30 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA Lulus Seleksi Kualitas
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

30 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA Lulus Seleksi Kualitas

Selasa, 15 September 2020 | 20:10 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 30 orang calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) Tahun 2020 lulus seleksi kualitas. Penetapan kelulusan seleksi kualitas ini berdasarkan Rapat Pleno Anggota KY di Ruang Rapat Pimpinan KY, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Para calon yang lulus seleksi kualitas terdiri dari empat orang calon hakim agung Tata Usaha Negara khusus pajak, 16 orang calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di MA, dan 10 calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di MA.

"Mereka telah menjalani seleksi kualitas secara daring untuk mengukur dan menilai tingkat kapasitas keilmuan dan keahlian calon berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan KY bersama dengan MA," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Aidul Fitriciada Azhari dalam keterangan pers, Selasa (15/9/2020).

Dikatakan, empat calon hakim agung Tata Usaha Negara khusus pajak yang lulus seleksi kualitas adalah lelaki dan berlatar belakang doktor serta berprofesi sebagai hakim dan akademisi. Sementara 16 calon hakim ad hoc Tipikor di MA yang lulus seleksi kualitas terdiri dari 12 orang laki-laki dan empat orang perempuan.

"Dari segi pendidikan, dua orang sarjana, lalu 10 orang magister dan empat orang doktor. Mayoritas berprofesi sebagai hakim dan seorang pengacara," katanya.

Untuk 10 calon hakim ad hoc Hubungan Industrial di MA, kata Aidul, berasal dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) empat orang dan serikat pekerja/serikat buruh enam orang. Adapun rincian berdasarkan jenis kelamin yaitu 8 orang laki-laki dan 2 orang perempuan.

"Berdasarkan pendidikan, ada seorang sarjana, tujuh orang magister dan dua orang doktor. Sebanyak lima orang berprofesi sebagai hakim, seorang akademisi, seorang advokat, dan tiga orang berprofesi lainnya," katanya.

Pengumuman hasil seleksi kualitas Calon hakim agung dan hakim ad hoc di MA dapat dilihat di website KY, yaitu www.komisiyudisial.go.id mulai 15 September 2020. Selanjutnya, kata Aidul, para calon yang lulus seleksi kualitas berhak mengikuti Tahap III, yaitu seleksi kesehatan dan kepribadian pada minggu ketiga bulan Oktober 2020.

Dalam seleksi kepribadian, materi yang diujikan meliputi asesmen kompetensi dan kepribadian, rekam jejak, dan masukan dari masyarakat.

"KY menekankan pentingnya faktor integritas untuk dimiliki oleh para calon. Oleh karena Itu, KY mengharapkan partisipasi masyarakat agar memberikan informasi atau pendapat secara tertulis tentang integritas, kapasitas, perilaku, dan karakter calon hakim ad hoc pada MA paling lambat 25 September 2020 di alamat e-mail: rekrutmen@komisiyudisial.go.id," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelaksanaan Pilkada Serentak Harus Lebih Bertanggung Jawab

Para calon perlu berperan lebih aktif tidak hanya dalam pendidikan politik, tetapi juga perlu lebih meningkatkan tanggung jawabnya terhadap kesehatan masyarakat

NASIONAL | 15 September 2020

Polri: KKB Papua Renggut 9 Nyawa Sepanjang 2020

Untuk korban luka akibat aksi kelompok kriminal bersenjata di Papua sebanyak 23 orang, yakni 10 orang warga sipil, 7 orang anggota TNI dan 6 orang anggota Polri

NASIONAL | 15 September 2020

Komisi IX DPR: 30 Hotel Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid 19

Pemerintah sudah membuat rencana alternatif dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan dan hotel-hotel untuk dijadikan tempat penampungan isolasi dan perawatan.

NASIONAL | 14 September 2020

Pembatasan Sosial Berskala Mikro Dinilai Butuh Pengawasan Ketat

Presiden Jokowi telah meminta penerapan PSBM di delapan provinsi prioritas.

NASIONAL | 15 September 2020

PSBB, Rem Darurat untuk Membatasi Covid-19

Positivity rate di Jakarta setelah penambahan Senin, sebesar 15,7 persen.

NASIONAL | 15 September 2020

Beberapa Catatan yang Mendorong PSBB Lagi

Pelonggaran aktivitas publik memicu kembali kenaikan jumlah kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 15 September 2020

Oknum Polisi Paksa Minta Proyek, Kepala Dinas di Daerah Banyak yang Stres

Munculnya ulah nekat para oknum polisi yang minta proyek ini akibat tidak maksimalnya pengawasan dari para kapolda maupun Propam Polri.

NASIONAL | 15 September 2020

Menkes Serahkan Insentif bagi Peserta PPDS Universitas Padjajaran

Untuk kesekian kalinya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyerahkan bantuan insentif bagi peserta PPDS yang bekerja selama masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 15 September 2020

KPK Imbau Calon Kepala Daerah Waspadai Penipuan Berkedok Bantu LHKPN

KPK mengingatkan tidak pernah memungut biaya apapun untuk layanan publik, termasuk pengisian LHKPN.

NASIONAL | 15 September 2020

Wapres: Pembangunan SDM Unggul Kunci Menangkan Persaingan Global

Pemerintah menempatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai prioritas nasional.

NASIONAL | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS