tugas di daerah masih menunggu petunjuk dari pusat.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Nama Djoko Tjandra Hilang di Interpol, Dua Jenderal Polri Belum Tentu Salah

Mantan Kepala Divisi Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan mantan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Nugroho Wibowo belum dinyatakan bersalah.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Ini Alasan Jokowi Bentuk Komite Penanganan Covid-19 dan PEN

Keseimbangan antara penanganan masalah kesehatan dan ekonomi sangat penting, itu sebabnya Presiden Jokowi Perpres Nomor 82 Tahun 2020.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Polisi Tetapkan 8 Orang Tersangka Penganiayaan Polisi di Medan

Akibat penganiayaan itu, Bripka Karingga Ginting mengalami luka empat jahitan di kepala, ruas jari bergeser, luka lecet dan lebam di wajah.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Rumah Tokoh Pemekaran Kabupaten Sergai Dibakar Orang Tak Dikenal

Pelaku yang diduga lebih dari 2 orang itu juga membakar mobil Honda Civic BK 1422 JS milik korban.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Karang Taruna Diminta Bantu Rakyat Hadapi Covid-19

Didik kembali memimpin Karang Taruna Nasional periode 2020-2025, setelah dipilih aklamasi dalam Temu Karya Nasional di Bogor pada 20-21 Juli 2020.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Pemprov Sumut Ingatkan Perkantoran Waspadai Klaster Baru Covid-19

Setiap perkantoran pemerintah maupun swasta harus mempertimbangkan menyajikan hidangan makanan dan minuman.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Bawaslu RI Ingatkan Praktik Politisasi Bantuan Covid-19 Jelang Pilkada

Praktik politisasi bantuan Covid-19 bisa saja dilakukan oleh pasangan calon tertentu khususnya petahana menjelang pilkada.

NASIONAL | 21 Juli 2020

Kasus Korupsi Lahan SMKN 7 Tangsel Sedang Ditangani Bagian Penindakan KPK

Uday mengatakan pihaknya telah mendapat informasi bahwa BPKP telah melakukan audit investigasi atas pengadaan lahan SMKN 7 Tangsel.

NASIONAL | 21 Juli 2020

25 Persen Pelajar di Jawa Tengah Tak Miliki Akses Pendidikan Daring

Para pelajar ini juga merasakan ada perbedaan mencolok proses belajar mengajar sistem tatap muka dengan sistem daring.

NASIONAL | 21 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS