Komisi Kejaksaan Apresiasi Keberhasilan Polri Tangkap Djoko Tjandra
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Komisi Kejaksaan Apresiasi Keberhasilan Polri Tangkap Djoko Tjandra

Kamis, 30 Juli 2020 | 23:25 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Kejaksaan mengapresiasi keberhasilan Polri menangkap buronan Djoko Tjandra, Kamis (30/7/2020).

Buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, ditangkap di Malaysia. Buronan Djoko Tjandra sudah mendarat di Halim Perdanakusuma sekitar pukul 22.40 WIB. Pesawat khusus itu merupakan pesawat carteran dan membawa 12 orang, salah satunya buronan Djoko Tjandra.

Buronan Djoko Tjandra sendiri harus dieksekusi berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) mengacu pada keputusan MA Nomor 12 PK/Pid.Sus/2009 yang menerima PK Kejaksaan yang menyatakan Djoko Tjandra bersalah dan divonis hukuman 2 tahun penjara serta menyerahkan uang dari Bank Bali sebesar Rp 546,166 miliar ke kas negara.

Menyikapi keberhasilan penangkapan ini, Komisi Kejaksaan (Komjak) mengapresiasi hasil kerja keras kepolisian yang telah berhasil menangkap dan memulangkan buronan yang paling dicari Kejaksaan Agung (Kejagung) itu.

"Kami apresiasi atas kinerja Polri, termasuk Kabareskrim dan tim yang menangkap Djoko Tjandra yang cepat dan sigap setelah sekian lama tidak kunjung berhasil dieksekusi," kata Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak, di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Komjak juga mengapresiasi kepolisian yang bergerak cepat dengan mencopot tiga jenderal polisi dari jabatannya karena diduga ikut terlibat "mengamankan" keberadaan Djoko Tjandra saat berada di Indonesia.

"Juga atas respons Kapolri mencopot tiga jendral yang dianggap bertanggung jawab terhadap kasus Djoko Tjandra membuktikan reformasi Polri berjalan dan tidak ada toleransi terhadap oknum yang melanggar aturan dalam tugas, sehingga masyarakat merasa yakin terhadap penegakan hukum yang adil dan benar," ucapnya.

Djoko Tjandra terseret kasus cessie Bank Bali yang terjadi pada tahun 1998 senilai lebih dari Rp 500 miliar. Djoko dihukum 2 tahun penjara dalam putusan PK yang diajukan jaksa, namun yang bersangkutan justru meninggalkan Indonesia pada 10 Juni 2009 lalu.

Setelah bertahun-tahun hilang, tiba-tiba Djoko Tjandra muncul kembali untuk mengajukan PK ke PN Jakarta Selatan pada 8 Juli 2020 lalu.

Djoko Tjandra membuat heboh masyarakat setelah mendaftarkan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tidak hanya itu, sebelumnya Djoko Tjandra juga sempat membuat KTP elektronik dan paspor.

Belakangan diketahui Djoko Tjandra juga mengantongi surat perjalanan dan surat bebas Covid-19 dari Mabes Polri. Imbasnya, Mabes Polri pun mencopot sejumlah Jenderal Polisi yang diduga ikut terlibat mengeluarkan surat tersebut.

Tidak hanya di Mabes Polri, tindak tanduk Djoko Tjandra juga menyasar ke sejumlah oknum kejaksaan. Namun, kejaksaan sendiri hanya mencopot satu jaksa atas nama Pinangki Sirna Malasari dari jabatan struktural karena dianggap pergi ke luar negeri tanpa izin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Polda Banten Gagalkan Penyelundupan 159 Kg Ganja Asal Aceh

Polda Banten juga mengamankan sembilan tersangka yang memiliki peran berbeda-beda dalam pengiriman ganja.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Kabareskrim Berterima Kasih kepada Kepolisian Malaysia

Penangkapan dan pemulangan Djoko Tjandra untuk menjawab keraguan publik terhadap Kepolisian, sekaligus menunjukkan komitmen untuk menangkap buronan tersebut.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Kejaksaan Diminta Segera Eksekusi Djoko Tjandra

Buronan perkara pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra telah ditangkap di Kuala Lumpur Malaysia

NASIONAL | 30 Juli 2020

Polisi Larang Pewarta Foto Masuki Area Bandara Tempat Kedatangan Djoko Tjandra

Polisi melarang para pewarta foto yang ingin mengambil gambar di area kedatangan buronan Djoko Tjandra di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Djoko Tjandra Tiba di Jakarta

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono membenarkan penangkapan Djoko di Malaysia.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Kemdikbud Harap Pengajaran Jarak Jauh Tidak Kurangi Kreativitas Anak

Kemdikbud berharap anak- anak meski belajar dari jarak jauh tetap menjalankan dengan rasa bahagia.

NASIONAL | 30 Juli 2020

BNN Ungkap Narkoba Baru Permen Berisi Zat THC

BNN berhasil mengungkap narkoba baru berupa permen berisi zat tetrahydrocannabinol (THC) yang dikirim dari Inggris ke Indonesia.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Jelang Kedatangan Djoko Tjandra, Penjagaan Bandara Halim Diperketat

Djoko Tjandra dibawa ke Indonesia melalui bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Penjagaan di bandara tersebut diperketat.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Pemprov Jateng Bantu Sambungan Listrik Gratis untuk 15.000 Rumah

Progres program sambungan listrik gratis di Jateng mencapai 43,76 persen.

NASIONAL | 30 Juli 2020

Tangkap Djoko Tjandra, Polisi: Bukti Sesuai Komitmen

Bareskrim Polri memenuhi komitmennya menangkap buronan kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra, di Malaysia, hari ini.

NASIONAL | 30 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS