Mendagri: Tidak Mudah Jaga Perbatasan Indonesia
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Mendagri: Tidak Mudah Jaga Perbatasan Indonesia

Kamis, 17 September 2020 | 18:24 WIB
Oleh : Robertus Wardy / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengemukakan tidak mudah menjaga seluruh perbatasan Indonesia. Hal itu karena wilayah perbatasan cukup besar. Selain itu, pos-pos batas dengan negara lain juga sangat banyak.

“Negara kita adalah negara dengan salah satu yang garis pantainya terpanjang di dunia. Kemudian negara kepulauan terbesar di dunia, sekitar 17.000 lebih pulau. Jepang kalah. Ini adalah tantangan bagaimana mengelola perbatasan,” kata Tito Karnavian dalam webinar bertema “Mengelola Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Menuju Indonesia Maju” di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta, Kamis, (17/9/2020).

Ia menyebut 65 persen wilayah Indonesia adalah laut. Berbeda dengan negara yang semuanya terdiri atas daratan maka penanganan perbatasan bisa lebih mudah. Dengan wilayah yang lebih luas laut dari daratan, banyak celah untuk terjadi tindakan-tindakan ilegal. Di antaranya, penyelundupan, narkotika, illegal trafficking, human trafficking, dan sebagainya.

“Coba kita bandingkan dengan Singapura misalnya. Negara pulau, island state, sangat mudah menjaga perbatasannya. Negara sebesar Indonesia tidak mudah. Itulah mungkin kita menghadapi persoalan Indonesia sebagai salah satu yang bordernya cukup rentan untuk terjadinya berbagai tindakan illegal,” tutur Tito Karnavian.

Mantan Kapolri ini menyebut Indonesia punya banyak masalah perbatasan dengan negara tetangga. Satu demi satu berbagai permasalahan tersebut diatasi dengan membangun komunikasi dengan negara-negara tetangga.

Tito Karnavian ini meminta TNI, Polri dan Angkatan Laut untuk memperketat pengawasan di perbatasan terutama untuk jalur ilegal (masuk dan keluar). Pengetatan perbatasan juga sangat penting juga untuk mencegah penularan Covid-19 dari negara tetangga.

“Ini harus ditegakkan sedapat mungkin untuk mencegah jalur-jalur tikus ini menjadi pintu masuk illegal entry maupun illegal exit untuk menekan penularan Covid-19 ,” tutur Tito Karnavian.

Dia menyebut Indonesia punya banyak masalah perbatasan dengan negara tetangga. Satu demi satu berbagai permasalahan tersebut diatasi dengan membangun komunikasi dengan negara-negara tetangga.

"Ada beberapa dispute atau sengketa perbatasan. Baik darat, laut terutama. Ini diselesaikan dengan skala prioritas secara bertahap. Beberapa dispute (perselisihan) dengan Malaysia. Ada yang sudah diselesaikan. Ada juga yang masih dalam proses penyelesaian. Kemudian ada dengan Timor Leste. Lalu dengan Papua Nugini. Nah ini kita selesaikan secara bertahap,” tutup Tito.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Operasi Yustisi di Sumut Sasar Pelanggar Protokol Kesehatan

Sanksi lebih berat mulai diberlakukan pekan depan terhadap masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

NASIONAL | 17 September 2020

Tabrak Polwan Hingga Tewas, Wakil Bupati Yalimo Terancam 12 Tahun Penjara

Wakil Bupati Kabupaten Yalimo ED terancam hukuman penjara 12 tahun setelah menabrak Bripka Christin Batfeny hingga tewas, Rabu (16/9/2020).

NASIONAL | 17 September 2020

Operasi Yustisi Gabungan di Banten, 1.661 Pelanggar Terkena Sanksi

Para pelanggar yang terjaring di operasi Yustisi Banten diberi sanksi berupa teguran sebanyak 1.157 orang dan kerja sosial sebanyak 504 orang.

NASIONAL | 17 September 2020

Gubernur Sumut: Selain Konser Musik, Banyak Alternatif Lain

Sebaiknya kampanye pilkada oleh pasangan calon maupun partai dilakukan dengan memanfaatkan media teknologi informasi.

NASIONAL | 17 September 2020

Cegah Covid 19, Mahfud Minta Wilayah Perbatasan Perketat Pelayanan dan Pengawasan

Mahfud MD meminta seluruh petugas pelayanan yang menjadi garda terdepan beserta para pelintas agar mematuhi gerakan 3M dan berperilaku hidup bersih.

NASIONAL | 17 September 2020

Gara-gara Pancasila, Ganjar Tuai Pujian dari BPIP

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila memuji cara Ganjar Pranowo menyampaikan ideologi Pancasila ke anak-anak muda.

NASIONAL | 17 September 2020

KPU Medan Minta Bapaslon Lengkapi Berkas

Salman Alfarisi, pasangan Akhyar Nasution belum mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Sumut dan juga salah stempel pada ijazahnya.

NASIONAL | 17 September 2020

Mahfud Sebut Tiga Tugas Menjaga Perbatasan

Tugas itu sudah dimuat dalam Pembukaan UUD 1945, alinea keempat yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

NASIONAL | 17 September 2020

Warga yang ke Nias Bakal Diisolasi di Gedung Sekolah Selama Tiga Hari

Proses isolasi terhadap warga yang baru datang ke Nias dilakukan selama 3 hari.

NASIONAL | 17 September 2020

Pergub Covid-19 Diberlakukan di Jambi, Razia Masker Diintensifkan

Para pelanggar protokoler kesehatan tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk dari tenaga pendidik dan aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS