Rp 282,05 Triliun Anggaran PEN Belum Tersalurkan
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Rp 282,05 Triliun Anggaran PEN Belum Tersalurkan

Rabu, 16 September 2020 | 17:21 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional (Satgas PEN) PEN mengatakan hingga hari ini, Rabu (16/9/2020), anggaran pemulihan ekonomi (PEN) yang sudah tersalurkan Rp 204,98 triliun dari total anggaran Rp 487,03 triliun. Artinya, masih ada anggaran PEN Rp 282,05 triliun yang belum terserap. Ditargetkan seluruh anggaran ini bisa diserap hingga akhir tahun 2020.

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin membenarkan hal tersebut. Bahwa anggaran PEN untuk stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang sudah berhasil disalurkan sebesar Rp 204,98 triliun.

“Mengalami pertumbuhan 30 persen dari akhir Juli yaitu Rp 140,4 triliun. Dimana saat itu pertama kali Satgas ini dibentuk,” kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (16/9/2020).

Budi menjelaskan total anggaran untuk PEN yang dialokasikan pemerintah sebesar Rp 695,2 triliun. Anggaran ini dituangkan dalam enam program, dengan rincian dua program ditangani Satgas Penanganan Covid-19 dengan total pagu anggaran Rp 208,17 triliun dan empat program menjadi tanggung jawab Satgas PEN dengan total pagu anggaran Rp 487,03 triliun.

Untuk dua program di bawah Satgas Penanganan Covid-19 adalah program kesehatan dengan pagu anggaran sebesar Rp 87,55 triliun, dan baru terealisasi sebesar Rp 16,31 triliun atau 18,36 persen. Kemudian, program insentif usaha dengan pagu anggaran sebesar 120,61 triliun, dan baru terserap sekitar Rp 19,77 triliun atau 16,39 persen.

Sedangkan empat program yang dikerjakan Satgas PEN, yaitu program pertama, perlindungan sosial dengan pagu anggaran Rp 203,90 triliun. Dari jumlah tersebut baru terserap sebesar Rp 120,36 triliun adan 59,03 persen.

“Paling besar pencapaiannya adalah program perlindungan sosial yang mencapai hampir 60 persen atau sekitar Rp 120 triliun. Ini yang kami harapkan harusnya sampai akhir tahun angka ini bisa mencapai totalnya Rp 203 triliun,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Kedua, program UMKM dengan pagu anggaran Rp 123,47 triliun, baru terserap sebesar 47,52 persen atau Rp 58,67 persen.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, selain rakyat keluarga miskin, kita juga membantu teman-teman dari UMKM karena menyerap tenaga kerja dan menyumbang ekonomi paling besar. Ini juga realisasinya sudah naik cukup tinggi,” terang Budi Gunadi Sadikin.

Program ketiga adalah sektoral kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (pemda) dengan total pagu anggaran sebesar Rp 106,06 triliun. Baru terealisasi sebesar Rp 25,95 triliun atau 24,46 persen.

“Program ini juga meningkat cukup baik. Kita bisa mencapai 24,46 persen, tapi pertumbuhannya cukup baik,” papar Budi Gunadi Sadikin.

Sedangkan program keempat yaitu pembayaran korporasi, penyerapannya masih nol persen dari pagu anggaran sebesar Rp 53,60 triliun.

“Memang yang masih menunggu adalah program pembiayaan korporasi. Ini di antaranya ada beberapa PMN yang mudah-mudahan di akhir September ini bisa cair gelondongannya cukup besar. Sehingga nanti ada kenaikan yang signifikan di akhir bulan ini,” tukas Budi Gunadi Sadikin.

Dijelaskannya, bila dilihat dari kemajuan secara mingguan, keempat program ini sudah bergerak dengan baik dalam sisi penyerapannya. Terlihat saat Satgas ini dibentuk pada Juli, penyerapannya masih bergerak di bawah 40 persen. Namun memasuki September ini, penyerapannya sudah mulai bergerak di atas 40 persen.

“Total (realisasi penyerapannya) 42 persen dari anggaran khusus untuk empat program ini sudah bisa kami capai. Khususnya perlindungan sosial yang sudah mencapai 60 persen dari anggaran dan UMKM yang sudah mencapai 50 persen dari anggaran,” jelas Budi Gunadi Sadikin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

4 Anggota DPRD DIY Positif Covid-19, Gedung Disterilisasi

Selama tiga hari ke depan terhitung Kamis (17/9/2020) gedung DPRD DIY disterilisasi.

NASIONAL | 16 September 2020

Densus Turun Tangan, Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Direkonstruksi

Densus 88/Antiteror mendampingi Polresta Bandar Lampung mendalami AA (24) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung.

NASIONAL | 16 September 2020

Tertibkan GBK, Kemayoran dan Taman Mini, KPK Koordinasi dengan Setneg

Pemanfaatan aset-aset GBK, Kemayoran, dan TMII, belum secara optimal menyumbang pemasukan keuangan negara.

NASIONAL | 16 September 2020

Deltomed Sumbang 300.000 Kaplet Imugard kepada Satgas Covid-19

Deltomed Laboratories menyerahkan donasi berupa 300.000 kaplet obat Herbal Imugard senilai Rp 1.050.000.000 kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020

Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Belum Diatur, KPU Harus Revisi Aturan

Revisi harus memuat jenis sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020

Pimpinan DPR Dukung Pemerintah Awasi Kualitas dan Harga Tes PCR

Sufmi Dasco Ahmad mendukung langkah Pemerintah terkait pelaksanaan tes PCR Covid-19.

NASIONAL | 16 September 2020

Positif Covid-19, Dino Patti Djalal Dirawat di RSPAD

Karena kondisi kesehatannya yang semakin buruk, Dino Patti Djalal dibawa ke RSPAD pada Selasa (5/9/2020) kemarin.

NASIONAL | 16 September 2020

Teknisi RAC Kompeten Berkontribusi Minimalisir Risiko Penipisan Ozon

Teknisi kompeten akan melakukan servis peralatan RAC dengan benar sehingga menghindari terlepasnya refrigeran ke udara dan mengurangi penipisan lapisan ozon.

NASIONAL | 16 September 2020

Para Santri Diajak Jadikan Pakai Masker Sebagai Gaya Hidup

Dengan menggunakan masker, santri telah turut bergotong-royong melawan Covid-19 serta melindungi dirinya dan orang lain.

NASIONAL | 16 September 2020

Cegah Perusakan Ozon, KLHK dan BNSP Sepakati Skema Sertifkasi Teknisi RAC

Indonesia memerlukan kira-kira 100.000 teknisi RAC untuk mengurus unit-unit pendingin ruangan yang ada di seluruh Tanah Air.

NASIONAL | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS