KPU: Iklan di Sosmed Hanya Berlaku 14 Hari
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

KPU: Iklan di Sosmed Hanya Berlaku 14 Hari

Senin, 21 September 2020 | 13:48 WIB
Oleh : Robertus Wardy / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Raka Sandi mengemukakan kampanye di media sosial (medsos) tidak dilarang. Kampanye dapat dilakukan oleh para pasangan calon (paslon) selama masih masa kampanye Pilkada Serentak 2020 yaitu antara tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020.

“Karena pertemuan tatap muka akan dibatasi maka kampanye di Sosmed menjadi media pertemuan antara calon dan pemilih,” kata Raka dalam diskusi bertema “Iklan Kampanye di Media Sosial, Perlukah Dilarang?” yang digelar virtual di Jakarta, Senin (21/9/2020).

Ia menjelaskan pemasangan iklan juga boleh dilakukan di media sosial (medsos). Namun masa waktunya hanya berlaku 14 hari dan bisa dilakukan hanya selama masa kampanye. Jangka waktu iklan sama untuk medsos maupun media dalam jaringan (daring) seperti koran, radio, dan TV.

“Pada prinsipnya bisa dilakukan sampai 14 hari sebelum masa tenang,” jelas Raka.

Menurutnya, pemasangan iklan di media daring difasilitasi oleh KPU. Biaya iklan akan ditanggung oleh negara melalui dana APBD yang dikucurkan ke KPU daerah. Sementara untuk iklan di medsos, ditanggung oleh para paslon. Namun akan dibatasi jumlahnya agar tidak terjadi kesenjangan antara paslon yang kaya dan yang kekurangan modal.

“Nanti akan ada pembatasan supaya tidak terbatas bagi yang memiliki banyak modal. Ini yang difasilitasi KPU daerah,” tutur Raka.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jelang Penetapan Paslon, Bawaslu Jateng: Patuhi Protokol Kesehatan

KPU Jateng menjadwalkan akan menetapkan paslon pilkada 2020 pada 23 September 2020.

NASIONAL | 21 September 2020

Komjak: Penegak Hukum Harus Berkolaborasi Jerat Mafia Kasus Djoko Tjandra

Komisi Kejaksaan (Komjak) menyatakan kolaborasi Kejaksaan, Polri, dan KPK diperlukan untuk menjerat mafia kasus Djoko Tjandra

NASIONAL | 21 September 2020

11 Tokoh Jateng Terima PWI Jateng Award 2020

Mbak Ita, mendapat penghargaan atas dedikasinya sebagai tokoh perempuan yang melakukan inovasi dalam birokrasi pemerintahan di Kota Semarang.

NASIONAL | 21 September 2020

Pendeta Yeremias Zanambani Tewas Ditembak di Intan Jaya, Polda Papua Masih Selidiki Pelakunya

“Dari keterangan yang saya dengar almarhum bersama istri hendak menuju ke kandang ternak (babi) untuk memberikan makan (ternaknya)," kata Pdt Timototius.

NASIONAL | 21 September 2020

Tak Usut King Maker di Skandal Djoko Tjandra, KPK Bakal Digugat

Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia, Boyamin Saiman bakal mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK jika tak ambil alih perkara Djoko Tjandra

NASIONAL | 21 September 2020

Jubir Presiden Sebut Penyelenggaraan Pilkada sesuai Jadwal

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020.

NASIONAL | 21 September 2020

Civitas Academica UI Polisikan Politikus PKS Al Muzzammil Yusuf

Al Muzzammil Yusuf dianggap telah melakukan fitnah, pembunuhan karakter, dan kebohongan publik.

NASIONAL | 21 September 2020

Inilah Jadwal Penyaluran Kuota Internet untuk Belajar Mengajar dari Kemdikbud

Inilah tahapan pemberian kuota internet untuk siswa, mahasiswa, dan pendidik mulai September hingga Desember.

NASIONAL | 21 September 2020

Kasetpres Tegaskan Jokowi Lakukan Protokol Kesehatan Ketat

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menegaskan, Presiden Joko Widodo menerapkan protokol kesehatan ketat dalam menjalankan tugasnya

NASIONAL | 21 September 2020

Wanita Diduga Sengaja Tularkan Covid-19 di Mal Sedang Jalani Karantina di Semarang

Hakam menjelaskan kejadian itu bermula dari percakapan WA antara Lisa dan tetangganya, Fina.

NASIONAL | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS