Ketua KPK Sebut Potensi Korupsi Marak Terjadi di Tahun Politik
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Ketua KPK Sebut Potensi Korupsi Marak Terjadi di Tahun Politik

Senin, 21 September 2020 | 20:56 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebut tindak pidana korupsi (tipikor) marak terjadi di tahun politik. Pada 9 Desember 2020, pemilihan kepala daerah (pilkada) akan digelar di 270 daerah. Menurut Firli pihaknya akan terus memantau dan mencermati potensi korupsi saat perhelatan pilkada.

“Tentu tahun ini adalah tahun kritis, karena kita menghadapi kedaruratan kesehatan, menghadapi pandemi Covid-19, dan juga menghadapi kedaruratan politik yang sebentar lagi akan datang pada 9 Desember 2020,” ujar Firli dalam rapat dengan Komisi III DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (21/9/2020).

Firli menuturkan mengacu fakta empiris sejak 2004-2019, tipikor terjadi paling banyak di tahun-tahun politik. Contohnya yang tertinggi pada 2018. Diketahui kala itu juga diadakan Pilkada Serentak.

“Jadi yang tertinggi tindak pidana tahun politik adalah tahun 2018 (ada 29 kasus tipikor), kebetulan kami pada waktu itu sebagai deputi penindakan. Sebanyak 22 kepala daerah (bupati) yang terlibat,” ujarnya.

Pada 2018 juga terdapat dua gubernur dan lima wali kota yang terjerat kasus tipikor. Firli berharap para calon kepala daerah untuk Pilkada Serentak 2020, khususnya petahana, tidak melakukan tipikor. Sebab praktik tipikor di masa bencana dapat dituntut dengan pidana mati. “Mudah-mudahan inilah (pidana mati) yang menjadi senjata, sehingga tidak terjadi korupsi,” ucap Firli.

Terkait pidana mati, Firli memang telah menyampaikan hal tersebut berkali-kali. Pada Maret 2020, Firli menegaskan upaya pemberantasan tipikor yang dilakukan KPK tidak akan berhenti.

“Ingat korupsi pada saat bencana ancaman hukumannya pidana mati. Rekan-rekan yang bertugas di penindakan tetap bekerja walau harus menghadapi risiko Covid-19,” kata Firli kala itu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gempa Magnitudo 4,9 Luwu Timur Tidak Timbulkan Tsunami

Pusat gempa berada di darat pada jarak 5 kilometer dengan kedalaman 5 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Luwu Timur.

NASIONAL | 21 September 2020

Curah Hujan Ekstrem di Puncak, Penyebab Katulampa Siaga I

Curah hujan berkategori ekstrem di Kawasan Puncak, Cisarua yang mengakibatkan pintu air Sungai Ciliwung di Katulampa Kota Bogor siaga I.

NASIONAL | 21 September 2020

Cegah KKN, Polteknaker Sebaiknya Dikelola Kemdikbud

Kemdikbud segera ambil alih kelola Polteknaker.

NASIONAL | 21 September 2020

Anggota DPRD Sumut Meninggal Dunia

Anggota Sumut, Budieli Laia, meninggal dunia di Rumah Sakit (Royal) Prima Medan, Senin (21/9/2020)setelah terjatuh saat kunker ke Kota Balige.

NASIONAL | 21 September 2020

Sempat Rapat Bareng Menag, Komisi VIII dan Staf Rencanakan Swab Test

Komisi VIII minta Menag fokus pada kesehatannya dan melakukan isolasi mandiri, soal tugas-tugas dapat diwakilkan oleh wakil menteri agama.

NASIONAL | 21 September 2020

Diduga Laporan Dana Desa Dimanipulasi, Kejari Ruteng Harus Bongkar

Pada awal Juli 2020, sebanyak 92 warga Desa Goloworok, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT melaporkan dugaan korupsi dana desa yang dilakukan Ansi.

NASIONAL | 21 September 2020

Pandemi Covid-19 Momentum Merancang Masa Depan Papua yang Aman dan Damai

Upaya membangun perdamaian harus terus dilakukan, bahkan harus dalam bentuk yang lebih masif.

NASIONAL | 21 September 2020

Pilkada Medan, Organisasi Gereja Nyatakan Dukung Bobby Nasution-Aulia Rahman

Menurut RE Nainggolan, Kota Medan yang heterogen terdiri dari berbagai suku maupun agama, membutuhkan pemimpin yang berjiwa nasionalis.

NASIONAL | 21 September 2020

Bobby-Aulia Akan Bangun Islamic Center di Medan

"Islamic Center, Christiani Center, Budha Center maupun untuk lembaga keumatan lainnya, nantinya tidak ditangani oleh Pemerintah Kota Medan," kata Bobby.

NASIONAL | 21 September 2020

Klaster BKD Bengkulu Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19

Tambahan 3 kasus baru membuat total jumlah klaster BKD yang positif Covid-19 menjadi 10 orang.

NASIONAL | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS