Kuliah S3 di Unhan, Hasto Ingin Perkuat Teori Geopolitik
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Kuliah S3 di Unhan, Hasto Ingin Perkuat Teori Geopolitik

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 16:49 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menjadi mahasiswa baru program doktoral (Strata-3/S3) di Universitas Pertahanan (Unhan) Indonesia, Hasto mengaku dirinya sengaja memilih Unhan dan akan melakukan penelitian berkaitan dengan diskursus pemikiran geopolitik Bung Karno.

"Mengapa? Karena sejarah dan cara pandang kemerdekaan Indonesia ditujukan bagi upaya membangun persaudaraan dunia," ujar Hasto Kristiyanto di kampus Unhan, Sabtu (29/8/2020).

Hasto mengaku memang tertarik kepada persoalan geopolitik karena mengajarkan tentang cara pandang Indonesia untuk dunia. Baginya, sejarah Nusantara itu membangun peradaban dunia.

"Nusantara menjadi titik temu peradaban dunia, dan sangat dikenal karena penguasaan jalur rempah dunia. Abad ke 8 kita sudah memiliki mahakarya berupa Candi Borobudur. Demikian pula filsafat dharma, sangat otentik Indonesia dan rekam jejaknya sejak abad ketujuh melalui pemikiran Dharmakitri yang kuliahnya diikuti oleh mahasiswa mancanegara," bebernya.

Dalam perspektif kekinian, Hasto mengatakan studi ini penting didalami di tengah tren meredupnya cara pandang keluar dan spirit kepemimpinan Indonesia di dunia internasional.

“Dulu saja, playing field Indonesia tahun 1955 sudah menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa Asia Afrika, tetapi kini lebih banyak inward looking. Hanya mengurusi urusan dalam negeri sendiri. Padahal sebenarnya Pancasila bisa menjadi leadstar di dalam pergaulan antarbangsa," ulasnya.

Hasto mengaku merasa haus untuk kembali membaca buku-buku, teori, dan mendiskusikan hal-hal strategis berkaitan dengan konsepsi pertahanan, geopolitik, geostrategi, geoekonomi, dan juga falsafah ilmu pengetahuan.

"Itulah sebabnya saya mengambil studi S3 di Unhan ini. Saya ingin memperkuat teori geopolitik bagi Indonesia demi membangun persaudaraan dunia," pungkasnya.

Hasto memulai kuliahnya dengan mendengarkan arahan dari dua tokoh nasional, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Dalam upacara pembukaan, Prabowo yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan, menjadi inspektur upacara. Sementara Hasto, sebagai mahasiswa baru Unhan, bersama mahasiswa lainnya mengikuti upacara itu.

Setelahnya, Hasto dan kawan-kawan juga mendengarkan orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Presiden RI Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Ini sejarah baru bagi Unhan, universitas yang terdepan di dalam menggelorakan semangat nasionalisme, bela negara, untuk pertama kalinya menyelenggarakan pendidikan S1, S2, dan S3 secara bersamaan," kata Hasto.

Hasto tampak serius berdiskusi dengan beberapa mahasiswa TNI baik dari matra darat, laut, maupun udara. Hasto kerap berbincang dengan teman seangkatannya, termasuk Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia, Teguh Haryono.

"Saya sampaikan bahwa di PDI Perjuangan, nasionalisme dan patriotisme selalu berkobar dan menjadi spirit seluruh kader partai. Jadi kita disatukan oleh semangat bela negara, dan dari situ kami langsung akrab," ujar Hasto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

N250 Gatot Kaca, Akhir Tragis Dunia Dirgantara Kita

N-250 yang menjadi karya anak bangsa, setelah berjibaku sedemikian rupa untuk bisa menciptakan pesawat sendiri, hanya berujung di museum.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Mahfud MD: Pungli di Sentra Layanan Publik Berkurang

Kemudahan tersebut berkat perkembangan teknologi informasi digital.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

BNPT: Komunikasi dengan Ulama Cegah Terorisme pada Generasi Muda

Apalagi di era teknologi informasi yang makin berkembang ini, pengaruh media sosial saat ini sungguh luar biasa.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Kemtan Cabut Sementara Penetapan Ganja Sebagai Tanaman Obat

Kementerian Pertanian mencabut sementara Kepmentan no 104 tahun 2020 yang menetapkan ganja sebagai tanaman obat.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Dirjen GTK: Pembelajaran Bermakna Menumbuhkan Keingintahuan

Guru diharapkan mengutamakan pembelajaran yang bermakna di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

3 Indonesia Dukung Pembelajaran Jarak Jauh

Kerja sama dengan pihak sekolah dan universitas dilakukan 3 Indonesia dalam memberikan kartu perdana secara gratis kepada siswa dan tenaga pengajar.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Akademisi UI Uraikan Dampak Positif RUU Cipta Kerja

Teddy mengaku heran jika ada yang menolak RUU Cipta Kerja. Menurutnya, serikat buruh juga tidak menolak semua isi dari RUU Cipta Kerja.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Kuliah S3 di Unhan

Ketika mengajar di Sekolah Partai, Hasto selalu menyampaikan pentingnya pemahaman geopolitik. Di Unhan dia senang mendapat ruang yang luas mempelajari hal itu.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Kempora Pantau Pengelolaan Anggaran Pelatnas Timnas U-19

Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelatnas dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Kemdagri Dorong Pemda Laksanakan Proses Belajar yang Aman

Kemdagri mendorong kepala daerah untuk melaksanakan kewajiban sesuai dengan kewenangannya dalam pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi ini.

NASIONAL | 28 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS